Prabu Diradja Peringati 13 Tahun Pengukuhan Kesultanan Palembang Darussalam

detak.co.id PALEMBANG - Kesultanan Palembang Darussalam, hari ini Minggu (2/10) pukul 14.00 WIB memperingati Tahun ke 13 Pengukuhan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III, Prabu Diradja sebagai Sultan Palembang Darussalam sekaligus menyambut hari Besar Islam 1 Muharram 1438 H yang dilaksanakan di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, Jalan Sultan Muhammad Mansyur No 776, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

Gelaran acara ini dihadiri oleh beberapa anggota DPR Kota Palembang, DPR Provinsi, beberapa Ormas, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya yang berasal dari berbagai kalangan. Juga hadir tamu kehormatan yang berasal dari Negeri Jiran, Malaysia.

Peringatan Pengukuhan Tahun ke 13 ini, Sultan Palembang Darussalam, Prabu Diradja memberikan penghargaan kepada 27 orang yang sudah mengabdi di Kesultanan Palembang Darussalam, yakni Drs H Umar Said, Ki H Zawawi Azom, Ki H Achmad Umar Thoyib, Ki H Ali Umar Thoyib, Dato' HMHA Ramli Sutanegara, Ir Dailami Malik Tajudin, Ir H Sulhan Malik Tajudin, H Abdullah Achmad.

Selanjutnya DR Kms Hatta Dahlan, Kgs Ali Akbar, R Zainal Abidin, RH Romi Azhari, Kgs H Mustafa Azhari, Kgs Gofar, Mgs Hakim Husin, RM Johan Rasyid SH, Kms Idham SP, Mgs Rudi Saleh, Kgs Ibrahim, Novel, Jon Jupri, M Zaki, Husni Thamrin, Muslim, Achmad Al Muhajir, Habib Syukri Temanggung, dan Kms Farawil Al Fabasi.

Dalam sambutannya, Sultan Palembang Darussalam, Prabu Diradja mengajak seluruh tamu undangan yang hadir untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari, serta selalu menjaga Adat Istiadat dan Budaya Negeri Palembang Darussalam.

"Generasi kita saat ini sudah banyak yang terpengaruh dengan budaya luar, bahkan banyak yang rusak karena telah menggunakan obat-obat terlarang dan mengkonsumsi narkoba. Untuk itu marilah kita mulai dengan diri dan keluarga kita sendiri, agar terhindar dari barang-barang tersebut," tutur Prabu.

Sultan Palembang Darussalam, Prabu Diradja juga menyinggung tentang rencana Pemerintah yang menggunakan nama Kuto Gawang dalam Pemekaran Kecamatan di Kota Palembang.

"Sebaiknya Pemerintah mengkaji ulang penempatan wilayah Kecamatan Kuto Gawang yang meliputi Kelurahan 8 Ilir, 9 Ilir, 10 Ilir, 11 Ilir dan Kuto Batu. Kecamatan Kuto Gawang itu paling tepat letaknya adalah di Kalidoni," himbauanya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top