Armada Ambulance di Kabupaten Serang Masih Minim

detakserang.com - ANYER, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengakui keberadaan mobil ambulance operasional Puskesmas di wilayah setempat masih minim. Ironisnya, berdampak tidak semua Puskesmas beroperasi puskeling kepelosok desa.

"Sejumlah puskesmas di Kabupaten Serang masih kekurangan kendaraan operasional ambulance. Karena kebanyakan baru memiliki satu unit saja," ujarnya, selasa (1/4).

Sri juga mengakui, dengan minimnya kendaraan ambulans hanya satu unit setiap Puskesmas tidak dapat memberikan pelayanan puskeling ke Pelosok desa. Karena kendaraan tersebut harus stanby di Puskesmas untuk melayani pasien darurat.

"Seharunya idealnya itu setiap Puskesmas bukan satu kendaraan, tapi dua unit kendaraan. Namun kita belum bisa memenuhinya," katanya.

Belum bisa dipenuhinya jumlah kendaraan ambulans, lanjut Sri, bukan karena setiap tahun tidak diusulkan panitia panitia anggaran.

"Namun karena keterbatasan anggaraan. Jadi dialokasikan buat yang lain-lain yang masuk skala prioritas," katanya.

Sedangkan untuk kendaraan ambulans, pengadaannya dilakukan secara bertahap. Pihaknya juga akan terus berupaya agar setiap puskesmas dapat memiliki dua unit kendaraan ambulance.

"Hal itu agar pelayanan kesehatan pada masyarakat dapat berjalan maksimal," tuturnya.

Sri menambahkan, penggunaan kendaraan ambulans banyak masyarakat yang salah menafsirkan jika kendaraan ambulans itu untuk mengantarkan jenazah.

"Padahal SOP-nya itu bukan buat mayat. Tapi buat mengantarkan pasien darurat," katanya.

Karenanya, tutur Sri, jika untuk mengantarkan orang meninggal, berdampak banyak pasien terkadang tidak mau menaikinya.

"Karena orang awam banyak yang takut penyakitnya itu masih nempel," katanya. (fir)

Rate this item
(0 votes)
Go to top