<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bogor Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/bogor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/bogor</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Aug 2025 16:33:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Bogor Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/bogor</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan</title>
		<link>https://www.detak.co.id/korsabhara-baharkam-polri-gelar-bimbingan-teknis-implementasi-sistem-manajemen-pengamanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 16:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[antam]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[pongkor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=14379</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/korsabhara-baharkam-polri-gelar-bimbingan-teknis-implementasi-sistem-manajemen-pengamanan">Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> Bogor — Sebuah tim dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri memulai kegiatan bimbingan teknis (bintek) implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT ANTAM Tbk Pongkor, Bogor. Senin (25/8).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninjauan yang berlangsung seharian penuh ini bertujuan mengevaluasi penerapan standar keamanan di area operasional perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan diawali dengan pertemuan pembuka yang dihadiri oleh General Manager serta tim manajemen PT ANTAM Tbk. Dalam sesi tersebut, tim Bintek memaparkan hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan sebelumnya, dilanjutkan dengan diskusi mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai pertemuan, tim melakukan observasi langsung ke beberapa titik vital, mencakup ruang kontrol, area produksi, ruang distribusi (SCADA), ruang pendataan, ruang komando, ruang server, dan pintu gerbang utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninjauan ini mengidentifikasi sejumlah masalah, di antaranya penempatan rambu zonasi yang tidak tepat, ketiadaan alat detektor untuk pemeriksaan orang dan barang, serta kurangnya kelengkapan peralatan pendukung di pos keamanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, terdapat sejumlah temuan signifikan lainnya. Petugas penjaga di pintu masuk area bawah tanah hanya terdiri dari satu orang. Beberapa monitor CCTV di ruang kendali tidak berfungsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, tim mencatat ketiadaan SOP untuk zona merah dan kurangnya pemahaman tentang prosedur keamanan di pintu masuk gudang bahan peledak. Mitigasi risiko juga belum pernah dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim juga menyoroti aspek keselamatan kerja. Kotak P3K di pos keamanan tidak terisi lengkap, dan alat pemadam api ringan (APAR) diletakkan di tempat yang sulit dijangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat pula ketidaksesuaian antara pagar terluar gudang bahan peledak dengan penempatan zonasi. Area pembatas (buffer zone) tidak steril dan masih digunakan sebagai jalur perlintasan orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama kegiatan, seluruh tahapan terlaksana sesuai dengan jadwal yang direncanakan, meskipun tidak dilakukan penilaian skor atau pendalaman materi pada hari pertama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang dipimpin oleh Kombes Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., ini turut dihadiri oleh perwakilan internal dan eksternal, termasuk anggota tim dari Polri dan para pimpinan PT ANTAM Tbk.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/korsabhara-baharkam-polri-gelar-bimbingan-teknis-implementasi-sistem-manajemen-pengamanan">Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</title>
		<link>https://www.detak.co.id/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 10:46:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[family gathering]]></category>
		<category><![CDATA[kasiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=9837</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran">Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8211; Keluarga besar Kasiran mengadakan Family Gathering guna mempererat tali kekeluargaan dan penutupan arisan di Villa Lily, Puncak, Bogor, Minggu (4-5-2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara family gathering ini merupakan kegiatan yang ke dua, dan akan terus dilaksanakan tiap tahun. Diikuti sekitar 30 anak cucu dari Mbah Kasiran yang berdomisili Jabodetabek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Acara ini rutin dilaksanakan tiap tahun, hanya buat silahturahmi diantara keluarga besar Kasiran,&#8221; ujar Manda ketua pelaksana family gathering tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manda mengatakan kekompakan dan kebersamaan keluarga Kasiran selama ini selalu solid dalam merekat persaudaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami (Keluarga Kasiran) selalu saling kompak jika ada kesulitan atau musibah pada keluarga besar Kasiran.