<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kalsel Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/kalsel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/kalsel</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Mar 2025 15:02:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>kalsel Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/kalsel</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PWI Kalsel Siap Dampingi Keluarga Jurnalis Juwita, Kapolda Beri Atensi Khusus</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pwi-kalsel-siap-dampingi-keluarga-jurnalis-juwita-kapolda-beri-atensi-khusus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 15:01:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[JUWITA]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<category><![CDATA[PWI kalsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=8302</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pwi-kalsel-siap-dampingi-keluarga-jurnalis-juwita-kapolda-beri-atensi-khusus">PWI Kalsel Siap Dampingi Keluarga Jurnalis Juwita, Kapolda Beri Atensi Khusus</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>BANJARMASIN, detak.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan siap memberikan bantuan hukum kepada keluarga Juwita, jurnalis Newsway.co.id, yang meninggal dunia dalam kasus yang masih dalam penyelidikan. PWI menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.</p>



<p>Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, menyampaikan komitmen tersebut dalam pernyataan resminya kepada jurnalis, Selasa (25/3/2025) siang. Ia memastikan bahwa jika keluarga korban meminta pendampingan hukum, pihaknya siap memfasilitasi.</p>



<p>“Keluarga siap atau tidak didampingi oleh tim bagian hukum PWI Kalimantan Selatan? Kalau siap, tentu kita akan menunjuk pengacara untuk mendampingi,” ujar Zainal Helmie.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa Juwita merupakan anggota muda PWI yang memiliki kartu wartawan muda dari Dewan Pers. Kehilangannya menjadi duka mendalam bagi dunia jurnalistik di Kalsel.</p>



<p>“Almarhumah adalah sosok wartawan yang gigih dan berdedikasi tinggi. Semangat serta perjuangannya dalam menjalankan tugas jurnalistik akan selalu menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat,” ucapnya.</p>



<p>Kapolda Kalsel: Kasus Ini Jadi Perhatian Khusus<br>Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi khusus terhadap pengungkapan kasus kematian Juwita.</p>



<p>“Semoga kasus ini bisa segera terungkap agar memberikan kepastian bagi keluarga, masyarakat, dan rekan-rekan jurnalis di Banua,” ujarnya.</p>



<p>Ia mengonfirmasi bahwa penyelidikan tengah dilakukan oleh Polres Banjarbaru dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel.</p>



<p>“Segala petunjuk masih kami kumpulkan, termasuk hasil visum dan bukti lainnya. Kami mohon waktu agar penyelidikan berjalan maksimal tanpa gangguan,” tegasnya.</p>



<p>Kapolda juga berjanji akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan dalam waktu dekat.</p>



<p>Kasus ini menjadi sorotan publik dan komunitas pers di Kalimantan Selatan. Berbagai pihak berharap agar proses hukum berjalan transparan dan keadilan bagi almarhumah serta keluarganya dapat ditegakkan. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pwi-kalsel-siap-dampingi-keluarga-jurnalis-juwita-kapolda-beri-atensi-khusus">PWI Kalsel Siap Dampingi Keluarga Jurnalis Juwita, Kapolda Beri Atensi Khusus</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HPN 2025 Kalsel : Buku, Puisi dan Ziarah Para Wali</title>
		<link>https://www.detak.co.id/hpn-2025-kalsel-buku-puisi-dan-ziarah-para-wali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 12:41:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6683</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/hpn-2025-kalsel-buku-puisi-dan-ziarah-para-wali">HPN 2025 Kalsel : Buku, Puisi dan Ziarah Para Wali</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAMBI, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, &#8211; BERSYUKUR dan berterima kasih. Hanya dua kata tersebut rasanya yang layak diungkapkan atas kesuksesan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan dengan segala rangkaian kegiatan yang “membumikan” PWI dibawah kepemimpinan Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum dan M Iqbal Irsyad sebagai sebagai Sekjen.</p>



<p>Bersyukur kesuksesan HPN 2025 Kalsel atas Karunia Allah SWT semata dengan berkah Bumi Lambung Mangkurat sebagai Bumi para Wali dan Berterima kasih karena bisa bersama para wartawan hebat yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pers tanah air.</p>



