Eksistensi I Rossoneri Tidak Menentu

detaktangsel.com - MILAN, Eksistensi I Rossoneri di kancah Eropa makin Tidak menentu. Kaka pun mulai mencemaskannya.

Kaka tak membayangkan jika Milan harus absen di Eropa musim depan. Playmaker  asal Brasil ini tidak percaya klub sebesar  Milan tersingkir di Coppa Italia setelah kalah dari Udinese di babak perempat-final. Padahal status juara bisa membantu mereka lolos ke Liga Europa musim depan.
Kaka khawatir skuat Clarence Seedorf bakal absen di Benua Biru.
“Kami sangat kecewa. Copa adalah cara terbaik untuk ke Eropa musim depan dan sekarang kami memiliki perjalanan sulit di liga,” keluh Kaka usai pertandingan.
Ia mengatakan, peluang Milan sekarang adalah  tak akan main di Eropa musim depan. Tetapi Milan  harus mengambil ini sebagai motivasi.
"Sulit untuk membayangkan Milan tidak main di Eropa,” lanjut Kaka.  “Ini berat untuk kami semua, kami harus meningkatkan banyak hal.”
Setelah menyingkirkan FC Internazionale, kini   Milan juga dilibas Udinese di Coppa Italia. Milan dipaksa tersingkir dari Coppa Italia setelah dipermalukan oleh Udinese di Giuseppe Meazza dengan skor 2-1.
Udinese mengawali laga ini dengan lebih baik daripada tim tuan rumah. Namun   Milan tetap sukses unggul terlebih dahulu ketika laga baru berjalan tujuh menit.
Melalui serangan balik, Mario Balotelli mendapatkan bola yang sangat matang dari Kaka. Sehingga pemain asal Italia itu tinggal menceploskan bola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Skuat asuhan Clarence Seedorf terus memberikan tekanan ke pertahanan Udinese. Hal itu membuat tim tamu baru memperoleh peluang mencetak gol di menit ke-33. Aksi individu Emmanuel Agyemang-Badu memaksa Christian Abbiati melakukan penyelamatan gemilang.
Ketika paruh pertama tampak akan berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah, Udinese mendapatkan hadiah penalti ketika Urby Emanuelson menjatuhkan Silvan Widmer di kotak terlarang. Luis Muriel akhirnya menjadi eksekutor dan sukses menyamakan kedudukan. Kedudukan 1-1 bertahan hingga jeda.
Skuat tim tamu akhirnya berhasil mencetak gol kemenangan melalui tembakan Nicolas Lopez yang terlanjur maju ke depan di menit ke-78. Kedudukan 2-1 bertahan hingga usai setelah Milan gagal mencetak gol penyama kedudukan.
Sementara itu, Beppe Marotta merasa berang dengan pernyataan Erick Thohir terkait pembatalan pertukaran Vucinic dan Guarin. Dirtektur Umum Juventus ini menuding Presiden FC Internazionale itu   melanggar janji  dan tidak profesional dalam melakukan pembicaraan pertukaran Mirko Vucinic dengan Fredy Guarin. (ded/goal)

Rate this item
(0 votes)
Go to top