KHL Kota Serang Melebihi UMK

illutrasi illutrasi

SERANG-  Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Serang, Ratu Ani Nuraeni menyatakan, jika Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kota Serang, untuk menentukan upah minumum kota (UMK) 2014, melebihi UMK 2013 yang hanya Rp1.798.446.

"Penetapkan UMK 2014, Dewan pengupahan yang terdiri dari pemerintah, pekerja, dan unsur perusahaan, sudah melaksanakan delapan kali survey pasar, atau per October.

Dimana Angka KHL mencapai Rp1.936.906. Angka tersebut lebih tinggi dengan nilai UMK 2013, yang hanya Rp1.798.446, dengan KHL Rp 1,393.500," ungkap Ratu Ani, Selasa (29/10).

Disebutkan Ani, jika dalam melakukan survey pasar ini dilakukan delapan kali di empat pasar yakni Pasar Rau, Karangantu, Kalodran, dan Pasar Lama, yang dimulai sejak bulan Maret lalu. Dimana, hasil survey pada bulan Maret menembus angka Rp1.632.211, April Rp1.632.211, Mei Rp1.550.818, Juni Rp1.673.048, Juli Rp1.943.654, dan Agustus-September, dan Oktober KHL sekitar diangka Rp1.936.906.

Ani juga mengaku, jika hasil survey pasar setiap bulannya mengalami peningkatan, yang disebabkan harga dipasaran naik, dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak dan nilai rupih yang turun. "hal tersebut sangat mempengaruhi harga kebutuhan pokok di pasaran, sehingga KHL juga meningkat," katanya.
Adapun yang disurvey kata Ani, ada empat komponen terdiri dari 60 item yakni sandang pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan,transportasi, serta rekreasi dan tabungan.
 Akan tetapi lanjut Ani, dalam Permennaker nomor 13 tahun 2012, dijelaskan, jika KHL hanya salah satu faktor penetapan UMK, faktor lainnya yakni produktifitas makro,p ertumbuhan ekonomi, kondisi pasar kerja, dan kpndisi usaha yang paling tidak mampu atau marginal.
"Ada lima komponen dalam menetapkan UMK, salah satunya KHL," ujarnya.
 Sementara itu, Ketua SPI Kota Serang, Simon Dililuji yang masuk dalam dewan pengupah dari unsur pekerja berharap, nilai UMK tahun depan lebih baik, dan bisa sama dengan nilai UMK Kabupaten Serang, karena kondisi kota dan kabupaten Serang tidak jauh berbeda.
"Kita ini terbebani, karena tidak sedikit yang tinggal di Kota Serang ini bekerja di Kabupaten Serang, secara otomatis mereka dapat pendapatannya besar dan yang kena imbasnya pekerja di kota yang UMK-nya lebih rendah. Untuk itu, target kita nilai UMK Rp 2,5 juga atau sejajar dengan Kabupaten Serang," tandasnya. (new).

Rate this item
(0 votes)
Go to top