<p>Ditengah kompleksitas yang tinggi, dengan gaya kepemimpinan yang khas, pria yang akrab disapa Bang Hendry ini, mendapat dukungan penuh dari tim solid dibawah komando Bang Raja Pane sebagai Panglima (Ketua Panitia Pusat) didampingi dua “Smiling General” M Sarwani sebagai Sekretaris dan H M Nasir sebagai Bendahara dan Panitia Daerah yang luar biasa dibawah Komando Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie dan Toto Fachrudin sebagai Sekretaris PWI Kalsel yang mengkoordinir semua panitia daerah.</p>



<p>Sejumlah rangkaian kegiatan HPN 2025 Kalsel dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan, seperti Jalan Bersama dari titik 0 dan Pembagian Bibit Sayur untuk Ketahanan Pangan yang diikuti ribuan warga yang tidak hanya dari Banjarmasin tapi juga daerah sekitar.</p>



<p>Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemeritah Provinsi Kalsel melalui Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Plh Sekda Kalsel), Muhammad Syarifuddin, “Dengan kolaborasi ini, kita berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,&#8221;sampai sekda.</p>



<p>Melalui HPN 2025 juga menyumbang pemikiran-pemikiran kolektif melalui Diskusi Adinegoro &amp; Pelatihan Pers Kampus dari Adinegoro yang melibatkan mahasiswa dan akademisi di Universitas Lambung Mangkurat. Seminar Nasional &#8220;Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara&#8221;, Media Sustainability di Era Kecerdasan Buatan dan &#8220;Ekonomi Pancasila Prabowonomics&#8221; dengan narasumber TOP. Salah satunya Dahlan Iskan.</p>



<p>Kita dapat merasakan kesuksesan perayaan puncak HPN 2025 di Ibukota Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru, 09 Februari 2025, dengan venue yang luas dan refresentatif dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon mewakili Presiden RI serta dipadati 3000-an orang yang terdiri dari unsur Pengurus PWI 30 Provinsi, wartawan dan keluarga, Forkopimda Kalsel dan jajarannya serta sejumlah tamu undangan penting lainnya.</p>



<p>Buku HPN 2025 “Bumi Lambung Mangkurat Dalam Genggaman”</p>



<p>Salah satu tradisi HPN panitia menerbitkan beberapa buku sebagai “Mahkota” para wartawan. Dan tahun ini karena keterbatasan waktu hanya menerbitkan satu buku sebagai oleh-oleh HPN 2025 Kalsel. Sama seperti HPN 2024, Saya turut serta dalam tim buku untuk HPN di Jakarta. Setelah absen lama pernah menjadi tim buku HPN 2012 di Jambi.</p>



<p>Dalam catatannya, Ketua Tim Buku HPN 2025 Kalsel A.R Loebis menyampaikan Persiapan menerbitkan buku ini, relatif cepat, hanya sekitar dua bulan, sehingga butuh kerja ekstra keras dan tim sregep yang bisa dengan cepat menjalin cerita dan yang paling utama memiliki waktu luang.</p>



<p>Ada dua penulis dari Jakarta, saya dan Djunaedi Tjunti Agus, yang merangkap sebagai editor, kemudian rekan Eka Putra dari Pakanbaru dan Hery Farmansyah dari Jambi.</p>



<p>Penulis lain berasal dari tuan rumah Kalimantan Selatan. Nama mereka adalah: Jamaluddin, Muhammad Syarafuddin, Jainal Mutaqien, Rizal Dahfi Rizki, Shella, Fara Sela, Hani, Aya Sugianto (fotografer), Jumain.</p>



<p>Malam Puisi Untuk Seribu Sungai di Bumi Lambung Mangkurat<br>Sejak dibuka pendaftaran untuk mengikuti baca puisi Hari Pers Nasiona (HPN) 2025 Kalsel, dengan penuh percaya diri saya mendaftarkan diri untuk turut meramaikan salah satu kegiatan pavorit saya setiap mengikuti rangkaian dari HPN ke HPN lainnya.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi untuk para penyair tanah air, di setiap media yang kami Kelola jaringan “Asri Media Network” memberikan ruang khusus untuk publikasi karya puisi. Dan di sumateradaily.com ada redaktur khusus seorang penyair Saidiy Poe yang mengelola karya puisi yang dikirim ke redaksi.<br>Secara khusus saya minta kepada Saidy Poe untuk membuatkan saya satu puisi “Bhineka Tunggal Ika, Masih Adakah?” untuk saya bacakan pada malam puisi untuk Seribu Sungai di Bumi Lambung Mangkurat”</p>



