Polda Metro Jaya Ungkap Penimbunan 182 Ton Bawang Putih Import

detak.co.id Jakarta - Operasi Kepolisian khusus dari Polda Metro Jaya menemukan penimbunan sembako berisikan bawang putih ilegal di sebuah gudang di Marunda, Jakarta Utara.

"Lebih dari 182 ton bawang putih berhasil kita amankan dari gudang itu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Marunda Jakarta Utara, Rabu, (17/5/2017) seperti dikutip poldametrojaya.info.

Gudang tersebut, lanjut Argo, diketahui milik dari PT TPI dan Bawang putih tersebut diimpor oleh dua perusahaan yaitu PT NBM dan PT LBU sejak bulan April 2017. "Dari hasil penyelidikan bawang putih itu diselundupkan dari China dan India," ungkapnya.

Argo menambahkan hasil dari pemeriksaan bawang putih tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen importasi bumbu dapur. "Dari hasil penyelidikan sementara diduga bahwa bawang putih itu merupakan barang selundupan yang berasal dari Negara Cina dan India," tambahnya.

Bawang putih itu lanjut Kabid Humas Kombes Pol Argo tidak didukung dengan dokumen importasi yang lengkap. "Dari TKP kita amankan tiga orang diantara nya pemilik gudang, pemilik bawang putih dan sopir truk," ucapnya.

Kata dia, dugaan penyidik bahwa si pemilik bawang putih selundupan tersebut, sengaja menimbun kemudian akan dijual seolah-olah barang legal. "Penyidik menduga kuat terdapat pelanggaran Pasal 106 juncto 24 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Pasal 31 UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan, dalam kasus ini," tandasnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top