Indonesia Raih Medali Perak di BAJC 2017

detak.co.id Tangsel - Kejuaraan Badminton Asia Junior Championshop (BAJC) 2017 memasuki babak final. Final mempertemukan tuan rumah Indonesia melawan Korea Selatan (Korsel) pada Selasa, (25/7/2017).

Sebelum melanggang ke partai final, pada partai semifinal Indonesia mampu mengalahkan Malaysia. Sedangkan, Korsel mengalahkan Jepang.Pada partai final yang berlokasi di GOR PB Jaya Raya ini berlangsung sengit. Ratusan suporter Indonesia tak habis-habisnya meneriakan yel-yel Indonesia.

WhatsApp Image 2017-07-25 at 16.14.07

 

Pertandingan pertama pada partai ganda campuran, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Rinov Rivaldy (Indonesia) berhasil mengalahkan Sung Seung Na/Ah Yeong Seong (Korea) dengan angka 21-19, 18-21 dan 23-21. Indonesia memimpin satu poin.

Kemudian, di tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (Indonesia) dipertandingan kedua, gagal mengalahkan Seung Hoon Woo (Korea) dengan angka 24-22, 10-21 dan 8-21. Indonesia dan Korea sama-sama memiliki satu poin pada pertandingan kedua.

Namun, kekalahan tersebut menjadi motivasi ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana (Indonesia) mengalahkan Min Hyuk Kang/Moon Jun Kim. Indonesia pun memperoleh poin kedua dengan angka kemenangan 18-21, 21-19 dan 21-16.

Sementara di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) belum bisa mengalahkan Se Young An (Korea). Pertandingan pun berakhir 19-21, 21-7 dan 20-22. Pertandinganpun harus berlanjut ke babak penentuan ganda putri.

Lalu tunggal putri, pertandingan dilanjutkan ganda putri, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhan (Indonesia) melawan Min Ji Kim/Yu Rim Lee (Korea). Namun, sayangnya atlet kesayangan tim Indonesia harus kekuatan Korsel. Pertandingan pun berakhir dengan skor 19-21 dan 13-21 untuk Korsel. Dengan demikian medali emas diperoleh oleh Korsel. Sementara medali perak diperoleh Indonesia dan perunggu diperoleh oleh Jepang dan Malaysia.

"Kalau target kita cuma semifinal. kita sudah melebihi target. Di final ini, terakhir kita berjuang maksimal dan mau berjuang. Ingin menjadi yang terbaik cuma mungkin hasilnya akan menjadi pelajaran buat atlet Indonesia bahwa setiap hasil memerlukan perjuangan. Berjuang harus tetap sampai terakhir," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susi Susanti ditemui usai pertandingan.

Rate this item
(0 votes)
Go to top