&#8221; Jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga disampaikan Riko, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempererat persaudaran. &#8220;Selama satu tahun kita sibuk dengan aktifitas kerja, jadi selain lebaran ini lebih menyatukan keluarga Kasiran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Bendahara besar keluarga Kasiran Dewi menjelas acara ini terlaksana dengan lancar dan sukses karena solidnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi acara ini terlaksana karena tiap arisan bulannya pada mau ngumpul uang untuk acara family gathering, ga ada sponsor ni.&#8221; Jelas Dewi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun Keluarga Kasiran yang ikut dalam family gathering terdiri dari, Keluarga Iam, Heri, Manda, Dewi, Arif, Lisa, Riko, Deva, Boby, Bella dan Raihan, serta suami/Istri dan anak-anaknya.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran">Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FOTO: Melihat Kemeriahan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025</title>
		<link>https://www.detak.co.id/foto-melihat-kemeriahan-cap-go-meh-bogor-street-festival-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 06:21:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[cap go meh]]></category>
		<category><![CDATA[capgomeh]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6480</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/foto-melihat-kemeriahan-cap-go-meh-bogor-street-festival-2025">FOTO: Melihat Kemeriahan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8211; Sejumlah peserta memainkan atraksi saat Bogor Street Festival, Cap Go Meh 2025 di jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). Capgomeh Bogor Street Festival 2025 merupakan festival kebudayaan yang dihelat pada tanggal 15 kalender lunar Cina sebagai puncak perayaan Tahun Baru Imlek. (Detak/Aip Kurniawan)</p>


<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/foto-melihat-kemeriahan-cap-go-meh-bogor-street-festival-2025">FOTO: Melihat Kemeriahan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Ramadhan Ranting Aisyiyah Sudimara Barat Cabang Ciledug Melaksanakan Pengajian dan Tawaquf</title>
		<link>https://www.detak.co.id/sambut-ramadhan-ranting-aisyiyah-sudimara-barat-cabang-ciledug-melaksanakan-pengajian-dan-tawaquf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 12:33:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ciledug]]></category>
		<category><![CDATA[pengajian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6290</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sambut-ramadhan-ranting-aisyiyah-sudimara-barat-cabang-ciledug-melaksanakan-pengajian-dan-tawaquf">Sambut Ramadhan Ranting Aisyiyah Sudimara Barat Cabang Ciledug Melaksanakan Pengajian dan Tawaquf</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8212; Ranting Aisyiyah Sudimara Barat, Cabang Ciledug melaksanakan Pengajian dan Tawaquf Majelis dengan tema Optimalisasi Peran Ranting sebagai Basis Utama Perkembangan dan Keberlanjutan Gerakan Muhammadiyah Akar Rumput. Tema ini sangat relevan dengan visi Muhammadiyah untuk menjadikan Islam sebagai agama rahmat bagi alam semesta dimana ranting memiliki peran penting sebagai basis utama perkembangan dan keberlanjutan gerakan Muhammadiyah di tingkat akar rumput.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang peran ranting Aisyiyah dalam mengembangkan gerakan Muhammadiyah. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara ranting Aisyiyah dengan stakeholders lainnya dalam mengembangkan gerakan Muhammadiyah, baik pada ranah pedesaan maupun perkotaan untuk lebih Berkemajuan Berkeadaban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara yang berlangsung di Aula Chyncona, Gunung Mas-Bogor di mulai pada pukul 10.00 WIB dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah dan Mars Aisyiyah. Dalam sambutannya Nisrina Handayani, S.Pd selaku ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Sudimara Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar lebih mempererat hubungan antar masing- di lingkungan Ranting Aisyiyah Sudimara Barat Ciledug juga merupakan penutupan sementara Majelis Ahad Pagi dalam menyambut bulan Ramadhan agar para jamaah bisa lebih fokus dalam beribadah di bulan Ramadhan ( 5/2/25).