Tangsel Targetkan Juara Lomba P2WKS

Wakil Gubenur Banten, Rano Karno dan Airin Rachmi Diany Wakil Gubenur Banten, Rano Karno dan Airin Rachmi Diany
p2wkss 1SETU- Pemkot Tangsel optimis bakal menjuarai perlombaan program Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi Banten. 
 
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan program P2WKSS Kota Tangsel dikonsentrasikan di kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu. Pihaknya, sudah mempersiapkan sejak beberapa bulan lalu.
 
"Mudah-mudahan Pemkot Tangsel dapat yang terbaik di P2WKSS ini," ungkapnya usai peninjauan tim monitoring P2WKSS di Setu, Rabu (23/10).
 
Dikatakan Walikota, untuk mempersiapkan perombaan tersebut pihaknya melibatkan 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam membangun desa percontohan. Diantaranya, program bedah rumah yang dilaksanakan Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman. Kemudian, Posyandu dan Pondok Lansia dilaksanakan Dinas Kesehatan serta kebun percontohan untuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.   
 
"Jadi, 16 SKPD masing-masing menganggarkan program di P2WKSS. Sedangkan untuk leading sektornya dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB)," katanya.  
 
Ia berharap adanya P2WKSS bisa meningkatkan peran perempuan serta meningkatkan tiga hal, yang salah satunya meningkatkan Indeks Prestasi (IP).
 
"P2WKSS merupakan salah satu program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteran keluarga melalui peran perempuan dikeluarga dan dimana seiring meningkatnya pembangunan di bisa memfasilitasi peran perempuan untuk peningkatan ekonomi keluarga," ucapnya.
 
Ketua tim pembina P2WKSS Provinsi Banten, H. Rano Karno menuturkan berdasarkan hasil peninjauan desa percontohan di desa Babakan sudah cukup baik. 
 
"Baru dua kota kabupaten yang saya kunjungi. Kota Serang dan Kota Tangsel. Kota Kabupaten lainnya sudah dijadwalkan untuk berkunjung," ujar Wakil Gubernur itu.
 
Kata dia, penilai P2WKSS ada beberapa aspek diantaranya, lingkungan, kesehatan, perekonomian, serta peran perempuan. Selain itu, Program terpadu P2WKSS untuk peningkatan peran perempuan yang menggunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan, secara terkoordinasi, dengan upaya yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas.
 
"Akselerasi pembangunan di Kota Tangsel cukup tinggi. Namun, harus diimbangi dengan pemberdayaan masyarakatnya," terangnya. 
 
Pantauan dilapangan, Rano Karno didampingi Airin, Kepala BPMPPKB Kota Tangsel Apendih beserta rombongan berkeliling ke sejumlah lokasi seperti posyandu, taman bacaan anak/PAUD, tempat pembuatan makanan khas Setu, bedah rumah, kebun percontohan serta pembuatan jamur merang. Seluruh lokasi tersebut berada di satu kawasan di kelurahan Babakan. (def)
Rate this item
(0 votes)
Go to top