Pembangunan RSUD Malingping Dilakukan Bertahap

detakbanten.com SERANG – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping di Kabupaten Lebak, dilakukan secara bertahap oleh Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (SDAP) Provinsi Banten. Pembangunan tersebut akan dimulai tahun 2015 ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (SDAP) Provinsi Banten, M Husni Hasan mengatakan, total lahan yang akan dibangun sejumlah gedung untuk keperluan RSUD Malingping, seluas 15440 meter per segi.

"Tidak semua lahan dan pembangunannya pun untuk RSUD Malingping dilakukan secara bertahap, menggunakan skema multiyears," katanya.

Husni mengungkapkan, berkas pekerjaan untuk RSUD Malingping saat ini telah diserahkan SDAP Banten kepada Unit Layanan Pelelangan, dan dilelangkan secara terbuka melalui Lembaga Pelelangan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Banten.

"Setelah dilelangkan dan ditetapkan pemenangnya, barulah tahapan pembangunan bisa dilaksanakan," ujarnya.

Terpisah, Direktur RSUD Malingping Danang Hamsah Nugroho mengatakan, pembangunan sejumlah gedung di RSUD Malingping akan segera dilaksanakan dan ditargetkan rampung pada 2016 nanti.

"Alhamdulilah, saat ini upaya untuk peningkatan sarana RSUD Malingping sudah sampai tahap persiapan lahan," katanya.

Sedangkan, untuk ketersediaan lahan, Ia menjelaskan, hal tersebut sedang ditangani Biro Aset dan Perlengkapan Setda Banten, dan telah mendapat kejelasan dari Kementerian Pekerjaan Umum bahwa lahan seluas 9.000 meter persegi yang berada di gedung RSUD diperbolehkan dipakai untuk perluasan gedung RSUD Malingping.

"Sekarang hanya tinggal menunggu surat keputusan dari Kementerian Keuangan," ujar Danang.

Danang membenarkan pembangunan akan dilakukan secara multiyear dengan anggaran sekitar Rp 39 miliyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten.

"Berbagai persyaratan yang dibutuhkan, seperti IMB (Izin Mendirikan Bangunan) sudah cukup lengkap," katanya.

Nantinya, kata Danang. Sarana pendukung RSUD Malingping akan terpenuhi, karena memiliki 100 ruang rawat inap, dengan luas lahan mencapai 15000 meter persegi.

"Untuk ruang rawat inap, sekarang baru tersedia sebanyak 40 ruangan. Sedangkan, untuk lahan, baru 6.000 meter persegi. Ditambah dengan perluasan lahan ini, totalnya menjadi 15.000 meter persegi," ungkapnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top