Bedah Rumah, Stimulan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

detakbanten.com TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, sejak awal berdirinya Kota Tangsel pada enam tahun lalu sudah merancang impian besar dalam "Menata Tangsel sebagai Rumah Bersama".

Dan, satu demi satu kebutuhan masyarakat dan kewilayahan pun dilaksanakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (Renstra) Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) berupaya bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Program pemerintah untuk mewujudkan impian besar itu, secara bertahap dilakukan dengan alokasi APBD yang terus bertambah di setiap Tahun Anggarannya. Misal, untuk yakni bidang infrastruktur, bidang kesehatan, bidang pendidikan menjadi prioritas utama di tiga tahun pertama.

Sementara, untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas terkait melakukan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan lain-lain juga dilaksanakan, termasuk juga dalam hal mendorong partisipasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, dilakukan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), dan PNPM Mandiri Perkotaan/Pedesaan.

Salahsatu kebutuhan dasar masyarakat yang disentuh Pemkot melalui Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman yang memberdayakan eksistensi BKM adalah kegiatan "Bedah Rumah" warga yang tidak mampu dan tidak layak huni menjadi ketersediaan rumah tinggal yang layak huni bagi sebuah keluarga kecil menuju keluarga bahagia dan sejahtera.

Puluhan kegiatan 'Bedah Rumah' sudah dilaksanakan, dan satu diantaranya adalah membangun rumah tinggal milik Ibu Imi (65)warga RT.03 RW.05 No 17 Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Pamulang Kota Tangsel, yang hidup menjanda (cerai mati) saat anak ketiganya berumur tujuh bulan di dalam kandungannya, belasan tahun lalu.

Kepada detaktangsel.com, Ibu Imi yang didamping Ketua BKM Kelurahan Bambu Apus, pada Minggu (20/9/2015) mengungkapkan rasa bahagianya atas rejeki 'Bedah Rumah' yang prakarsai Pemkot Tangsel melalui Dinas terkait dan BKM.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan bantuan dari pemerintah sehingga rumah saya sekarang jauh lebih baik dari kondisi sebelumnya. Karena kondisi ekonomi, saya tidak pernah bermimpi punya rumah seperti sekarang ini, dan bisa dihuni dengan salahsatu anak (Wandi), mantu, dan cucu," ungkapnya dengan sumringah, namun penuh kerendahan hati.

Sementara itu, Ketua BKM Kelurahan Bambu Apus Zainal Abidin yang juga menjabat Ketua RW. 09 Puri Pamulang manambahkan, "Sebagai Ketua BKM di Kelurahan Bambu Apus, saya diberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan Bedah Rumah oleh Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman di wilayah Kelurahan setempat.

Di wilayah Kelurahan Bambu Apus, kami mendapat kegiatan tiga titik kegiatan Bedah Rumah. Selain rumah milik Ibu Imi, juga dilakukan Bedah Rumah milik Bapak Alih di RT.04/RW.05 dan rumah milik pak Ristam Efendi di RT.01/RW.03, dan semua sudah selesai dibangun," jelas Ketua BKM Bambu Apus.

Rate this item
(0 votes)
Go to top