Proyek di Tangsel Molor Terkendala Lelang

detak.co.idTANGSEL – Pembangunan sejumlah gedung pemerintah dan sarana pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikhawatirkan molor. Salah satunya pembangunan Balai Kota Tangerang Selatan yang saat ini masih dalah tahap pelaksanaan.


Dari target 100 persen, saat ini pelaksanaannya baru 70 persen. Padahal, proyek dengan nilai miaran rupiah tersebut ditarget rampung pada 25 Desember mendatang.
Kepala Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman Kota Tangsel Dendi Priandana menjelaskan, progres pembangunan per 8 Desember kemarin, sudah mencapai 70 persen.

Ada beberapa pembangunan yang selesai di Desember sesuai kontrak yakni 100 persen, diantara pembangunan yang selesai 100 persen yakni Gedung Puspem, Kantor Lengkong Gudang Timur (Leguti), SMPN 8 Tangsel. Sedangkan untuk pembangunan gedung DPRD baru mencapai 70 persen.

"Gedung dewan terus progres, dan pihak kontraktor janji akan terus dikerjakan sampai semaksimal mungkin sesuai dengan kontrak kerja, dan jika tidak selesai di tahun ini, gedung dewan akan dilanjut di 2017," ungkap Dendi.
Selain gedung dewan yang baru mencapai 70 persen, proyek pembangunan karena faktor telatnya lelang seperti Kelurahan Buaran, Terminal Pondok Cabe kemungkinan prosesnya baru 70 persen.
"Meski masuk 70 persen, namun saya berharap ini bisa naik progresnya, kendala yang dihadapi karena telatnya lelang, namun kita masih berusaha untuk bisa mengejar target pembangunan tersebut," tambahnya.

Sementara untuk pembangunan sekolah yakni SMP 18, SMP 8 dan SMPN 15 Pakualam progresnya capai 80 persen, untuk pembangunan sekolah SMA dan SMK baik fisik maupun sarana prasananya pun sudah mencapai 70 persen seperti pembangunan di SMA 5, SMA 12, SMK 5, SMK 4, SMK 3. Untuk Sekolah Dasar yakni SD Cirendeu 1 Rehab total, Pondok Kacang Timur 3 sarana dan prasarana, Pondok Karya 1 pembangunan tahap 2. (lut)

Rate this item
(0 votes)
Go to top