Detak Berita - Berita Terkini Kota Cilegon
Pendapatan Menyusut Rp 211 Miliar, Belanja Turun Rp 255 Miliar

Pendapatan Menyusut Rp 211 Miliar, Belanja Turun Rp 255 Miliar

detak.co.id Cilegon - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020 akhirnya telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon. Diketahui APBD Perubahan 2020 itu, mengalami penyusutan Rp 211 miliar, atau dari Rp 1,844 triliun menjadi Rp 1,633 triliun. Pengesahan APBD Perubahan 2020 tersebut dilakukan melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Jumat (11/9/2020).


Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, dalam dokumen APBD Reguler 2020 struktur pendapatan Rp 1,844 triliun. Pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 1,633 triliun. 

"Berkurang sekitar 11,44 persen,” kata Edi kepada awak media usai Rapat Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2020 di Gedung DPRD Kota Cilegon, Jumat (11/9/2020).

Lebih lanjut Edi mengatakan bahwa pos pendapatan asli daerah (PAD) semula di APBD Reguler 2020 Rp 727 miliar, pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 557 miliar atau berkurang Rp 169 miliar. “PAD berkurang sekitar Rp 23,32 persen,” katanya.

Menurut politikus Partai NasDem itu, dana perimbangan pada APBD Reguler 2020 Rp 887 miliar, pada APBD PErubahan 2020 menjadi Rp 857 miliar atau berkurang sebesar Rp 29 miliar. “Dana perimbangan turun sekitar 3,34 persen,” tuturnya.

Kemudian kata Edi pada pos pendapatan lain-lain yang sah, pada APBD Reguler 2020 dari Rp 22 miliar, pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 218 miliar atau berkurang sekitar Rp 11 miliar. “Pendapatan lain-lain yang sah berkurang sekitar 5,04 persen,” ujarnya.

Edi menerangkan bahwa pada pos belanja langsung dan tidak langsung APBD Reguler 2020, ditetapkan sebesar Rp 2,25 triliun, pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 1,77 triliun, atau berkurang sekitar Rp 255 miliar. “Pos belanja APBD Perubahan 2020 berkurang sekitar 12,63 persen,” pungkasnya.

Pos belanja tidak langsung semula pada APBD Reguler 2020, lanjut Edi Rp 921 miliar menjadi Rp 911 miliar atau berkurang sekitar 1,07 persen. Sedangkan belanja langsung pada APBD Reguler 2020 Rp 1,104 triliun menjadi Rp 858 miliar atau berkurang Rp 246 miliar atau berkurang 22,26 persen. 

“Pada APBD Perubahan 2020 terjadi defisit belanja terhadap pendapatan sebesar Rp 136 miliar,” terangnya.


Edi menambahkan pada sektor pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, pada anggaran penerimaan pembiayaan daerah di dalam APBD 2020 Rp 181 miliar, pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 136 miliar atau berkurang sekitar Rp 44 miliar atau dalam prosentase sekitar 24,67 persen.


“Pada APBD Perubahan 2020, struktur penerimaan dan pembiayaan mengalami surplus pembiayaan Rp 136 miliar. Surplus pembiayaan tersebut digunakan untuk menutupi defisit belanja Rp 136 miliar. Dengan demikian struktur perubahan APBD 2020 telah balance atau seimbang,” tandasnya.


Ditempat yang sama, Ketua Harian Badan Anggaran pada DPRD Kota Subhi S Mahad mengatakan, proses APBD Perubahan 2020 telah melalui pembahasan antara eksekutif dan legislatif. Pada dasarnya, pada masa pandemi korona ini struktur APBD mengalami penurunan. 


“Kami berharap beberapa program di APBD Perubahan segera terealisasi, agar serapan anggaran bisa maksimal. Beberapa kegiatan pembangunan fisik juga sudah bisa dilakukan,” pungkasnya.

Hudaya Latuconsina

UMK Cilegon Tertinggi di Banten

detaktangsel.com SERANG - Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2016 tertinggi di Provinsi Banten ditetapkan untuk Kota Cilegon sebagai kota baja atau industri. Hal itu diketahui berdasarkan usulan dari masing-masing Kabupaten/Kota.

Jokowi Beri Hormat Penampilan GSB

Jokowi Beri Hormat Penampilan GSB

detakbanten.com CILEGON – Pada pelaksanaan HUT TNI ke 70, Gita Surosowan Drum & Bugle Corps Banten mendapatkan penghargaan tidak terhingga. Itu disebabkan, penampilan mereka langsung mendapatkan perhatian khusus dari orang nomor satu Indonesia, yakni, Joko Widodo.

Ketua Tim Penggerak PKK Banten Akan Terus Melestarikan Masakan Khas Banten

Ketua Tim Penggerak PKK Banten Akan Terus Melestarikan Masakan Khas Banten

detakbanten.com CILEGON - Sebagai salah satu Provinsi yang memiliki kekayaan yang luar biasa, Banten tidak hanya dikenal karena sumber daya alamnya saja, tetapi juga terkenal akan kekayaan wisata pantainya. Dibalik kekayaan tersebut, Provinsi Banten juga memiliki keunggulan dibidang kuliner.

Kejari Cilegon Jebloskan Ketua MUI Cilegon Dan Ketua DPD PAN Cilegon

detakbanten.com CILEGON - Kejaksaan Negeri Cilegon akhirnya menjebloskan Ketua MUI Cilegon, Dimyati S Abubakar dan Ketua DPD PAN Cilegon, Bahri Syamsu Arif ke penjara. Penahanan keduanya di dasarkan pada putusan Mahkamah Agung (MA) yang dikirimkan pada Pengadilan Negeri Serang Mei 2014.

H-7 Lebaran Jumlah Pemudik di Merak Mulai Meningkat

H-7 Lebaran Jumlah Pemudik di Merak Mulai Meningkat

detakbanten.com CILEGON – H-7 lebaran, jumlah yang akan menyebrang ke Pulau Sumatra mulai meningkat. Hal itu terlihat dari lonjakan penumpang baik pejalan kaki maupun pemudik dengan kendaraan pribadi yang memadati pelabuhan Merak, Sabtu (11/07/15).

Ilustrasi

Menhub Larang ASDP Merak Naikan Tarif Mudik

detakbanten.com CILEGON – Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, melarang adanya kenaikan tarif angkutan yang diusulkan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak untuk H-4 hingga H+1 lebaran 2015. Menhub justru meminta agar ASDP Merak memberikan discount tarif angkutan pada siang hari selama arus mudik lebaran.

Ilustrasi

Kejati Banten Bidik 2 Tersangka Korupsi Pembangunan Pelabuhan Kubang Sari

detakbanten.com CILEGON - Kasus korupsi Pelabuhan Kubang Sari terjadi di tahun 2010 dengan total nilai Rp 49,1 Miliar yang menyeret mantan Walikota Cilegon, Tb. Aat Syafa'at, kini mulai terang benderang, pasalnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten telah membidik dua tersangka dalam kasus Dugaan korupsi pembangunan Pelabuhan Kubang Sari, Kota Cilegon. Senin (15/06/2015).

mancing 1