Wabah Covid 19: Jika Pemkot Tangsel Kurang Sigap, Kita Semua Babak Belur

detak.co.id TANGSEL - Posisi dan kondisi Tangsel paling rentan terkena wabah virus corona. Berdekatan dengan Jakarta dan sebagian besar warganya bekerja di Jakarta.

Tangsel juga dekat dengan bandara Internasional Soekarno Hatta dimana sebagian pilot , pramugari dan staf pegawai dari air port dan maskapai penerbangan tinggal di wilayah Tangsel.

Bukan hanya itu, sebagian warga Tangsel high level job yang banyak bekerja sebagai profesional di luar negeri.

Itu sebabnya, di bandingkan dengan kota kota dan daerah lain di wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat, Kota Tangsel sangat rentan menjadi tempat mewabahnya virus ganas covig 19.

Sampai hari ini saja sudah dinyatakan empat orang yang meninggal dari 144 orang yang dinyatakan tersuspect.

Tapi saya meyakini ada jumlah korban yang meninggal dan tersuspect lebih besar lagi dibalik data yang dipublikasikan pemerintah kota. Selain karena posisi geografis dan tingkat pergaulan warga kotanya, juga karena cara pemerintah kota yang lamban dan kurang sigap dan kurang profesional dalam menentang kehadiran wabah dunia tersebut.

Oleh karena itu, saya berharap pemerintah kota bisa melakukan terobosan lebih berani di luar cara cara berfikir dan tindakan biasa untuk mengajak warga bekerja sama menghadapi wabah.

1. Pastikan anggaran yang cukup untuk belanja masker dan cairan disinspektan sebanyak mungkin.

2. Pastikan semua jajaran pemerintah sampai ke tingiat RT RW harus aktif melakukan gerakan tindakan stay at home.

3. Pastikan kapan seluruh wilayah dan ruang ruang publik bisa disemprot dengan diinspektan.

4. Buat pusat informasi dan pengaduan seputar Corona yang benar benar aktif. Membuat laporan secara intensif setiap hari ke pubkik melalui jumpa pers dan sosialisasi di medsos.

5. Lakukan atau buat laporan se-transparan mungkin, jangan ada sedikitpun yang ditutupi dengan alasan apapun.

6. Segera buat maping wilayah terpapar Coriona per kecamatan dan kelurahan.

Jika Tangsel tidak melakukan apa yg sampaikan di atas, saya khawatir, kita akan babak belur semua.

Penulis: Uten Sutendi

Rate this item
(0 votes)
Go to top