Mediasi Sopir Tangki Dengan Manajemen Pertamina Buntu

detakserang.com - CILEGON , Tuntutan puluhan sopir Truk Tangki pengisian Bahan Bakar Minyak milik PT. Pertamina yang meminta 7 orang rekan mereka sesama sopir yang diblokir atau dinonaktifkan oleh pihak pertamina agar dipekerjakan kembali tampaknya belum memenuhi satu kesepekatan antara kedua belah pihak. Pasalnya Pihak Pertamina Tanjung Gerem sendiri tidak bisa memutuskan atau mengabulkan tuntutan mereka.

Hal tersebut diungkapkan Humaidi, salah satu perwakilan sopir tanki yang bertemu dan melakukan mediasi dengan pihak pertamina,

"Hasil pertemuan saya tadi bahwa pihak pertamina tidak bisa memutuskan tuntutan kami segera ,dan kami diminta menunggu hingga tanggal 6 juni nanti karena Pertamina pusat. Akan langsung datang dan melakukan mediasi langsung dengan kami," Ungkap Humaidi, Rabu (28/5).

Humaidi mengatakan bahwa mereka akan terus mempertanyakan nasib rekan mereka hingga tuntutan yang mereka sampaikan dipenuhi.

"Jadi intinya kami belum tahu apakah tuntutan kami dikabulkan atau tidak.tapi jelas kami kami meminta agar 7 orang rekan kami agar dipekerjakan kembali ," Tuturnya.

Sementara itu ketika ingin dikonfrimasi terkait tuntutan sopir tanki tersebut, beberapa pihak pertamina tanjung gerem yang ada dilokasi tidak bersedia berkomentar atau bungkam kepada awak media .

Pantauan Detakserang.com dilapangan, walaupun tuntutan mereka belum dikabulkan, puluhan sopir tanki yang melakukan aksi mogok kerja di depan Terminal BBM PT. Pertamina, Lingkungan Gerem, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, akhirnya membubarkan diri dan kembali ke truk tanki mereka masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mendistribusikan BBM.

Rate this item
(0 votes)
Go to top