Kepsek SMKN2 Serang Bantah Lakukan Pungli

detakbanten.com SERANG – Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Kejuruan (SMKN)2 Kota Serang, membantah pihaknya telah melakukan pungutan biaya saat seleksi penerimaan Peserta Didik Baru (PSB). Sebab, seluruhnya telah diserahkan kepada panitia.

"Tidak benar jika kami yang memungut. Baik untuk tes kesehatan maupun pembelian map jurusan," kata Kepala SMKN2 Kota Serang, Lilik, Rabu (15/07/15).

Lilik menjelaskan, untuk tes kesehatan, pihak dokter yang datang ke sekolah untuk menawarkan agar pihak klinik yang melakukan tes dengan empat pengecekan, seperti tindik, tes fisik seluruh tubuh, buta warna, dan konsumsi rokok.

"Kami sekolah hanya menyediakan tempat saja untuk pemeriksaan. Sebenarnya tidak wajib untuk tes di sekolah, setiap siswa yang mau daftar, bisa tes di mana saja, yang penting memenuhi empat unsur yang sudah ditentukan," ungkapnya.

Sedangkan untuk map jurusan, Lili mengungkapkan tidak diwajibkan. Bahkan, pihak sekolah juga hanya menyediakan sebanyak 1000 map, yang dijual oleh Organisasi Siswa (Osis), seharga Rp10.000 untuk agenda baksos dan rencana sunatan massal siswa SMKN2 Kota Serang.

"Map itu yang ngusulin dari Osis dengan alasan kebutuhan Bakti Sosial, dan sunatan massal. Saya saja menumbang dari dana pribadi untuk kegiatan itu. Jadi salah kalau dijual Rp15 ribu, kalau Rp10 ribu benar," jelasnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top