<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>elon musk Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/elon-musk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/elon-musk</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 15:50:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>elon musk Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/elon-musk</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Kapasitas Disebut Sudah Penuh</title>
		<link>https://www.detak.co.id/starlink-hentikan-pendaftaran-pengguna-baru-di-indonesia-kapasitas-disebut-sudah-penuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 15:49:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[elon musk]]></category>
		<category><![CDATA[starlink]]></category>
		<category><![CDATA[tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=12303</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/starlink-hentikan-pendaftaran-pengguna-baru-di-indonesia-kapasitas-disebut-sudah-penuh">Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Kapasitas Disebut Sudah Penuh</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> JAKARTA — SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, mengumumkan bahwa layanan internet satelit Starlink untuk sementara tidak menerima pelanggan baru di Indonesia. Keputusan ini diambil karena kapasitas layanan di seluruh wilayah Indonesia diklaim telah mencapai batas maksimal.</p>



<p>“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitasnya telah habis terjual di seluruh Indonesia,” demikian pernyataan resmi Starlink dikutip dari situs resminya, Minggu (13/7/2025).</p>



<p>Meski demikian, Starlink tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengantre untuk mendaftar layanan ini. Namun, belum ada kepastian kapan kuota tambahan akan tersedia.</p>



<p>“Harap dicatat bahwa kami tidak dapat memberikan perkiraan waktu ketersediaan (layanan internet), tetapi tim kami sedang bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menghadirkan Starlink ke Indonesia sesegera mungkin,” jelas Starlink dalam keterangannya.</p>



<p>Starlink pertama kali resmi beroperasi di Indonesia pada Juni 2022, dengan menyasar pelanggan bisnis melalui kemitraan dengan Telkomsat—anak usaha Telkom—sebagai penyedia infrastruktur backhaul.</p>



<p>Selanjutnya, layanan ini merambah pasar konsumen ritel pada Mei 2024. Dalam peresmian layanan ritel tersebut, Elon Musk bahkan hadir langsung, menandakan keseriusannya dalam menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas.</p>



<p>Namun, lonjakan peminat tampaknya membuat kapasitas layanan cepat terserap habis, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses internet.</p>



<p>Kehadiran Starlink di Indonesia turut menjadi perhatian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Lembaga ini telah melakukan kajian mendalam sejak Mei hingga Oktober 2024 terkait dampak masuknya penyedia internet berbasis satelit orbit rendah (LEO), termasuk Starlink.</p>



<p>Kajian tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan DPR RI, kementerian dan lembaga, pelaku industri, asosiasi, hingga akademisi. KPPU juga menggelar survei kepada masyarakat guna memperoleh data primer yang akurat.</p>



<p>“Berdasarkan kajian tersebut, KPPU menyarankan Presiden RI agar Pemerintah memprioritaskan jangkauan layanan penyediaan internet berbasis satelit LEO di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” ungkap Direktur Ekonomi KPPU, Mulyawan Ranamenggala, pada Jumat (29/11/2024).</p>



<p>Lebih lanjut, KPPU juga mendorong adanya kemitraan antara penyedia internet LEO dengan pelaku usaha telekomunikasi lokal dan UMKM dalam pengembangan layanan di wilayah 3T. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan kepentingan nasional di tengah gempuran teknologi global.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/starlink-hentikan-pendaftaran-pengguna-baru-di-indonesia-kapasitas-disebut-sudah-penuh">Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Kapasitas Disebut Sudah Penuh</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persaingan Memanas, Amazon Luncurkan 27 Satelit Project Kuiper untuk Tantang Starlink</title>
		<link>https://www.detak.co.id/persaingan-memanas-amazon-luncurkan-27-satelit-project-kuiper-untuk-tantang-starlink</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2025 13:31:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[elon musk]]></category>
		<category><![CDATA[jeff bezos]]></category>
		<category><![CDATA[satelit]]></category>
		<category><![CDATA[starlink]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=8549</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/persaingan-memanas-amazon-luncurkan-27-satelit-project-kuiper-untuk-tantang-starlink">Persaingan Memanas, Amazon Luncurkan 27 Satelit Project Kuiper untuk Tantang Starlink</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, WOOW &#8211; Persaingan layanan internet satelit antara Amazon milik Jeff Bezos dan Starlink milik Elon Musk semakin memanas. Amazon dikabarkan akan meluncurkan 27 satelit Project Kuiper ke orbit pekan depan, menandai gelombang pertama dari total 80 misi peluncuran ke orbit bumi rendah (LEO) dalam upaya membangun konstelasi saingan Starlink.</p>



