BPBD: Daerah Rawan Longsor di Banten Meningkat

Foto : BPBD Banten Foto : BPBD Banten

detakbanten.com SERANG - Daerah rawan longsor di Provinsi Banten meningkat dalam dua tahun terakhir. Daerah itu meliputi empat wilayah, yakni Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Komari mengatakan, peningkatan tersebut akibat alih fungsi lahan dan penggundulan hutan. "Tidak hanya itu saja dan struktur tanah yang labil bisa mengakibatkan longsor," katanya, Senin (2/2/2015).

Tahun ini, lanjut Komari, peta wilayah rawan longsor di Kabupaten Lebak misalnya, mencapai 24 Kecamatan. "Tadinya hanya 21 Kecamatan, tahun ini menjadi 24 Kecamatan, jelas ini bukan angka yang sedikit," ungkapnya.

Selain ulah manusia, faktor alam juga menjadi penyebab rawan longsor. "Struktur tanah yang labil juga bisa mengakibatkan longsor," ujar Komari.

Komari menyampaikan BPBD Provinsi Banten akan terus memantau wilayah yang sudah ditetapkan rawan bencana longsor. "Kami akan mengecek daerah-daerah yang rawan longsor tersebut," imbuhnya.

Read 1660 times

Last modified on Monday, 02/02/2015

Go to top

Copyright ©2020 Detak Group. All rights reserved. Support by pamulang online