<p>Tapi malam puisi yang digawangi Beny Benke di Kalsel bersama 25 penyair wartawan tanah air itu ternyata area “Killing Zone” bagi saya karena mereka yang tampil malam itu benar-benar para wartawan penyair yang luar biasa. Kepercayaan diri saya langsung “melorot”.</p>



<p>Di antara nama-nama para peserta baca puisi itu tercatat Rita Sri Hastuti, Umi Sjarifah, Heryanto Aseng dari Jakarta, Hery Farmansyah dari Jambi, Idris Pasaribu dari Sumatera Utara dan penyair tuan tumah Ratna Sari, Rini Muliana, Rahmi Indah Wati, Raudah Anisya, Mariana, Salmah Nina Megasari Rini Dewi Masmuda, Suroto, dan lainnya.<br>“Saya kirim wartawan penyair Kalsel yang top-top” tutur Ketua PWI Kalsel bang Zainal Helmi saat ngobrol dan saya cerita kondisi malam puisi tersebut.</p>



<p>Ziarah Para Wali<br>Salah satu daya tarik dan berkah tanah Kalsel adalah keberadaan para ulama yang diyakini masyarakat banjar sebagai Wali Allah yang tersebar di Bumi Lambung Mangkurat tersebut.</p>



<p>Dalam tradisi masyarakat Banjarmasin ada tradisi menziarahi para wali di Kalsel yang dikenal sebagai empat pilar utama; Al Habib Hamid Bin Abbas Bahasyim atau dikenal Syech Basiri di Sungai Lulut. Dari sang ulama ada pembelajaran utama bagaimana keramatnya seorang ibu, dan mengajarkan tata ekonomi serta syiar Islam yang bermukim di Sungai Lulut.</p>



<p>Sultan Suriansyah merupakan raja Kerajaan Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Dan dari syiar yang terus dilakukan sang Sultan, masyarakat Banjarmasin menjadi mayoritas beragama Islam.</p>



<p>Al-Alimul Al-Allamah Al-Arif Billah Asy-Syaikh Muhammad dikenal dengan nama Datu Kalampayan. Beliau yang menanamkan nilai-nilai tauhid yang kuat dan fiqih Mazhab Syafii.</p>



<p>Muhammad Zaini Abdul Ghani atau lebih populer dengan sebutan Guru Sekumpul atau Guru Ijai. Beliau ini merupakan magnit Kalsel Paling Populer sebagai ulama yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan penuh gotong royong serta peduli pada sesame melalui keutamaan ibadah sedekah.</p>



<p>Hanya saja urut-urutan ziarah ke para wali tersebut tidak dapat dilakukan sebagaimana tradisinya, terpaksa dilakukan secara acak karena menyesuaikan dengan mengikuti kegiatan utama rangkaian kegiatan HPN 2025 di Kalsel. Dimulai ziarah perdana sejak menapaki kaki di Kalsel ke Datu Kelampayan, Mesjid Sultan Suriansyah, Tuan Guru Sekumpul Martapura dan Syech Basiri di Sungai Lutut.</p>



<p>Bersyukur dan berterima kasih sajalah untuk semua kesuksesan HPN 2025 di Banjarmasin Kalsel (*)</p>



<p></p>



<p>Catatan Hery Farmansyah (Wakil Direktur Anugerah PWI Pusat)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/hpn-2025-kalsel-buku-puisi-dan-ziarah-para-wali">HPN 2025 Kalsel : Buku, Puisi dan Ziarah Para Wali</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di antara Pyramid, Galaxy dan Aria Barito, Catatan A.R. Loebis</title>
		<link>https://www.detak.co.id/di-antara-pyramid-galaxy-dan-aria-barito-catatan-a-r-loebis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 04:01:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6540</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/di-antara-pyramid-galaxy-dan-aria-barito-catatan-a-r-loebis">Di antara Pyramid, Galaxy dan Aria Barito, Catatan A.R. Loebis</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, JAKARTA, detak.co.id &#8211; Nama-nama pada judul tulisan ini bukanlah merupakan bangunan di padang pasir, bukan merupakan gugus benda angkasa dan bukan pula nama kerajaan, melainkan nama hotel tempat menginap para peserta dan panitia HPN 2025 di Kalimantan Selatan.</p>