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Arum Fatayan, M.Pd, selaku salah satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciledug yang menaungi Majelis Pengkaderan menyampaikan kegiatan seperti ini harus di aplikasikan bukan hanya di Ranting Aisyiyah Sudimara Barat, tapi juga diharapkan Ranting Aisyiyah dan Ranting Muhammadiyah di lingkungan Cabang Ciledug juga perlu melakukan kegiatan serupa untuk meningkatkan dan menghidupkan semangat kader Aisyiyah dan Muhammadiyah. Arum Juga menyampaikan kegiatan seperti ini salah satu variabel terpenting dalam menumbuhkan keinginan terutama kader-kader muda untuk ber-Muhammadiyah dan dapat dihipotesiskan dampaknya kepada masyarakat untuk mau terlibat di Aisyiyah dan Muhammadiyah agar semakin banyak secara kuantitas dan semakin baik secara kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara juga dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Nurhakim, S.Sos, M.Si yang juga Wakil Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Kota Tangerang (UMT) selaku keynote Speaker pada kegiatan ini. Dengan menghadirkan tiga pemateri, yang pertama Prof.Dr.H, Abd Rahman A. Ghani, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA) yang juga merupakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciledug Kota Tangerang, Pembicara kedua Dr. H. M. Suryadi Syarif, SE, MM, Dosen Pascasarjana UHAMKA dan juga saat ini sebagai ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciledug Kota Tangerang, serta pemateri ketiga, Dr. Asriah Immawati, SE,MM, wakil direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammdiyah Tangerang (UMT) yang juga menjadi salah satu Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Tangerang yang membidangi Majelis Pemberdayaan Ekonomi. Acara diakhiri foto bersama serta ramah Tamah. (Cep)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sambut-ramadhan-ranting-aisyiyah-sudimara-barat-cabang-ciledug-melaksanakan-pengajian-dan-tawaquf">Sambut Ramadhan Ranting Aisyiyah Sudimara Barat Cabang Ciledug Melaksanakan Pengajian dan Tawaquf</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Giat FGD BNN untuk Memahami Tiga Moral Standing</title>
		<link>https://www.detak.co.id/giat-fgd-bnn-untuk-memahami-tiga-moral-standing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 11:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4531</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/giat-fgd-bnn-untuk-memahami-tiga-moral-standing">Giat FGD BNN untuk Memahami Tiga Moral Standing</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BOGOR, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di The Alana Hotel &amp; Conference Center, Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (25/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema &#8220;Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Bersama No. 1 Tahun 2014 Guna Mewujudkan Sinergi Penanganan Tindak Pidana Narkoba&#8221;, diskusi ini dihadiri sejumlah pemangku kebijakan yang memiliki peran strategis dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya Kepala BNN RI kembali menyinggung langkah-langkah strategis dalam penanggulangan permasalahan narkotika, mengingat hal ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kepala BNN RI juga memaparkan tiga moral standing yang harus menjadi pijakan dalam menangani permaslahan narkoba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama adalah dengan memandang kejahatan narkoba sebagai ancaman kemanusiaan dan peradaban manusia. Kepala BNN RI memberikan gambaran melalui paparan angka penyalahguna narkotika tahun 2023 yang mencapai 3,3 juta jiwa dengan prevalensi mencapai 1,73%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikutnya adalah melakukan tindakan represif terhadap jaringan sindikat narkotika. Kepala BNN RI mengatakan penegakan hukum harus menyasar jaringan narkoba secara menyeluruh, bukan hanya pelaku pada tingkat pengguna (pecandu narkoba).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Moral standing ketiga yang disebutkan Kepala BNN RI adalah sikap humanis terhadap pengguna narkotika. Menurutnya, para penegak hukum harus mulai mengubah paradigma bahwa pengguna (pecandu) narkoba merupakan korban yang membutuhkan rehabilitasi medis dan sosial, bukan dijadikan tahanan semata. Hal tersebut diperkuat dengan kondisi overkapasitas yang didominasi oleh pelaku tindak kejahatan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita harus melihat mereka (pecandu narkotika) sebagai korban. Karena mereka adalah korban, maka penangkapan yang kita lakukan itu hanya membuat mereka semakin menjadi korban. Mereka sakit dan membutuhkan intervensi medis dan sosial,&#8221; pungkas Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Kepala BNN RI juga menyoroti sejumlah kelemahan dalam implementasi Undang-Undang Narkotika. Ia mengungkap adanya pasal-pasal yang dijadikan alat transaksional, terutama terkait rehabilitasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita perlu membaca kembali aturan hukum yang ada. Banyak pasal yang belum maksimal, sehingga revisi undang-undang narkotika menjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mencoba membenahi hal tersebut, selama periode Januari hingga Oktober 2024, BNN telah melaksanakan asesmen terhadap 8.677 tersangka melalui proses Tim Asesmen Terpasu (TAT). Dari jumlah tersebut, 5.596 kasus direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi, baik secara rawat inap maupun rawat jalan. Namun, pelaksanaan rekomendasi ini masih menghadapi tantangan, termasuk adanya disparitas dalam putusan pemidanaan di beberapa kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara garis besar diskusi ini dilakukan untuk mengevaluasi implementasi Peraturan Bersama Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Lembaga Rehabilitasi. Dalam diskusi tersebut, para penegak hukum berupaya menyusun solusi atas tantangan pelaksanaan kebijakan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, dan mendorong pengembangan pendekatan rehabilitasi bagi penyalah guna narkotika. