Kejuaran Pencak Silat Akbar Siap Dihelat

detak.co.id JAKARTA – Kejuaraan bergengsi pencak silat tingkat internasional akan dihelat di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Gelaran yang dikomandoi Abdul Kharis Almasy hari ini akan berlangsung 28 Februari sampai 2 Maret mendatang. Selain lomba, ada juga pemecahan rekor muri dengan melibatkan 2.000 pesilat yang menampilkan jurus tunggal. 

Sejumlah negara juga akan mengirim atlet terbaik mereka. Seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand dan Arab Saudi. Keseluruhan peserta mencapai 1.500 atlet. Kejuaran ini juga dibagi menjadi kelas, mulai dari tingkar Sekolah Dasar, SMP, SMA sampai kelas dewasa. 

Ketua Umum Panitia Pelaksana Merpati Putih Open 2019 Abdul Kharis Almasyari menjelaskan, kegiatan ini diadakan oleh Perguruan Pencak Silat (PPS) Bela Diri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih Jawa Barat dengan menggandeng PB IPSI dan LEmbaga Wasit Juri DKI Jakara. Event ini memperebutkan Piala Panglima TNI.

"Bentuk kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Merpati Putih Open adalah Kejuaraan Nasional Pencak Silat dengan sistem pertandingan Prestasi dan Pemassalan. Termasuk diadakan Seminar Parenting dengan tema Pendidikan Anak melalui Olahraga. Yang akan membentuk manusia Indonesia yang berkarakter dan berbudi luhur," ungkap Kharis yang juga Ketua Komisi I DPR RI.

WhatsApp Image 2019 01 17 at 21.22.12 1

Kharis mengatakan, tujuan diadakannya kejuaraan MP Open ini adalah untuk melestarikan pencak silat sebagai budaya bangsa, mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar perguruan pencak silat, menjaring pesilat potensial, berbakat dan berprestasi untuk mewakili Indonesia dipertandingan- pertandingan skala nasional maupun internasional serta sebagai sarana evaluasi para pembina dan pelatih menjadi lebih baik.

Sementara menurut Ketua Pelaksana MP Open 2019 Yuwono Darpito Hudoyo, menambahkan, event dengan tema Kejuaraan antar Perguruan Pencak Silat Nasional Merpati Putih Open 2019 ini dalam rangka mewujudkan semangat Paseduluran, Saling Hormat dan Mental Juara.

"MP Open adalah event pertandingan yang pertama kalinya digelar oleh Perguruan Merpati Putih dan juga yang pertama kalinya diadakan sebuah event pertandingan silat yang memadukan tiga unsur yaitu kompetisi, edukasi dan entertainment," kata Yuwono yang juga Ketua Pengurus Daerah Merpati Putih Jawa Barat ini.

Yuwono menerangkan, untuk Kompetisi akan dibagi menjadi dua yaitu Pemasalan dan Prestasi. Untuk Pemasalan terbagi menjadi Pertama, Kategori Tanding yang akan diikuti dari tingkat SD dan SMP. Kedua, Katagori Jurus Tunggal Tangan Kosong.

"Kategori Tanding pembagian kelasnya akan diklasifikasikan dan disesuaikan dengan data yang ada dari surat keterangan dokter dan formulir pendaftaran. Sementara Jurus Tunggal Tangan Kosong, pengelompokan maksimal 3 bagan untuk SD dan SMP dengan kuota 100 peserta," kata Mas Yuwono.

Sedangkan untuk Prestasi akan memakai sistem gugur dengan usia 17–27 tahun kelahiran 1992 –2002 serta menggunakan sistem bagan dari Penyisihan, Perempat Final, Semi Final dan Final.
Di temoat sama, Pewaris PPS Betako Merpati Putih Amos Priono Tri Nugroho mengaku bangga dan sangat antusias mendukung terlaksananya Merpati Putih Open 2019 ini. "Suksesnya kegiatan ini sebagai perwujudan sumbangsih pembinaan atlet pencak silat yang terarah terukur dan berkesinambungan oleh PPS Betako Merpati Putih," pungkas Mas Amos sapaan akrab Amos Priono Tri Nugroho ini.

Rate this item
(0 votes)
Go to top