>

Rumah Ratusan Tahun Terbakar

Rumah terbakar di Desa Mendala Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Rumah terbakar di Desa Mendala Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Bram

Detak.co.id BATURAJA -Musibah kebakaran menimpa keluarga Almarhum Hasbullah, warga Dusun 2 Desa Mendala Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan kebakaran terjadi pada Rabu (31/1/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tak ayal rumah panggung yang sudah berusia ratusan tahun tersebut hanya setengah jam sudah rata dengan tanah. Cek Ana (55) istri Almarhum Hasbullah hanya bisa pasrah ketika melihat api sudah membumbung diatas rumahnya.

"Awalnya pas kejadian saya sedang beresi batu bata yang hanya berseberangan jalan setapak dengan rumah Cek Ana, waktu itu posisi Cek Ana sedang ngobrol dengan seseorang di tangga rumahnya, tiba - tiba terdengar suara gemuruh, ternyata api sudah membumbung tinggi di rumah Cek Ana,"kata Syamsir Alamsyah yang menjabat sebagai Kades Karang Dapo..

Lanjut Syamsir, sontak dirinya berteriak memanggil orang minta bantuan dan ada warga yang langsung ke masjid menyalakan sirine langsung mengumumkan. "Sayangnya api cepat membesar dan tidak satupun harta benda yang dapat di selamatkan,"kata Syamsir.

Api yang melalap rumah Cek Ana sempat menyambar ke rumah Rusman (50) dan Umlia,"Beruntung langsung datang bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dan di bantu mesin sedot air milik desa di bantu ratusan warga api dapat di padamkan,"kata Herwan Nizar Kades Mendala.

Dikatakan Herwan, ada dua rumah yang ikut terbakar, "Rumah Rusman dan rumah orang tua saya (Umlia) pada bagian dinding yang berdampingan, rumah Rusman terpaksa di bongkar bagian dindingnya, dan untuk sementara Cek Ana saat ini tinggal dirumah keluarganya,"jelas Herwan.

Sementara itu Kapolsek Peninjauan, AKP Rachmad Haji mengatakan, pihaknya setelah mendapat informasi dari masyarakat langsung ke lokasi kejadian.  "Tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut akibat konsleting listrik, sedangkan kerugian di taksir Rp 150 juta," pungkasnya. 

Rate this item
(0 votes)
Go to top