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/giat-fgd-bnn-untuk-memahami-tiga-moral-standing">Giat FGD BNN untuk Memahami Tiga Moral Standing</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Menggelar FGD Soal Peraturan Bersama No. 1 Tahun 2014</title>
		<link>https://www.detak.co.id/bnn-menggelar-fgd-soal-peraturan-bersama-no-1-tahun-2014</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2024 11:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[fgd]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[narkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4528</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-menggelar-fgd-soal-peraturan-bersama-no-1-tahun-2014">BNN Menggelar FGD Soal Peraturan Bersama No. 1 Tahun 2014</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BOGOR, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema &#8220;Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Bersama No. 1 Tahun 2014 Guna Mewujudkan Sinergi Penanganan Tindak Pidana Narkoba&#8221;. Dihadiri sejumlah pemangku kebijakan yang memiliki peran strategis dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia, kegiatan ini berlangsung di The Alana Hotel &amp; Conference Center, Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (25/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyalahgunaan narkotika masih menjadi masalah serius di Indonesia. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat sekitar 3,3 juta penyalah guna narkotika di kelompok usia 15–64 tahun, dengan angka prevalensi mencapai 1,73%. Selain itu, kondisi overkapasitas Lapas/Rutan juga semakin memburuk. Hingga Oktober 2024, tercatat jumlah penghuni Lapas/Rutan mencapai 273.755 orang, hampir dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia, di mana lebih dari 123.000 di antaranya merupakan kasus narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama periode Januari hingga Oktober 2024, BNN melaksanakan asesmen terhadap 8.677 tersangka melalui TAT. Dari jumlah tersebut, 5.596 kasus direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi, baik secara rawat inap maupun rawat jalan. Namun, pelaksanaan rekomendasi ini masih menghadapi tantangan, termasuk adanya disparitas dalam putusan pemidanaan di beberapa kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara garis besar diskusi ini dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi Peraturan Bersama Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Lembaga Rehabilitasi. Acara ini dilakukan guna menyusun solusi atas tantangan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, dan mendorong pengembangan pendekatan rehabilitasi bagi penyalah guna narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rapat ini juga melibatkan perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta institusi lainnya. Salah satu fokus utama adalah mengevaluasi efektivitas Tim Asesmen Terpadu (TAT), yang bertugas menentukan status tersangka sebagai penyalah guna murni atau bagian dari jaringan peredaran narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui rapat koordinasi ini, BNN menargetkan beberapa pencapaian utama, diantaranya tersusunnya solusi untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan penanganan penyalah guna narkotika, penyempurnaan kebijakan dan regulasi berbasis pendekatan rehabilitasi, peningkatan sinergi dan penyamaan persepsi di antara Aparat Penegak Hukum untuk mengoptimalkan peran TAT, serta penguatan mekanisme non-penal guna mengurangi over kapasitas Lapas dan menurunkan permintaan narkotika di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui rapat koordinasi ini, BNN berharap dapat menciptakan solusi holistik dalam menangani permasalahan penyalahgunaan narkotika, dengan mengutamakan pendekatan rehabilitasi sebagai langkah strategis untuk mengurangi dampak sosial, hukum, dan kesehatan masyarakat. Sinergi antar lembaga diharapkan dapat mempercepat implementasi kebijakan yang lebih efektif dan berkeadilan, demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, aman, dan bebas dari narkotika. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-menggelar-fgd-soal-peraturan-bersama-no-1-tahun-2014">BNN Menggelar FGD Soal Peraturan Bersama No. 1 Tahun 2014</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</title>
