Tim Anti Bandit Polres Gowa Tembak Pelaku Pembegalan

detak.co.id GOWA - MA alias Aan (19) warga Sombaopu, Kabupaten Gowa terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh tim anti bandit Polres Gowa, Sulawesi Selatan, sekira pukul 18.00, Selasa (16/01/2018).

 

Dalam penangkapan tersebut, petugas Polres Gowa terpaksa melumpuhkan pelaku karena berusaha kabur.

"Pelaku merupakan penjahat kaliber (residivis kambuhan), karena dalam kurun waktu 2017 saja, sudah 24 kali melakukan aksi kejahatan," terang Kapolres Gowa AKBP Sinto Silitonga dalam rilisnya, Jumat (19/01) di Mapolres Gowa.

Modus yang dilakukan pelaku, sambung mantan Kasatreskrim Polresta Tangerang ini, dengan cara merusak kunci kendaraan roda dua dengan kunci T.

Dijelaskan Kapolres Gowa, dalam aksinya, pelaku tak segan-segan melukai korban. Selain melakukan pencurian kendaraan roda dua, pelaku juga merupakan spesialis jambret yang sudah berhasil menggondol puluhan barang berharga milik korban, seperti  handpone dan uang.

"Dalam kurun waktu bulan Juni sampai dengan  Desember 2017 saja, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 24 kali di wilayah Gowa dan Makassar dengan puluhan HP berbagai merk sudah berhasil dia rampas," ucapnya.

Kepada petugas sambung AKBP Sinto Silitonga, pelaku juga mengakui  keterlibatanya dalam pembakaran gedung DPRD Kabupaten Gowa pada tahun 2016 lalu. Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman minimal 12 tahun penjara, Jo Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman minimal 7 tahun penjara, Jo Pasal 170 KUHP.

"Empat orang pelaku yang statusnya buron masih kami buru, kami menghimbau agar korban melapor jika menjadi korban," tandasnya.

Hanya saja, lanjut Kapolres Gowa, para korban jambret kecenderungannya enggan untuk membuat laporan ke polisi. Namun Ia tetap menghimbau kepada para korban untuk melapor, guna beri efek jera bagi pelaku.

Dalam rilisnya, Kapolres juga menjelaskan, pelaku kejahatan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) adalah MKM alias Maulana (21) warga Sombaopu Gowa, NSR alias Nasrun, (18), warga Sombaopu Gowa, FHM alias Fahmi, (16), warga Pallangga Gowa, dan AKL alias Akil (18) warga Sombaopu, Gowa.

Rate this item
(0 votes)
Go to top