KPK Harus Mengusut Tuntas Penikmat Hasil TPPU TCW

Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan
 
OPINI -Tubagus Chairi Wardana (TCW) Alias wawan  adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiah yang juga suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, akan segera disidangkan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan atas kasus korupsi yang sebelumnya menimpanya. Hal ini disampaikan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah, bahwa kasus TPPU TCW alias Wawan, telah selesai penyidikannya. 
 
DINASTI DAN KORUPSI BANTEN
Provinisi Banten sangatlah dikenal dengan salah satu Provinsi yang tingkat Korupsinya tinggi, selain itu Provinsi Banten juga dikenal sebagai provinsi yang trah dinastinya sangat kuat yang digawangi oleh Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah. Banten dengan Korupsi dan Dinastinya menjadi sebuah contoh buruk pemerintahan daerah yang terjadi di Indonesia. Sebagaimana sebuah istilah bahwa “power tend to corrupt, but absolute power corrupts absolutely”. Apa yang dikatakan oleh Lord Acton ini telah terjadi di provinsi Banten.
 
Sudah menjadi rahasia umum, bahwa sebelum dijebloskan ke penjara oleh KPK, Ratu Atut dan keluarganya telah berhasil menguasai hampir seluruh kabupaten/kota termasuk provinsinya dalam sebuah tampuk kekuasaan yang dimiliki untuk menjadi Kepala Daerah hingga pejabat legislatif, serta berhasil membangun sistem birokrasi dan sistem sosial yang kokoh agar tak mudah merobohkan kekuatan yang selama ini dibangun. Diantaranya misalnya sejak 2005 Provinsi Banten dipimpin oleh ratu atut chosiyah, kemudian 2011 Haerul Zaman adiknya menjabat sebagai Walikota Serang, sebelumya 2010 adik yang lainnya Ratu Tatu Chasanah terpilih menjadi wakil bupati serang , sementara ibu tirinya yang bernama Heryani pada tahun 2010 terpilih menjadi wakil bupati Pandeglang, kemudian Adik Iparnya pada tahun 2010 terpilih menjadi Walikota Tangerang Selatan yaitu Airin Rachmi Diany istri dari TCW, yang akan menjabat hingga 2021 nanti, dan juga berhasil mengisi pos-pos legislasi mulai dari daerah tingkat I dan II hingga ke Pusat. 
 
Namun kekuasaan tidak selalu berujung manis, pada 2013 lalu adiknya, yaitu wawan alias TCW terkena OTT KPK dalam kasus upaya penyuapan Hakim MK untuk memenangkan pilkada lebak, tidak hanya itu, dari sini beberapa kasus yang lain pun terungkap, yaitu Korupsi Alat Kesehatan Provinsi Banten TA 2011-2013 yang juga mengikutkan Ratu Atut menjadi terdakwah dalam kasus tersebut dan Korupsi Alat Kesehatan Kedokteran Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun 2012 yang saat ini berbuntut pada kasus Tindak Pidana Pencucian Uang. 
 
Saat Ini TCW alias Wawan sedang menjalai proses pidananya dalam tahanan selama 7 tahun penjara di Sukamiskin Bandung, pengungkapan kasus korupsi tidak cukup hanya mengungkap pelaku utama saja, namun pemulihan keuangan Negara yang telah dikorupsi menjadi sangat penting, maka pengungkapan aliran dana menjadi satu instrument yang penting untuk mengetahui kemana uang tersebut mengalir, disinilah pentingnya pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang. 
 
PENCUCIAN UANG
Apa yang telah dilakukan oleh TCW, dengan melakukan suap, hingga korupsi di beberapa daerah tidak semerta-merta dapat dilakukan oleh dirinya sendiri, namun selalu ada pihak lain yang juga ikut terlibat dalam menyukseskan aksi-aksinya. Dalam keterlibatan tersebut, dipastikan bahwa keikutsertaan dalam menyukseskan korupsi pasti akan mendapatkan manfaat, baik itu materil maupun immateril, oleh karenanya dalam kasus ini selalu ada penerima manfaat, baik itu penerima aktif, maupun penerima pasif, maka kasus ini harus dituntaskan dan dibuka selebar-lebarnya oleh penegak hukum. 
 