		<link>https://www.detak.co.id/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 04:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[KLH]]></category>
		<category><![CDATA[KLHK]]></category>
		<category><![CDATA[LCPKS]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah Cair]]></category>
		<category><![CDATA[sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4398</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar">Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BOGOR, detak.co.id – Sejumlah pakar yang terdiri dari akademisi, kementerian/lembaga terkait, peneliti, dan pelaku industri membahas tantangan, peluang serta inovasi pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembahasan tersebut, sebagaimana dimuat pada laman majalah Sawit Indonesia, bahwa melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘Permasalahan dan Strategi Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit secara Optimal dan Berkelanjutan’, yang diadakan Pusaka Kalam dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masing-masing pemateri menyampaikan dari perspektif dalam rangka membahas strategi dan teknologi inovatif untuk pengelolaan LCPKS yang optimal dan berkelanjutan sebagai upaya mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Dewan Pakar Pusaka Kalam, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, DEA, mengatakan pentingnya perubahan mindset dari anggapan bahwa Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) itu berbahaya bagi lingkungan dan tidak bernilai ekonomi menjadi sebuah sumberdaya yang bernilai ekonomi tinggi jika dikelola secara profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“LCPKS seharusnya dipandang sebagai “harta karun”, mengingatkan dungan haranya yang sangat berharga bagi peningkatan produktivitas tanaman kelapa sawit. LCPKS adalah harta karun yang kaya kandungan hara dan dapat meningkatkan produktivitas jika dikelola secara profesional,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Land Application (LA) menjadi salah satu teknologi utama yang saat ini sedang menjadi perbincangan. Land application adalah teknik pengelolaan limbah cair dengan cara mengalirkan limbah ketanah. LA merupakan salah satu cara untuk mengurangi beban limbah yang harus diolah secara aerobik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">LA dapat dilakukan pada limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) yang mengandung unsur-unsur yang dapat menyuburkan tanah, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Dengan penerapan LA, produksi kelapa sawit bisa meningkat tanpa memunculkan resiko negatif terhadap lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut memungkinkan pemanfaatan LCPKS sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah dan menggantikan bahan kimia sintetis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan, Prof. Dr. Eng. Ir. Udin Hasanudin, M.T. dari Universitas Lampung menjelaskan methane yang merupakan salah satu gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global tinggi, dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Teknologi ini tidak hanya mengurangi emisi secara signifikan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan biogas untuk memenuhi kebutuhan energi di perkebunan,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Ir. Basuki Sumawinata, M.Agr. selaku peneliti Pusaka Kalam sekaligus tim penyusun roadmap pengelolaan LCPKS, menambahkan walaupun limbah yang memiliki BOD bernilai 100 mg/L dibuang kesungai juga sangat berbahaya bagi lingkungan dan memiliki potensi terjadinya fenomena eutrofikasi yang pada gilirannya dapat merusak biota perairan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selain berbahayanya tindakan pembuangan limbah kesungai, hal tersebut juga menjadi sia-sia karena banyak kandungan hara yang terbuang secara percuma. Adapun upaya untuk menghindari terjadinya emisi karbon dalam Land Application (LA), perlunya pengukuran Eh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nilai Eh di bawah -150 mV menunjukkan potensi metana yang tinggi, sedangkan nilai di atas -150 mV relatif aman,” kata Dr. Basuki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Suprihatin dari FATETA IPB University menyoroti dampak negatif Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Polutan utama dalam LCPKS mencakup bahan organik seperti BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand), minyak/lemak, nutrien, serta TSS (Total Suspended Solids).