Perserang Ditahan Imbang Persipani

detakserang.com - SERANG, Kesebelasan Perserang gagal meraih poin maksimal, pada laga kedua babak 12 besar kompetisi Divisi I Liga Indonesia, yang berlangsung kemarin. Berlaga dengan Persipani Paniai di Stadion Maguwoharjo, wakil Kabupaten Serang itu, ditahan imbang 1-1.

Sebenarnya, Perserang mendominasi permainan atas Persipani Paniai. Itu terlihat jelas, dengan keunggulan Perserang dimenit 11. Memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Dery Tadarus, pemain sayap kanan Perserang, Sucipto, dengan mudah memasukan bola ke jala Persipani, yang dikawal Musa Adi.

Tapi, keunggulan Laskar Singandaru (julukan Perserang) tidak berlangsung lama. Selang tujuh menit kemudian, Persipani Paniai, mampu menyamakan kedudukan.

Berawal dari kesalahan penjaga gawang Perserang, Bayu Anggara yang salah mengantisipasi bola, dengan mudah disambar oleh Agustinus Keiya. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Dibabak kedua, Perserang tetap mendominasi permainan. Serangan silih berganti dilancarkan dari sisi kanan dan kiri. Sedangkan Persipani Paniai, hanya sesekali melakukan serangan balik. Namun, lemahnya penyelesaian akhir Perserang, membuat gawang yang dikawal Musa Adi, terhindar dari gol.

Tercatat, empat peluang emas, gagal dioptimalkan Maulana Hasanudin dan kawan-kawan, untuk mencetak gol kedua.

Dimenit 85, kedua tim diganjar kartu merah oleh wasit Sarwanto asal Cilacap, Jawa Tengah. Yakni, penyerang Perserang Ardian Adi dengan pemain belakang Persipani Paniai, Jimi Komul. Pemain tersebut, terpaksa diusir lantaran saling ribut dan memukul.

Setelah itu, tidak ada serangan berarti dari kedua tim dan memaksa pertandingan berakhir dengan skor 1-1. Meski hanya mendapatkan satu poin, Perserang tetap bercokol dipncak klasemen sementara grup U, dengan poin empat.

Poin Perserang tersebut, sama dengan Persibas Banyumas yang berada di posisi kedua. Pada pertandingan kemarin, mereka mampu mengalahkan Perseden Denpasar dengan skor 1-0.

Sedangkan peringkat ketiga diduduki Persipani Pania dengan poin dua dan Perseden Denpasar ditempat paling buncit dan sudah dipastikan tidak akan tampil di babak enam besar nanti, karena poin maksimal yang mereka miliki, tidak cukup menghantarkan mereka ke babak selanjutnya.

Menanggapi hasil tersebut, Manajer Perserang Dedy Setiadi mengaku kecewa. Soalnya, ia menilai, babak kedua, Perserang seharusnya bisa mencetak banyak gol.

"Kita itu mendominasi permainan. Tapi, hasil akhirnya tidak sesuai. Penyelesaian akhir pemain lemah," kata Dedy usai laga.

Meski demikian, Dedy tetap optimis, Perserang mampu lolos ke babak enam besar. Pasalnya, mereka masih memiliki satu pertandingan lagi. Yakni, menghadapi Peribas Banyumas di laga terakhir, Rabu (3/9).

"Bila kita mampu memenangkan laga tersebut, maka tiket lolos ke babak enam besar, bisa kita segel," ucapnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top