Belasan Massa Demo Distamben Pandeglang

detakserang.com - PANDEGLANG, Belasan massa dari Pergerakan Pemuda Peduli Pembangunan (P4) dan Front Rakyat Cibaliung (FRC) melakukan aksi demo di Kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Pandeglang, Kamis (8/5). Mereka menuntut agar pihak Distamben untuk melakukan peninjauan terhadap aktivitas PT Antam-PT Cibaliung Sumber Daya (CSD) di wilayah Kecamatan Cibaliung. Sebab, mereka menduga perusahaan itu hanya sebatas mengeruk keuntungan. Namun, tidak pernah memikirkan nasib masyarakat Cibaliung. Sehingga mereka menduga dampak yang ditimbulkan oleh PT Antam-PT CSD selama beroperasi dapat merusak ekosistem, pencemaran lingkungan, bahkan diduga adan penyerobotan tanah milik masyarakat sekitar guna memperluas wilayah perusahaan.

Saat berorasi, koordinator aksi Arif Ekek mengatakan, pihaknya mendesak Dinas terkait untuk melakukan tinjauan ke lokasi perusahaan. Sebab diduga ada penyerobotan lahan milik warga sekitar dan telah terjadi pencemaran lingkungan. Akibatnya menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat di wilayah kecamatan sekitar.

Tentu, tandasnya, hal ini menjadi bahan pemikiran bersama. terlebih lagi dari pihak Pemkab Pandeglang atau Dinas terkai harus segera turun tangan untuk menangani persoalan yang saat ini dialami masyarakat Cibaliung.

Hal serupa juga diungkapkan Jojon. Menurutnya, pihak Distamben harus bertanggung jawab terhadap perusahaan tersebut. Karena ditenggarai terjadi praktik kongkalingkong antara pihak perusahaan dan Dinas.

"Kami menduga ada konspirasi busuk yang dilakukan Dinas dengan pihak perusahaan," kata Jojon dalam orasinya.

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pandeglang Girgiantoro menilai, tuntutan itu kurang tepat. Sebab di perusahaan tersebut tidak ada pertambangan uranium.

"Yang kami tahu di situ hanya pertambangan perak, tidak ada pertambangan uranium. Jadi isu yang disampaikan para demonstran itu saya anggap itu kurang tepat,"ungkapnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top