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tanpa pengolahan yang tepat, komponen-komponen ini dapat menimbulkan kerusakan serius pada lingkungan. Pentingnya pengolahan LCPKS sebelum dilepaskan kelingkungan, guna meminimalkan dampak negatifnya,” kata Prof Suprihatin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia berbagai teknologi untuk pengolahan LCPKS, baik teknologi konvensional maupun yang lebih maju (advanced technology). Setiap teknologi, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemilihan teknologi yang paling sesuai harus mempertimbangkan tigaa spek utama, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta disesuaikan dengan kondisi lokasi dan kebijakan pengelola perusahaan,” tambah Prof Suprihatin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama, Dr.Haskarlianus Pasang dari PT SMART Tbk megutarakan LA tidak hanya mendukung efisiensi agronomi, tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Ia menambahkan, pendekatan ini menjawab tantangan keterbatasan bahan organik yang sering dihadapi di sektor perkebunan kelapa sawit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Land Application, teknologi Methane Capture (MC) juga menjadi sorotan yang tidak kalah penting sebagai salah satu opsi untuk menurunkan emisi Green house Gases (GHG) atau gas rumah kaca dengan cara menangkap gas methane yang dihasilkan dari proses dekomposisi secara anaerobik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ir. Achmad Fathoni, M.P. dari First Resources menyoroti peluang besar dari pemanfaatan LCPKS melalui pendekatan LA dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan penurunan emisi gas rumah kaca. Disamping itu, penerapan methane capture juga dapat dipertimbangkan menjadi salah satu alternatif pilihan lainnya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain presentasi dari narasumber, ada sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyusun rekomendasi strategis. Dalam diskusi mampu merumuskan beberapa langkah praktis yang diharapkan dapat diimplementasikan oleh pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan diskusi ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengelola LCPKS secara optimal dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi kontribusi signifikan baik dalam rangka pengurangan emisi gas rumah kaca juga sebagai sumberdaya dengan potensi besar untuk penambahan daya energi listrik dan pemanfaatan biogas sebagai penggerak kendaraan bermotor. (Zal/red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar">Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 09:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Almuktabar]]></category>
		<category><![CDATA[berita banten]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Banten]]></category>
		<category><![CDATA[kota serang]]></category>
		<category><![CDATA[kotaserang]]></category>
		<category><![CDATA[kp3b]]></category>
		<category><![CDATA[pemprovbanten]]></category>
		<category><![CDATA[pjgubernurbanten]]></category>
		<category><![CDATA[sekdabanten]]></category>
		<category><![CDATA[serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4098</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024">Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KAB. BOGOR, detak.co.id &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul International Convention Center (SICC) Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (7/11/2024). Rakornas dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita mendapat pengarahan langsung dari Bapak Presiden&#8217; dan ditutup oleh Bapak Wakil Presiden,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengarahan Presiden Prabowo lanjutnya, beberapa hal yang menjadi mandat penyelenggara pemerintahan daerah dan pemerintah pusat. Astacita menjadi peta jalan untuk pembangunan Indonesia dalam rentang lima tahun ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penekanan beliau, kita harus sinergi dalam mewujudkan agenda kerja pembangunan lima tahun ke depan. Dimana antara pusat dan daerah harus saling memperkuat,” ungkap Al Muktabar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rangka itu, lanjutnya, harus menjalankan pemerintahan yang good and clean government mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban. Khusus perencanaan harus benar-benar terfokus menjawab apa yang menjadi kebutuhan rakyat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Agenda pencapaian kesejahteraan rakyat adalah hal yang harus dan wajib kita laksanakan. Pada dasarnya apa yang diarahkan Bapak Presiden, kita telah meresponnya di tahapan &#8211; tahapan yang telah kita rencanakan sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah untuk di Provinsi Banten telah kita optimalkan,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Begitu juga dengan kesertaan, kebersamaan, dan pelibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Sinergi dengan aparat penegak hukum telah kita lakukan dioptimalkan sehingga kita akan efektif, efisien, dan akuntabel dalam rangka menjalankan pemerintahan untuk pencapaian sebesar &#8211; besarnya kesejahteraan rakyat,” tambah Al Muktabar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan, dalam fokus perencanaan, sebagian besar agenda kerja APBD untuk rakyat. Biaya penunjang harus seminimal mungkin. “Untuk Provinsi Banten, prinsip &#8211; prinsip itu sudah kita laksanakan,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan, dalam arahannya, Wakil Presiden memberi penekanan tidak ada visi misi lain, tidak ada garisan kebijakan lain selain kebijakan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang menjadi pedoman untuk mencapai Indonesia Emas 2045.