<p>Pada perhelatan insan pers sepanjang 7-9 Februari 2025 di Bumi Lambung Mangkurat itu, tiga hotel di atas – di antara hotel lainnya – menjadi tempat menginap dan tujuan para peserta, karena padatnya kegiatan di hotel itu.</p>



<p>Hotel Pyramid, tempat menginap para panitia, peserta dari daerah baik wartawan mau pun IKWI, menjadi tempat ajang silaturahim terutama ketika sedang berada di lobi hotel.</p>



<p>“Bapak dari mana? Salam kenal Pak. Kapan datang Pak..,” ucapan itu menjadi sapaan setiap ketemu teman baru. Dari situ, pembicaraan berlanjut ngalor-ngidul. Di antara pembicaraan, tak jauh dari Pasar Terapung, intan Martapura, ada juga tentang situasi PWI saat ini.</p>



<p>Di sini, ada sarapan tiap pagi dan makan malam pun tersedia. “Malam ini saya pengen makan soto Banjar,” kata seseorang, yang menampik ketika diajak santap malam di restoran hotel itu.</p>



<p>“Kok nama hotel ini Pyramid ya..dari mana asal muasalnya,” kata seorang teman, “Saya jadi terbayang bangunan piramid di padang pasir Giza di pinggiran Kairo,” kata seorang teman suatu malam, ketika sedang duduk santai di lobi hotel bintang empat itu.</p>



<p>Hotel Galaxy<br>Nah, hotel Galaxy terletak di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin. Tidak jelas mengapa namanya<br>Galaxy.</p>



<p>Galaxy Bima Sakti (Milky Way) adakah galakasi spiral terdiri atas ratusan miliar bintang, termasuk matahari dan tata surya planet kita.</p>



<p>Dalam kepustakaan, disebutkan diameter Galaxy Bima Sakti itu sekitar 100.000 tahun cahaya dengan kecepatan sekitar 600 km / detik. Usianya sekitar 13,6 miliar tahun.<br>Luar biasa galaksi tata surya ini dan inilah nama yang dipilih untuk hotel berbintang empat, tempat menginap para panitia dan peserta HPN 2025 Kalsel, juga tempat acara-acara pertemuan dan seminar.</p>



<p>Dalam salah satu seminar, kalau tak salah temanya tentang pers mendorong terwujudnya ketahanan pangan Nusantara, saya mendengar ada dialog peserta di depan meja tempat pendaftaran (registrasi).</p>



<p>“Ah saya gak ikut masuk aja, gak tau saya cara memakai hape saya ini,” kata seorang pria setengah baya. Ternyata, di meja itu harus dilakukan pendaftaran digital, dengan memotret barkod, kemudian mengisi data diri. Bila ini dilakukan, seusai seminar akan menerima sebuah souvenir berbentuk tas.</p>



<p>Petugas di meja itu, meminta hape si bapak untuk membantu memotret barkod, tapi tidak berhasil, dan gagallah si bapak masuk, sementara temannya sudah melenggang masuk.</p>



<p>“Saya gak dapat tas deh,” kata si bapak dengan wajah nelangsa, diperhatiin petugas wanita muda itu, juga dengan raut redup, mungkin ia merasa kasihan.</p>



<p>Sistem registrasi digital ini memang disengaja panitia, agar peserta seminar bertahan dalam ruangan, tidak kabur setelah dapat suvenir.</p>



<p>Hotel Aria Barito</p>



<p>Kita beralih ke Hotel Aria Barito yang terletak di jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin. Apa sih makna Aria Barito? Aria dalam Bahasa Italia berarti melodi atau lagu, sedangkan Barito merupakan nama Sungai terbesar di Kalimantan.</p>



<p>Ini berarti, menurut Meta AI, Aria Barito mencerminkan harapann pemiliknya, hotel itu akan menyajikan kesan atau pengalaman indah dan harmonis bagi tamu, sekaligus menghargai warisan budaya dan sejarah lokal Kalimantan Selatan. Hotel dengan 160 kamar ini berdiri mulai 2012, dengan berbagai fasilitas.</p>



<p>Di lantai 2, ada ruangan Kahayan (Kahayan Room), di sinilah tempat sekretariat panitia HPN Kalsel. Isinya adalah orang-orang dengan penuh dedikasi dan bersemangat tinggi. Bekerja siang malam seolah tanpa lelah. Di sebelah ruangan ini, beberapa kali digunakan juga untuk rapai panitia.<br>Di situ selalu terlihat panitia yang namanya Wina, Lia Lisna, Ivan, ibu Taty, Yanto, Nanang, Gunawan dan panitia lainnya.</p>