<p>&#8220;Ini hanyalah awal dari perjalanan kami, dan kami memiliki semua yang diperlukan untuk belajar dan beradaptasi saat kami bersiap untuk meluncurkannya lagi dan lagi selama tahun-tahun mendatang,&#8221; kata Rajeev Badyal, Wakil Presiden Project Kuiper, dikutip dari The Verge, Jumat (4/4/2025).</p>



<p>Peluncuran satelit pertama, dengan misi bernama KA-01 (Kuiper Atlas 1), dijadwalkan berlangsung Rabu, 9 April pukul 12 siang waktu setempat, menggunakan roket Atlas V dari United Launch Alliance.</p>



<p>Layanan Global dan Antena Mini<br>Sebagai layanan global, Project Kuiper akan tersedia di seluruh dunia. Untuk mengaksesnya, pengguna membutuhkan antena terminal. Amazon mengklaim bahwa antena terkecil mereka hanya berukuran tujuh inci, berbobot satu pon, dan mampu menghadirkan kecepatan internet hingga 100 Mbps, menjadikannya alternatif dari Starlink Mini.</p>



<p>Selain itu, Amazon juga berencana menawarkan antena berukuran lebih besar untuk pengguna rumahan dan perusahaan, yang dapat memberikan kecepatan hingga 1 Gbps. Perusahaan menyebutkan bahwa terminal pelanggan akan dijual dengan harga di bawah $400, dan kemungkinan besar akan disubsidi untuk meningkatkan adopsi.</p>



<p>Membangun Konstelasi Raksasa<br>Sistem satelit generasi pertama Amazon akan terdiri dari lebih dari 3.200 satelit LEO, yang mengorbit sekitar 392 mil (630 km) di atas permukaan Bumi, terbang dengan kecepatan 17.000 mph (27.359 km/jam), dan menyelesaikan satu orbit dalam waktu sekitar 90 menit.</p>



<p>Sementara itu, konstelasi Starlink milik SpaceX telah lebih dulu memimpin, dengan lebih dari 7.000 satelit LEO yang aktif sejak peluncuran pertamanya pada tahun 2019.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/persaingan-memanas-amazon-luncurkan-27-satelit-project-kuiper-untuk-tantang-starlink">Persaingan Memanas, Amazon Luncurkan 27 Satelit Project Kuiper untuk Tantang Starlink</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luhut Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali</title>
		<link>https://www.detak.co.id/luhut-sambut-kedatangan-elon-musk-di-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 16:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[elon musk]]></category>
		<category><![CDATA[luhut]]></category>
		<category><![CDATA[starlink]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1355</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/luhut-sambut-kedatangan-elon-musk-di-bali">Luhut Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, Jakarta — Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjemput CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (19/5/2024). Elon tiba di Bali untuk menghadiri World Water Forum ke &#8211; 10 dan peluncuran Starlink bersama Presiden Jokowi di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali.</p>



<p>“Saya berkesempatan menjemput Elon di Bandara pagi ini. Kami membicarakan beberapa agenda beliau selama di sini dan beberapa kerja sama penting,” jelas Menko Luhut, dalam keterangan resmi, Minggu (19/5/2024).</p>



<p>Salah satu kerja sama penting, yaitu peresmian layanan internet Starlink yang mampu menjangkau hingga pelosok Indonesia. &#8220;Peresmian Starlink akan dilakukan Elon bersama Presiden di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali,” tambahnya.</p>



<p>Kerja sama ini bentuk pemerataan di seluruh provinsi di Indonesia yang akan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Dengan begitu, kedua layanan ini diharapkan terus meningkat.</p>



<p>Luhut berharap peluncuran Starlink ini, masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati akses informasi dan jaringan internet cepat seperti penduduk di kota besar.</p>



<p>Sebagai informasi, internet Starlink ini menggunakan konstelasi satelit rendah bumi (LEO) untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi ke berbagai daerah di seluruh dunia. Terutama di daerah-daerah terpencil.</p>



<p>Hadirnya internet ini untuk membantu masyarakat Indonesia yang kurang mendapat akses layanan internet. Nantinya, pengguna Starlink hanya memerlukan perangkat penerima kecil yang dikenal sebagai “dish” untuk dapat terhubung ke jaringan satelit, dengan begitu masyarakat Indonesia dapat menikmati koneksi internet yang cepat dan andal.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/luhut-sambut-kedatangan-elon-musk-di-bali">Luhut Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
