Perserang Bermain Imbang Dengan PS Badung

detakserang.com - SERANG, Kesebelasan Perserang, gagal meraih hasil maksimal di grup V, pada babak enam besar kompetisi Divisi I Liga Indonesia. Kepastian itu didapat, usai mereka ditahan imbang 1-1, oleh PS Badung Bali, pada laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Rabu (10/9).

Pada pertandingan tersebut, sebenarnya Perserang lebih unggul dalam penguasaan bola dan skill individu pemain. Beberapa kali Maulana Hasanudin dan kawan-kawan, mampu merepotkan barisan pertahanan.

Bahkan, penjaga gawang PS Badung, Ali Bayu Putra harus berjibaku untuk mengagalkan seluruh peluang Perserang. Tercatat, Laskar Singandaru (julukan Perserang) melakukan shoot on goal sebanyak lima kali. Tapi sayangnya, skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Di Babak kedua, tepatnya menit 56, PS Badung malah unggul lebih dulu. Akibat kesalahan Arif Gangsar Patar salah mengantisipasi bola, pemain depan PS Badung, Nyoman Sukarja mampu mengetarkan jala yang dikawal oleh Cecep Sukandar. 1-0 untuk keunggulan wakil Bali tersebut.

Tertinggal, anak-anak Perserang langsung bereaksi. Mereka berusaha menggempur pertahanan PS Badung, untuk segera menyamakan kedudukan. Soalnya, bila takluk dari PS Badung, peluang mereka untuk lolos ke partai puncak, akan pupus.

Dengan sabar, barisan tengah yang dikawal Asmar Abu dan Darusman berusaha mengalirkan bola ke depan, agar striker Perserang mampu menyamakan kedudukan. Akhirnya, usaha mereka tidak sia-sia. Pertandingan waktu normal tersisa satu menit lagi, M Darusman,keluar sebagai pahlawan sekaligus penyelamat Perserang.

Sepakan tendangan bebasnya dari jarak 22 meter, tidak mampu dibendung Aji Bayu Putra. Alhasil, skor pertandingan antara kedua tim pun berakhir imbang 1-1.

Menanggapi hasil pertandingan, Pelatih Kepala Perserang, Yusak Sutanto mengaku gol PS Badung, merupakan kesalahan fatal yang dilakukan pemainnya.

"Seharusnya tidak usah terjadi. Arif salah posisi. Tapi mau bagaimana lagi. Pelajaran bagi pemain," papar Yusak usai laga.

Rate this item
(0 votes)
Go to top