Bursa Calon Sekda Sepi Peminat, Baru Satu Orang Mendaftar

Ilustrasi Ilustrasi

detak.co.id SETU--Penjaringan calon Sekda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sepi peminat. Sejauh ini, baru satu orang pejabat dari Golongan lV C yang coba-coba mengadu peruntungan untuk posisi pimpinan tertinggi pratama yang mendaftar melalui online.

Meski begitu, nama pendaftar yang berasal dari salah satu SKPD tersebut ini, belum bisa dibeberkan lantaran terbentur peraturan yang sudah diterapkan tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Tangsel.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Firdaus mengungkapkan, satu orang yang mendaftarkan diri untuk maju sebagai calon sekda itu, dilakukan oleh pejabat tersebut melalui website seleksijpt.tangerangselatankota.go.id. pada Jumat (23/9) bulan lalu.

"Kami belum bisa menyebutkan namanya karena menurut etika belum pantas disebutkan, karena kewenanganya Tim Pansel," kata Firdaus saat di konfirmasi wartawan terkait nama calon yang sudah mendaftar menjadi calon sekda Tangsel, kemarin.

Menurutnya, pejabat dari golongan lV C tersebut merupakan jabatan maksimal untuk calon sekda. Sememtara untuk jabatan minimal calon adalah IV B. Meski begitu, nanti akan dibuktikan melalui persyaratan administrasi oleh Tim Pansel yang menyeleksi.

"Golongan IV C ini jabatan puncak, jika ingin naik menjadi IV D maka harus menjadi sekda. Ini puncak karier terakhir di tingkat kota," beber Firdaus.

Pendaftaran calon sekda yang dimumkan melalui nomor surat 800/05PANSELJPT/2016 Tentang Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris. Daerah Tangsel, bagi pendaftar dibolehkan menyerahkan berkas pada batas akhir perndaftaran yakni 11 Oktober sampai pukul 16.00 WIB. Sedangkan hingga saat ini, satu orang yang sudah mendaftar itu belum menyerahkan berkas.

"Berkas belum kami terima, baru sebatas melalui online saja. Tidak masalah berkasnya menyusul," tuturnya.

Ikhwal hingga kini pendaftaran sekda batu satu orang yang mendaftar, padahal bursa pencalonan sekda dibuka pada bulan September, tepatnya hari Rabu tanggal 21 lalu, Firdaus beralasan bahwa Pemkot Tangsel baru saja menggelar hajat internasional berupa Tangsel Global Inovation Forum-World Tachnopolis Association (TGIF-WTA) di kawasan Puspiptek beberapa waktu lalu. Selain itu, mereka yang ingin mendaftar saat ini masih di sibukan dengan berkas-berkas yang harus di siapkan sesuai prosedur yang ditetapkan tim Pansel. .

Saat ini, Firdaus memprediksi, pejabat yang memiliki potensi dan kualifikasi masih saling melihat siapa saja yang mendaftar. Memang harus ada yang mengawali supaya lebih ramai sehingga calonnya semakin banyak.

"Ini masih saling intip-intip satu sama yang lain siapa saja yang sudah mendaftar," ujar Firdaus sedikit berkelakar.

Sedangkan usia maksimal 58 tahun yang masih menjabat sebagai PNS. Dari data yang ada di BKPP pejabat Tangsel untuk golongan IV C ada 16 orang, contohnya Muhamad yang kini menjabat sebagai Plt Sekda, Kepala Bappeda, Tedi Meiyadi, Kepala BP2T, Dadang Sofyan dan Kepala DPPKAD, Uus Kusnadi. Adapun pejabat yang golonganya sudah IV B berjumlah 13 orang, salah satunya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Retno Prawati, dan Kepala Dinas Kesehatan, Suharno.

"Kami katakan seluruh kepala dinas di Tangsel dapat melamar, jika dilihat dari persyaratan. Tapi persoalannya apakah lolos dalam seleksi administrasi dan seleksi lainnya atau tidak, itu semua Tim Pansel yang akan bekerja," pungkasnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top