Seren Tahun Cisungsang 2015, Ini Kata Henriana Harta Kasepuhan Cisungsang

detakbanten.com LEBAK - Seren Taun adalah ritual tahunan yang telah menjadi kalender pariwisata Provinsi Banten. Tergolong katagori wisata budaya, yang secara leading sektor difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten.

Menurut Henriana Harta salah seorang penggiat Kasepuhan Banten Kidul, Sérén Taun atau serah taun merupakan salah satu ritual yang dilakukan oleh Masyarakat Kasepuhan Cisungsang yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ritual tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa setelah panen padi dilaksanakan.

Seren Taun merupakan akhir dan awal kegiatan sosial masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang. Disebut akhir, karena pada ritual Seren Taun seluruh Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang memberikan laporan aktivitasnya selama setahun ke belakang yang biasa disebut pula sebagai awal, karena pada ritual ini Kepala Adat (Abah Usep Suyatma Sr.) memberikan wejangan-wejangan dan bekal untuk aktivitas setahun ke depan.

"Selain itu, Ritual ini merupakan ajang silaturahmi antara anggota masyarakat kasepuhan dengan Ketua Adat, di mana masyarakat Kasepuhan melaporkan kegiatan selama setahun kepada Kepala Adat (ABAH). Seren Taun melibatkan seluruh masyarakat Kasepuhan yang dipimpin oleh Kepala Adat (Abah)," jelas Henriana.

Setelah menentukan Waktu pelaksanaan ritual, kemudian Abah mengundang para penasehat, perangkat Kasepuhan dan para Rendangan (perwakilan Masyarakat adat), tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah desa, kecamatan, kepolisian dan menyampaikan rangkaian kegiatan yang dimaksud.

Adapun Ritual Adat Seren Taun yang dilaksanakan selama 7 hari 7 malam, bertempat di IMAH GEDE, yaitu tempat kediaman Abah, dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus sampai dengan tanggal 6 September 2015, dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Rano Karno beserta Forum Pimpinan Daerah Provinsi Banten, Bupati dan jajaran pemerintah Kabupaten Lebak, Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Lebak serta para undangan lainnya.

Perayaan Seren Tahun 2015 juga diisi dengan berbagai kegiatan dan ritual adat. Ritual Adat Sérén Taun juga merupakan puncak siklus dari Tradisi Masyarakat Kasepuhan Cisungsang dalam proses pengolahan, menanam, memelihara, menyimpan dan menghargai Padi (dalam kepercayaan Masyarakat Kasepuhan Cisungsang, Padi diposisikan sebagai Dewi Sri).

Inilah Rangkaian Ritual Sérén Taun :
- Rasul Pare di Leuit
- Bubuka
- Pantun Tradisional
- Balik Taun Rendangan
- Ngareremokeun
- Upacara Adat Sérén Taun
- Rasul Sérén Taun
- Panadaran
- Panutup

Kasepuhan Cisungsang berada di Desa Cisungsang kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Indonesia. Desa ini berada 165 km dari Kota Rangkasbitung ke arah selatan, dan ditempuh dalam waktu 5 jam. Desa ini sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kujangsari, Selatan dengan Desa Cikadu, Barat dengan Desa Citorek Kidul, Hegarmanah, dan Kujangjaya, sedangkan sebelah Timur berbatasan dengan Desa Situmulya dan Kabupaten Sukabumi

Sérén Taun tahun 2015 ini dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus sampai dengan tanggal 6 September 2015, dihadiri oleh Gubernur Banten beserta Forum Pimpinan Daerah Provinsi Banten; Bupati dan jajaran pemerintah Kabupaten Lebak, Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Lebak serta para undangan lainnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top