Akibat Pemadaman Listrik,Aktivitas Ekonomi Terganggu

Cikupa- Salah Satu SPBU tidak beroperasi Akibat PLN sering Mati.Minggu (03/11)dt Cikupa- Salah Satu SPBU tidak beroperasi Akibat PLN sering Mati.Minggu (03/11)dt

Kab.Tangerag-  Akibat aliran listrik milik PLN mati di wilayah Cikupa dan Panongan, SPBU tidak dapat beroperasi. Imbasnya, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok di jalan.

Pantauan di lokasi, satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Desa Nalagati, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang tutup. Petugas SPBU yang banyak dilokasi berdiri di lokasi hanya menginformasikan listriknya mati kepada para pengendara yang akan mengisi bahan bakar.

Kontan saja para pengendara yang sudah masuk ke SPBU pada balik lagi. Mereka kecewa lantaran SPBU tidak bisa memberikan pelayanan yang baik. Padahal, kebutuhan bahan bakat minyak (BBM) tidak bisa dihindarkan. Para pengendara sepeda motor bisa membeli bensin eceran, sementara para pengendara mobil harus memcari SPBU lain diwilayah Curug atau Cikupa yang jaraknya cukup jauh.

"Katanya sih gara-gara listrik mati, sampe-sampe SPBU aja gak bisa ngisi BBM," ujar Suryadi, warga Panongan yang mengaku kecewa lantaran mau ngisi BBM tidak bisa.

Salah satu petugas SPBU Nalagati Eko Riyadi membenarkan jika pihaknya tidak melayani pelanggan sejak pukul 14.00 WIB. Sebab listrik PLN mati hingga pukul 16.30. WIB tadi. Meski sudah dibantu dengan genset, namun karena pompa BBM di SPBU ini cukup banyak jadi tidak kuat.

"Betul mas mati lampu belum nyala juga sampai sekarang. Tadi kami sempat pake genset, tapi mati lagi. Kami menunggu listrik normal kembali," tuturnya.

CITRA RAYA 

Pemadaman Listrik di Kabupaten Tangerang dikeluhkan sejumlah warga. Selain banyak aktivitas terganggu, juga banyak alat elektronik yang rusak.

Salah seorang penyedia jasa jaringan Herry mengatakan, seminggu belakangan ini listrik di Citra Raya, Kecamatan Cikupa dan Panongan sering mati. Imbasnya dirinya banyak dikomplen warga karena jaringan internet tak dapat diakses. Selain itu, kerugian kedua yang dialami Heryy, juga ada beberapa peralatan elektronik yang rusak akibat mati lampu.

"Sudah satu minggu belakangan listrik sering mati. Kadang sehari bisa dua sampai tiga kali, makanya banyak yang komplain," ujar Hery kepada Detak Tangsel.com.

Meski dirinya sudah menyediakan power suplay atau tempat penampungan listrik sementara yang besar, tapi karena listrik mati beberapa kali, maka alat tersebut juga rusak. Pihaknya sudah menkonfirmasi msalah ini kepada PLN Cabang Cikupa, tapi jawabannya masih dalam perbaikan.

"Saya berharap PLN datap segera melakukan langkah-langkah perbaikan, sehingga kami tidak dirugikan. Telat bayar sehari saja kamu sudah kena denda, jika listrik padam seharusnya kami juga mendapat gantirugi," terangnya. (Vj)

 

Rate this item
(0 votes)
Go to top