Puluhan Dosen Ikuti Training

detaktangsel.com - SERPONG, Guru dan calon guru harus memperhatikan sejumlah isu atau unsur dalam pendidikan seperti pendidikan inklusi, melayani perbedaan individual siswa serta kesetaraan gender.

TTI DS (Teacher Training Institute Development Specialist) USAID PRIORITAS Banten John Pahamdzah mengatakan Pendidikan inklusi, melayani perbedaan individual anak di kelas, dan memperhatikan unsur kesetaraan gender siswa dalam pembelajaran di kelas sangat penting diperhatikan oleh para guru dan calon guru.

"Kalau para mahasiswa fakultas keguruan tidak disiapkan sejak dini sebagai calon guru, bagaimana mereka nanti bisa mendidik dengan baik ketika menjadi guru di lapangan?," ungkapnya ditemui disela-sela training dosen Pendidikan di salahstau hotel di Serpong Utara, Selasa (2/8).

Oleh karena itu, kata dia, saat ini pihaknya tengah membekali para dosen agar menyiapkan siswanya untuk menjadi guru yang baik di masa depan.

"Pembekalan ini untuk menambah pengetahuan para calon guru dan dosen. Apalagim di kurikulum tantangannya lebih besar," ujarnya.

Menurutnya pada Kurikulum 2013 mengandung sejumlah pengetahuan baru yang harus dikuasai oleh guru. Seperti menciptakan pembelajaran yang efektif, melayani perbedaan individu, memahami kesetaraan gender, dan penilaian autentik.

"Ini juga untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi calon guru sangat terbantu dengan berbagai variasi pendekatan pembelajaran di kelas," katanya.

Salahseorang peserta Dosen Baha Inggris IAIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Serang, Rohman menuturkan pelatihan pengajaran kepada mahasiswa akan membuat para calon guru tersebut lebih siap mengajar di kemudian hari.

"Ini untuk mempersiapkan dosen dalam mengajar yang efektif kepada mahasiswa jurusan ilmu pendidikan," terangnya.

Diketahui, pelatihan ini dihadiri oleh 60 dosen dari konsorsium enam Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK). Yakni, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), IAIN Sultan Maulana Hasanuddin, Universitas Mathlaul Anwar (Unma), Universitas Banten Jaya (Unbaja), STKIP Setiabudi, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Para peserta akan diberikan kesempatan untuk praktik mengajar di SMPN 16 Kota Tangsel, SMPN 20 Kota Tangsel, dan MTs Ar-Rahmaniyah Kota Tangsel. Dalam sesi tersebut para dosen akan menguji langsung pengetahuan yang mereka peroleh dalam pelatihan.

Rate this item
(0 votes)
Go to top