Antrean Kendaraan Mudik Menggular Capai Tol

detakserang.com - CILEGON, Antrean ribuan kendaraan roda empat, bis dan truk yang hendak Mudik melalui Pelabuhan Merak menggular panjang mulai dari Jalan Raya Tol Cikuasa Atas hingga di Jalan Tol Tangerang - Merak km 96, Kota Cilegon, Kamis (24/7) dini hari. Antrean kepadatan kendaraan ini membuat para pemudik harus menunggu berjam-jam lamanya didalam tol.

Pantauan Detakserang.com, antrean kendaraan sudah padat merayap tampak terlihat hingga pintu masuk tol gate Pelabuhan Merak. Bahkan hanya dalam hitungn beberapa jam, antrean kendaraan sudah mencapai ruas jalan tol Tangerang Merak.

Didik Awaludin, Pengawas Gerbang tol Merak yang dikonfirmasi mengatakan bahwa antrean kendaraan di Ruas Jalan Tol Tangerang Merak mulai terjadi pukul 20.30 wib malam. Dalam kurun waktu hanya dua jam, lanjut Didik, antrean telah mencapai Tol Tangerang - Merak hingga kilometer 96.

"Memang benar pada pukul 20.30 wib, antrean kendaraan sudah mulai terliat di ruas jalan tol, kemudian berangsur-angsur bertambah padat sampai kilometer 96" Ungkapnya.

Didik mengatakan bahwa antrean kendaraan yang terjadi diruas tol banyak didominasi oleh pemudik kendaraan pribadi roda empat.

"Sampai saat ini kendaraan mengantre hingga kilometer 96 mencapai 4.500 kendaraan menggular panjang" Tandasnya.

Didik mengaku bahwa walaupun terjadi antrean didalam Ruas Jalan Tol, pihaknya tidak melakukan pengalihan jalur untuk mengalihkan kendaraan keluar pintu tol Cilegon Barat.

"Untuk pengalihan belum ada. Sampai saat ini masih bisa tertampung di dalam tol" Terangnya.

Sementara itu, Mario S. Oetomo, Humas Manajer PT. ASDP Ferry Cabang Merak membenarkan adanya antrean panjang kendaraan pemudik hingga masuk ruas jalan tol.

"Memang benar saat ini kendaraan yang mau menyeberang dipelabuhan Merak menggular sampai Tol kilometer 96" Ungkapnya.

Saat disinggung sola penyebab terjadinya antrean hingga keluar ruas tol, lanjut Mario, Pihaknya mengaku bahwa hal tersebut terjadi karena kondisi cuaca buruk di Perlintasan Penyeberangan Merak-Bakauheni. Sehingga membuat bongkar muat kapal menjadi terlambat.

"Ada sedikit kendala di cuaca sehingga kedatangan kapal telat. Karena telat, maka daya angkut juga menjadi terlambat. Tambah lagi kendaraan juga datang bersamaan" Pungkasnya.

Mario mengaku bahwa untuk mengantisipasi antrean tersebut pihaknya telah mengambil langkah untuk melakukan percepatan bongkar muat sehingga kendaraan dapat tertarik hingga kedalam pelabuhan.

"Kita sudah ambil langkah untuk percepat bongkar muat, dan saya yakin ini cepat tertarik hingga didalam pelabuhan " Pungkasnya

Rate this item
(0 votes)
Go to top