TPPU sebagi sebuah kejahatan sangat erat dengan tindak pidana Korupsi, dan bukanlah merupakan kejahatan yang tunggal, melainkan ini adalah kejahatan yang ganda, artinya bentuk kegiatan pencucian uang ini sebagai sebuah perbuatan jahat yang bersifat kejahatan lanjutan dimana dalam prakteknya, kejahatan asalnya selalu menghasilkan uang yang kemudian uang tersebut diproses dan dicuci agar tidak terbukti kejahatan awalnya dengan banyak cara, antara lain mentransfer, menempatkan, membayarkan, membelanjakan, menyumbangkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, menukarkan, atau perbuatan lainnya atas harta kekayaan dengan maksud menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan sehingga seolah-olah menjadi harta kekayaan yang sah. 
 
Hal ini telah disangkakan kepada Putra Dinasti Banten TCW alias Wawan Suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan akan segera di sidangkan dan telah dinyatakan selesai proses penyidikannya.
 
Pengungkapan TPPU ini menjadi satu titik terang dan harapan pemberantasan korupsi dinasti di banten, pasalnya dalam beberapa fakta persidangan TCW dalam kasus TIPIKOR nya telah menyebutkan beberapa orang yang ikut berperan dalam menyukseskan aksi-aksinya untuk melakukan korupsi, diantara fakta pesidangannya bahwa istri TCW yaitu wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany beberapa kali ikut dalam rapat pembahasan proyek di beberapa Dinas Besar (yang alokasi APBD nya besar) untuk kemudian diatur anggarannya, sampai pemenangnya, dan bagaimana mengeliminasi pesaingnya dan ini atas pengetahuan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel Airin rachmi Diany dan Benyamin Davnie. Selain itu, dia juga berperan dalam upaya penghilangan alat bukti . 
 
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh TCW alias wawan ini diduga telah mengalihkan atau mencuci hasil korupsinya dalam beberapa barang yang bergerak maupun tidak bergerak yang kemudian dialihkan namanya atas beberapa nama keluarga, dan kerabat lainnya, antara lain misalnya istri TCW yang juga sebagai Walikota Tangerang Selatan dua periode ini telah disita darinya beberapa mobil mewah yang mengatas namakan dirinya yang diduga kuat bahwa mobil tersebut adalah hasil pencucian uang dari sumber korupsi yang dilakukan suaminya yaitu TCW, antara lain adalah Mobil Jaguar dengan plat nomor B 99 AZZ, mobil Honda CRV hitam dengan plat B 1983 SJF, kemudian selain itu daftar panjang barang yang telah disita KPK yang diduga kuat adalah hasil dari pencucian uang yang dilakukan, juga diatasnamakan beberapa orang diantaranya adalah anggota DPRD Banten pada saat itu yang juga diduga kuat telah menerima mobil dari TCW agar dalam pembahasan penggaran sebuah proyek di Provinsi Banten dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan permintaan, selain itu juga ada dari pihak Swasta dan pegawai perusahaan PT BPP. 
 
Pola diatas yang melibatkan Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany dan Anggota DPRD Banten pada saat itu, diduga kuat juga digunakan dalam beberapa daerah yang menjadi daerah kekuasaan dinasti, dimana pengondisian para pejabat, mulai dari pejabat eksekutif atau kepala daerah hingga Kepala OPD serta Anggota DPRDnya khususnya keluarga yang menjabat, akan sangat mudah untuk melakukan pola pengondisian proyek yang selama diketahui telah dijalankan oleh TCW alias Wawan. oleh karenanya KPK harus segera menuntaskan keterlibatan pejabat, keluarga dan kerabatnya karena kasus TPPU ini diyakini dapat mengungkap orang-orang yang selama ini ikut mendapatkan manfaat dari hasil Korupsi baik itu sebagai penerima aktif maupun pasif, dan diharapkan dapat mengembalikan kerugian keuangan Negara dalam jumlah yang banyak.
 
Penulis : Aco Ardiansyah
 
Rate this item
(0 votes)

More in this category:

Go to top