Mobil Tata Ruang Kabupaten Serang Seruduk Dua Mobil

Detakbanten.com SERANG – Mobil tangki air Dinas tata Ruang Kabupaten Serang seruduk tiga mobil pribadi yang tengah terparkir di pinggir jalan, dan satu unit sepeda motor milik warga di Jalan Serag-Pandeglang, tepatnya di Lingkungan Karundang BLKI, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (21/09/15) sekitar pukul 12.30 Wib.

Akibatnya, sejumlah kendaraan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.
Salah seorang saksi mata, Junenah (35) mengatakan, dirinya terkejut ketika terdengar suara benturan yang cukup keras di samping Rumah Toko (Ruko) miliknya. Saat ia melihat untuk mengetahui kejadian pastinya, tampak mobil tangki pengangkut air milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menabrak beberaa mobil yang sedang parkir.

"Pas saya lihat, mobil tanki pengangkut air milik pemerintah sudah menabrak beberapa mobil yang sedang terparkir di depan bengkel dan depot jamu" katanya dilokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, dua unit mobil jenis Xenia warna Merah maron dengan Nomor Polisi A 1597 FA dan Honda Vios warna hitam dengan Nopol A 1559 NL yang ditabrak mengalami kerusakan cukup parah dibagian depan, dan belakang.

"Yang dua mobil Vios dan Xenia rusak parah. Sedangkan satu lagi mobil Vios yang warna Silver, hanya rusak sedikit dibagian bemper depan. Kalau yang Vios hitam, itu paling parah," jelasnya.

Berunntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Sebab, saat terparkir, baik mobil maupun motor, tengah ditinggal pemilik. "mobil kan sedang antre untuk diservice, kalau motor sedang beli jamu," ujar Junenah.

Sementara itu, Sopir tanki pengangkut air milik Dinas Tata Ruang Kabupaten Serang yang enggan disebutkan namanya ini mengaku kejadian tersebut bermula ketika dirinya berusaha menghindari sepeda motor yang berada di depannya.

"Saya mau ambil air di Pandeglang, saat dilokasi, ada sepeda motor ditengah. Lalu untuk menghindari tabrakan, saya banting setir kek kanan," ungkapnya.

Karena tidak dapat mengedalikan kendaraan yang dikemudikan, ia akhirnya menghantam pembatas jalan dan menyebrang ke jalur Pandeglang-Serang, dan menabrak tiga unit mobil yang tengah terparkir di pinggir jalan, serta menyeruduk bengkel dan kios jamu.

"Karena posisi ngebut, akhirnya mobil saya menyebrang dan langsung menabrak mobil sedang parkir lalu kios jamu dan bengkel," ujarnya kepada petugas Kepolisian dilokasi.
Kejadian tersebut menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Beruntung peristiwa naas itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hingga saat ini, mobil tangki milik Pemkab Serang itu masih ditahan di Mapolres serang guna penyelidikan lebih lanjut.

Rate this item
(0 votes)
Go to top