KMU Kritisi Kenaikan Harga Pertalite

Detak.co.id CIPUTAT-Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (KMU) menilai masyarakat harus Siaga dalam menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Presidium KMU Rizki Irwansyah mengatakan meski Pertalite merupakan BBM nonsubsidi. Namun kenaikannya mempersulit kebutuhan ekonomi masyarakat. Sebab sangat mungkin kenaikan tersebut berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan.

"Hanya tinggal menghitung hari kita semua akan menghadapi Bulan Ramadhan, tanpa BBM naikpun, hampir setiap tahunnya pada saat Bulan Ramadhan kebutuhan pokok selalu melonjak. Apalagi ditambah dengan BBM naik," kata Rizki dalam keterangan persnya pada Kamis, (29/3/2018).

Lanjut Rizki kenaikan BBM jenis Pertalite ini sangat berbahaya. Mengingat hampir di setiap Daerah BBM jenis subsidi dihilangkan dalam pasaran. Sementara BBM jenis Pertalite terus menerus dinaikkan. Hal ini sangat jelas memicu lonjakan harga menjelang Bulan Suci Ramadhan.

"Dengan langkanya BBM jenis Premium masyarakat mau tidak mau dipaksa untuk memakai BBM Jenis Pertalite, kalau sudah begini masyarakat harus siaga," ujarnya.

Rizki berharap, kepada pemerintah agar tidak main-main dalam mengantisipasi segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi pasca BBM naik. Jangan sampai menunggu rakyat menderita.

"Pemerintah harus serius dalam pengelolaan minyak dan gas demi kesejateraan rakyat," pungkasnya.

Rate this item
(1 Vote)
Go to top