>

Orang Tua RN Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Detak.co.id, Baturaja - Suasana di rumah duka milik Orang tua korban masih ramai dikunjungi pelayat, tampak pula puluhan teman sekelas korban RN dan Guru-Guru nya ikut melayat, pada Sabtu (4/4/2020) di Desa Tubohan Kp II Kacamatan Semidang Aji, OKU.

Dalam kunjungan media ke kediaman orang tua korban RN, kami berhasil mewawancarai Ayah Korban, Husin (47) nampak jelas raut kesedihan atas kejadian yang menimpa putri keduanya itu.

Dalam keterangannya bahwa Husin dan istri nya mengantarkan putri mereka ke Sekolah pada hari Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 8.30 Wib, untuk berlatih Pramuka.
Karena sebelumnya pada hari kamis (2/4/2020) putrinya tersebut mendapatkan percakapan melalui facebook untuk berlatih pramuka dari tersangka ASW (19).

Husin dan istrinya sempat bertanya kepada penjaga sekolah yang bernama Misradin mengenai kegiatan pramuka tersebut.

Dan diperoleh jawaban bahwa tidak ada lagi kegiatan di sekolah.

Kemudian pada pukul 9.00 Wib kedua orang tua korban menyusul ke sekolah tersebut, namun tidak lagi bertemu Korban.

Hingga pencarianpun terus dilakukan dan melibatkan perangkat desa termasuk Kepala Desa Tebing Kampung dan dibantu anggota Polsek Semidang Aji.

Akhirnya pada pukul 13.00 korban ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa dalam keadaan ditutup dengan daun-daun dan Kayu di tengah hutan.

Husin sebenarnya keberatan jika putrinya mengikuti kegiatan Pramuka, dikarenakan ia pernah mengalami bahwa kegiatan itu cukup berat, terlebih untuk seorang perempuan, dan kemudian dirinya berharap kepada penegak hukum untuk menghukum pelaku seberat beratnya.

" Saya mohon kepada Aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku " ujar Husin.

Rate this item
(0 votes)
Go to top