Air PDAM Bau dan Kotor : Warga Kota Tangerang Mulai Merasakan Gatal-gatal

detakbanten.com Kota TANGERANG - Air bersih PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang yang mengalir ke wilayah Kota Tangerang, khususnya di Kecamatan Cipondoh, berbau dan kotor.

Ya, pasca Kemarau yang terjadi di wilayah Tangerang Raya, mengakibatkan kurangnya pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari bagi warga.

Terutama para pelanggan setia PDAM TB Kota Tangerang. Sudah dua bulan ini, para pelanggan mengeluh susah mendapatkan air bersih dari PDAM TB. Air yang biasanya mengalir setiap jam, kini tersendat sendat. Bahkan bisa dihitung hanya beberapa jam saja menyalanya.

Yang paling dikeluhkan oleh warga pelanggan PDAM TB saat ini bau dan kotornya air yang mengalir kerumah-rumah warga, Senin (14/9/15).

Barsah warga Rt.006/05 Komplek PDK Cipondoh Tangerang, mengeluhkan kotornya dan bau air PDAM saat ini. Menurutnya, air yang mengalir dari PDAM tidak bisa dipakai buat mandi apalagi untuk dikonsumsi oleh keluarganya.

"Sekalinya air keluar, bau dan kotor, dipakai mandi pun terasa gatal. Apalagi buat masak, untungnya saya punya air tanah," ujar Bu Barsah sambil bergidik.

"Padahal,bila pelanggan telat membayar air dikenakan dendanya pun cukup lumayan besar. Tapi ko tidak ada solusi dari pihak PDAM untuk memberikan pasokan dan pelayanan yang terbaik," katanya lagi.

Sementara Dirut PDAM TB Kota Tangerang Suyanto menjelaskan, pihaknya bukannya tidak memperhatikan kualitas air yang di alirkan kepada pelanggan. Tapi mau dibilang apa ,memang kondisi saat ini air baku nya yang memang tidak memungkinkan untuk di produksi lebih baik.

Musim kemarau yang panjang, hujan yang tak kunjung turun. Air di Kali Cisadane mengering, sehingga kualitas airnya berkurang untuk diproduksi lebih baik. Melihat Kali Cisadane yang kering dan berwarna hijau, kita agak kesulitan

Namun kendati demikian pihaknya terus akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan PDAM TB. Seperti yang terjadi saat ini, banyaknya para pelanggan yang mengeluh air kotor, kita akan langsung turun ke titik titik pipa yang dimaksud.

"Ya, tentunya dengan begitu kita dalam jangka pendeknya akan turun langsung ke wilayah tersebut untuk menguras air didalam pipa yang mengalir ke wilayah Kecamatan Cipondoh, nanti akan kita cek," tutur Suyanto saat ditemui diruangannya.

Suyanto juga meminta kepada para pelanggan untuk sementara waktu menyaring air tersebut dari kran agar kotorannya tidak langsung jatuh kedalam bak. Sehingga air tersebut bersih dan bisa di konsumsi untuk sehari-hari.

"Jangan takut, sebab kita sudah mengetes dan sudah hasilnya air PDAM TB masih layak dikonsumsi untuk diminum dan memasak," jelasnya.

Terkait ditanyakan adanya keluhan gatal-gatal ketika dipakai untuk mandi, Dirut PDAM TB Suyanto mengatakan, ada kemungkinan orang tersebut mempunyai alergi sehingga ketika memakai air PDAM saat ini, ia merasakan gatal pada tubuhnya. "Tapi nanti kita akan cek ke lab, sementara ini saya baru dengar ada keluhan tersebut," katanya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top