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Al Muktabar, berbagai kebijakan yang akan digulirkan di Provinsi Banten makin jelas. Seperti makan bergizi gratis, penanganan stunting dan gizi buruk, serta kemiskinan ekstrem. Juga apresiasi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman&nbsp;RI Maruarar Sirait dalam menggulirkan program rumah gratis untuk masyarakat kurang mampu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditegaskan, Pemprov Banten selalu menerapkan asas teknokratik mengimplementasikan kebijakan nasional. “Mudah &#8211; mudahan kita bisa mencapai apa yang kita rencanakan bersama itu untuk sebesar &#8211; besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Al Muktabar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan berlangsungnya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 merupakan langkah strategis untuk menyatukan para pengambil keputusan dan kebijakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengaku Rakornas itu menjadi momen penting baginya. Menjadi kesempatan pertamanya untuk bisa berbicara kepada seluruh pengambil keputusan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M Tito Karnavian menyebutkan Rakornas penting dilakukan agar nantinya kebijakan di daerah bisa efektif mendukung program prioritas, sejalan dengan visi Astacita dari Presiden Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tahun 2024 mengambil tema &#8220;Implementasi Astacita Menuju Indonesia Emas Tahun 2045&#8221;. Dalam rapat koordinasi ini, para peserta dari berbagai instansi tersebut akan mengikuti panel-panel sesi diskusi sejalan dengan langkah mewujudkan visi Astacita untuk menciptakan Indonesia Emas 2045. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024">Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</title>
		<link>https://www.detak.co.id/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 08:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1682</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor">H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"> <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8211; H.Agus Kosasih warga Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, adalah sosok pria yang ulet dan gigih dalam mengembangkan pertanian di desanya. Dengan keilmuan dan pengetahuannya di bidang pertanian, H. Agus berhasil mengembangkan pisang barangan jumbo merah dilahan sekitar rumahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak tanggung &#8211; tanggung, hampir sekitar 11.000 pohon pisang barangan jumbo merah sudah tertanam secara bertahap dan untuk yang tahap pertama ada sekitar 7000 pohon pisang barangan jumbo merah siap berbuah terhampar luas diatas tanah berkontur perbukitan. Selain ketua kelompok tani (Gapoktan) Saung Alam Tangkil Mandiri, H.Kosasih juga seorang Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), sehingga dalam pengembangan pisang barangan ini, ia sudah menjalin kemitraan dan merangkul beberapa petani yang ada di Kecamatan Caringin, Cigombong dan Cijeruk untuk di jadikan plasma atau mitra pengembangan pisang barangan jumbo merah di Kabupaten Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada awak media ia menceritakan, awal mulanya tertarik menanam pohon pisang barangan jumbo ini. Kenapa komoditi pisang barangan jumbo merah yang saya pilih, selain bisa di tanam dengan sistim tumpang sari, pisang barangan jumbo merah ini juga memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Jadi dalam satu hamparan lahan, kita bisa memanfaatkan dua keuntungan panen, yang pertama panen tumpang sari dan yang kedua panen pisang barangan jumbo merah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mulai dari kakek, bapak hingga dirinya bisa berangkat berhaji ke tanah suci, semuanya hasil dari berdagang pisang. Hasil panen pisang dari Desa Tangkil dulu jamannya orang tua saya, dibawa ke pasar &#8211; pasar yang ada di Bogor, bahkan ke pasar induk Kramat jati di Jakarta. Namun seiring berjalanya waktu, sekarang Perusahaan- Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi pisang, mulai berdatangan dan membeli hasil panennya langsung ke kebun- kebun milik petani,&#8221; ujarnya, Minggu (30/6/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak kalangan yang beranggapan bahwa pisang barangan jumbo ini, tidak akan tumbuh baik di wilayah kabupaten Bogor. Karena pisang barangan jumbo ini merupakan pisang yang berasal dari daerah sumatera yaitu Aceh dan Medan. Akan tetapi hal itu sudah terbantahkan, faktanya pisang barangan yang saya tanam, tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang sangat memuaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena