Safari Jurnalistik PWI Tingkatkan Profesional Wawasan Dan Etika

detakbanten.com PANDEGLANG - PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat, melalui Bidang Pendidikan, menggelar Safari Jurnalistik 2015, di Pandeglang, Kamis (22/10).

Acara yang digelar di Aula sebuah Hotel tersebut, diikuti oleh para Wartawan dari berbagai media. Baik cetak, elektronik, TV dan Radio.

Para peserta diberi berbagai materi dan wawasan tentang Jurnalistik. Mulai dari sertifikasi wartawan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Jurnalisme Investigasi, Kode Etik Jurnalistik dan sebagainya.

Marah Sakti Siregar, salahseorang narasumber menyampaikan, salahsatu ciri Wartawan Profesional adalah yang telah lulus Uji Kompetensi (UKW) dan memiliki sertifikat dari Dewan Pers.

"Wartawan Profesional adalah yang telah melewati tahapan uji kompetensi yang diadakan oleh Dewan Pers," paparnya.

"Dimana UKW tersebut adalah sebagai wahana untuk mengukur kemampuan wartawan itu sendiri," tambahnya.

Lanjut Sakti, Wartawan Profesional bukan hanya kuli tinta semata, tetapi lebih dari itu wartawan adalah penghasil karya intelektual. Dimana karyanya tersebut bisa membawa manfaat bagi masyarakat, Bangsa dan Negara. Maka dari itu, katanya lagi, Wartawan harus memiliki kemampuan. Tidak hanya sekedar memiliki kartu Wartawan, tetapi sejauh mana Wartawan tersebut betul - betul bisa menghasilkan dan menyajikan berita, dan sekaligus menghayati profesinya tersebut sesuai dengan aturan dan Kode Etik Jurnalistik yang berlaku.

Nara sumber selanjutnya, Encub Soebekti, Direktur Program Pendidikan PWI Pusat, menyampaikan pentingnya Kode Etik Jurnalistik (KEJ) bagi wartawan.

Dia menceritakan, KEJ pertama kali ditetapkan oleh Dewan Pers pada tahun 1968, dalam perjalanannya KEJ mengalami beberapa kali revisi penyempurnaan.

"KEJ merupakan kumpulan atau himpunan norma atau etika di bidang jurnalistik yang dibuat oleh, dari dan untuk wartawan," katanya.

"Tujuan KEJ adalah Sebagai kaidah penuntun moral dan etika para wartawan dalam menjalankan aksinya agar para Wartawan tidak bekerja seenak sendiri. Menghargai dan menghormati hak orang lain," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Pandeglang, Muhaemin, mengaku senang karena bisa dipercaya menjadi tuan rumah, mengingat acara Safari Jurnalistik merupakan kali pertama diadakan di Kabupaten Pandeglang.

"Sebagai tuan rumah, tentunya kita senang, karena para narasumber juga merupakan para senior dan semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari kegiatan ini," katanya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top