>

Pesawat Lion Delay, Penumpang Ngamuk

Ilustrasi pesawat delay. Ilustrasi pesawat delay. tempo.co

detak.co.id TANGERANG-Persoalan keterlambatan keberangkatan pesawat masih kerap terjadi. Seperti yang dialami calon penumpang maskapai Lion Air. Delay tersebut berlangsung sejak Minggu (1/10/2017) malam hingga saat ini di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Airport Operation Senior Manager, Bandara Soetta, Sugeng Haryadi menjelaskan, delay semalam sudah diberangkatkan. "Sedangkan saat ini masih ada delay di bawah 60 menit," ujarnya.

Para calon penumpang yang mengalami keterlambatan adalah penerbangan dengan tujuan Denpasar tiga pesawat, Padang dua pesawat, Kualanamu dua pesawat, Pangkal Pinang, Pekan Baru, Lombok, Jambi masing-masing sau pesawat. Hingga kini terdapat beberapa penerbangan Lion Air masih mengalami delay di Terminal 1B Bandara Soetta. Belum diketahui penyebab keterlambatan penerbangan tersebut. "Saya sudah dapat informasi soal ini. Tapi sekarang saya sudah pindah mulai per Oktober 2017 ini," ucap Andy Saladin, Manager Public Relation Lion Air Grup.

Akibat keterlambatan tersebut, beberapa penumpang yang mengalami delay pun mengamuk. Mereka kesal karena keberangkatannya tertunda tanpa ada alasan yang jelas. "Pesawat ke beberapa kota dibilangnya terlambat beberapa jam," kata Musyaffa di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (2/10/2017).

Tidak seluruh pengumuman diberitahukan melalui pengeras suara. Ada pengumuman yang hanya disampaikan melalui teriakan petugas di ruang tunggu. Calon penumpang semakin emosi. Sebab tidak ada informasi lebih lanjut tentang keberangkatan pesawat. "Tidak ada yang bisa menjelaskan kenapa pesawat delay lama sekali," ungkapnya.

Mereka pun meluapkan kemurkaannya. Bahkan ada seorang pria yang memukul kaca loket hingga retak. Pria itu pun segera diamankan petugas Bandara Soetta. "Kami tidak diberikan kompensasi sama sekali. Padahal terlambat sampai lebih tujuh jam," paparnya.

Sesuai dengan peraturan Kementerian Perhubungan, Lion Air seharusnya memenuhi hak - hak kompensasi sesuai lama keterlambatan. Ada pun kompensasi yang diberikan berupa makan, minum dan uang kompensasi sebesar Rp300.000 per penumpang.

Rate this item
(1 Vote)
Go to top