sering mewakili Kabupaten Bogor dalam program pertanian dan menjadi pilot projek percontohan, melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) wilayah VI ( Kecamatan Caringin, Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor mengajukan permohonan bibit kepada Ditjen Perkebunan dan Holtikultura Kementerian Pertanian RI. akhirnya saya diberikan bibit pisang barangan jumbo, untuk di tanam dan dijadikan sebagai kebun pisang barangan jumbo merah percontohan di Kabupaten Bogor. Pengembangan plasma &#8211; plasma binaan Saung Alam Tangkil Mandiri ini sudah merambah luas hingga ke Cianjur dan daerah Cigudeg serta Cibadak Kabupaten Sukabumi, &#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Iya menambahkan, bahwa wilayah Kabupaten Bogor secara geografis memiliki letak yang sangat strategis untuk pengembangan pertanian modern. Selain memiliki lahan pertanian yang subur, juga infrastruktur transportasinya sangat baik dan mudah di akses dari manapun. Sehingga memudahkan para petani dalam menjual hasil produksi ke pasar- pasar besar yang ada di Jakarta maupun kota- kota besar lainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya sangat berterima kasih kepada Ditjen Hutbun Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bogor serta BPP wilayah VI, yang selama ini sudah bersinergi dan bekerjasama, sehingga perkebunan pisang barangan saya ini menjadi pilot projek percontohan di Kabupaten Bogor. (Cep)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor">H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</title>
		<link>https://www.detak.co.id/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2024 09:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Cai]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1413</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor">Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,&nbsp;&nbsp;Bogor –&nbsp;Warga Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menggelar tradisi &#8216;Sedekah Cai&#8217; di bantaran Sungai Cikaniki, Kampung Jatake-Nutug (Janut), pada Minggu (26/5/2024). Tradisi ini diadakan dengan penuh kemeriahan dan suka cita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasepuhan Kampung Janut, Abah Adih Goler mengatakan &#8216;Sedekah Cai&#8217; merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu di Desa Bantar Karet dan kegiatan ini merupakan simbol rasa syukur warga atas keberkahan air yang melimpah dari Sang Maha Pencipta.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMG_0296-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-1418"/><figcaption class="wp-element-caption">Seorang pria menari saat acara adat Sedekah Cai. (Foto: Aip Kurniawan/Detak)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Air ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat, terutama untuk lahan pertanian dan kegiatan sehari-hari,&#8221; kata Abah Adih Goler ditemui dilokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu Abah Adih juga menyebut &#8216;Sedekah Cai&#8217; juga bertujuan untuk mengingatkan warga akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tradisi ini memperkuat silaturahmi antar warga, menciptakan kerukunan dalam kehidupan sosial masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="1414" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Sedekah-Cai-Tradisi-Warisan-Leluhur-Masih-Dijaga-Warga-Kampung-Janut-Bogor-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-1414"/><figcaption class="wp-element-caption">Masyarakat adat Kampung Janut sedang melakukan ritual Sedekah Cai. (Foto:Aip Kurniawan/Detak)</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya mengapresiasi tahun ini acara Sedekah Cai sangat meriah dan berjalan dengan baik berkat anak-anak muda di Desa Bantar Karet yang mau turut ikut peran menjaga dan melestarikan kegiatan ini,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Ketua Desa Wisata Bantar Karet, Yosef Saputra mengatakan dengan diadakannya acara ini masyarakat dapat lebih memperhatikan lagi terhadap lingkungan seperti merawat sungat dengan tidak membuang sampah ke sungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi pengingat kita untuk lebih menjaga alam, menjaga sungai sebagai sumber kehidupan,&#8221; kata Yosef.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara &#8216;Sedekah Cai&#8217; dimulai dengan ritual adat dan diiringi dengan kesenian khas Sunda seperti Jaipongan dan gamelan. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, termasuk gotong royong membersihkan Sungai Cikaniki dan melepas ikan ke sungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8216;Sedekah Cai&#8217; biasanya dilaksanakan setiap bulan Hapit atau bulan Dzulqa&#8217;dah, bulan ke-11 dalam kalender Islam, yang jatuh setelah bulan Syawal dan sebelum bulan Dzulhijjah.***</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor">Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