<p>Berbagai tugas kesekretariatan dikerjakan mereka. “Ah, sampai lupa makan,” kata Wina suatu hari, sembari menenteng sepiring nasi dari luar ruangan.</p>



<p>Di tempat itu, orang lalu lalang, keluar masuk, berurusan dengan ID Card, undangan, batik seragam, buku dan beberapa keperluan lain. Sekitar 1.500 lebih peserta HPN dari berbagai daerah, itulah yang mereka urus! Belum lagi undangan untuk para pejabat dari pusat dan daerah.</p>



<p>Tak jauh dari ruangan itu, ada ruang untuk beberapa sesi seminar. Suatu petang, saya berkunjung menyaksikan salah satu seminar. Ruangan penuh, semua kursi nyaris berisi.</p>



<p>Ini berbanding terbalik denga napa yang disebutkan ketua Panpel Raja Parlindungan Pane sebelumnya. Dalam grup panitia, Raja mengatakan, “Ayo bertebar kita hadiri semua seminar. Kita bekerja, nanti baru jalan-jalan.” Raja mengutarakan itu, karena dalam beberapa gambar yang masuk dalam WAG grup, kelihatan suasana kosong.</p>



<p>Tapi dalam keramaian yang saya lihat di salah satu seminar, banyak orang berbincang di belakang, sembari ngopi. Suara mereka berisik sementara seminar sedang berlangsung.</p>



<p>“Maaf bapak-bapak. Kalau mau ngobrol silahkan keluar. Kasihan orang yang bicara di depan, kalua kita berisik,” kata Chelsia Chan, yang mengurusi bidang acara. Kelompok orang berisik<br>itu pun diam.</p>



<p>Di sebelah Kahayan Room itu pula pada Minggu petang, para panitia berkumpul atas permintaan Raja. Banyak yang datang masih berbusana batik motif Kaharingan, karena belum sempat diganti usai acara puncak HPN pagi hari yang berlangsung meriah dan suksek, dibuka resmi oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.</p>



<p>“Ini bukan evaluasi. Saya hanya mau berterima kasih kepada bapak ibu semua. Juga mau curhat,” kata Raja, salah satu kunci sukses HPN 2025, tentu saja bersama Ketum PWI Hendry Ch Bangun dan Sekjen PWI Iqbal Irsyad.</p>



<p>Raja bercerita tentang suka duka yang dialaminya bersama rekan lain, selama menjalani pra-event HPN, sampai detik-detik akhir menjelang berlangsungnya acara puncak HPN Kalsel.</p>



<p>Cerita Raja dan Iqbal saat itu, begitu memukau sekaligus mengesankan, dan biarlah kisah semacam “untold story” ini menjadi halaman-halaman tersendiri yang terjilid dalam hati.</p>



<p>Tiga dari beberapa hotel yang digunakan panitia pada HPN 2024 Kalsel, yang juga digunakan pada peringatan Porwanas Agustus 2024, menuai cerita sendiri, setidaknya menjadi saksi tentang hiruk pikuk sekaligus tentang suksesnya penyelenggaraan HPN Kalsel 2025. (*)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/di-antara-pyramid-galaxy-dan-aria-barito-catatan-a-r-loebis">Di antara Pyramid, Galaxy dan Aria Barito, Catatan A.R. Loebis</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertemu Wartawan Top</title>
		<link>https://www.detak.co.id/bertemu-wartawan-top</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 03:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6426</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bertemu-wartawan-top">Bertemu Wartawan Top</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Hendro Basuki Ketua PWI Jawa Tengah 2009-2014<br>Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat 2023-2028</p>



<p>detak.co.id OPINI &#8211; Hari Pers Nasional (HPN) Banjarmasin 2025 sangat menakjubkan. Setidaknya bagi saya pribadi. Seluruh rangkaian berjalan sukses. Nyaris tak ada cela.<br>Di sisi lain, bagi saya, sangat menyenangkan.</p>



<p>Ukuran menyenangkan bagi saya adalah bertemu wartawan-wartawan top. Karya beliau-beliau ini saya baca ketika masih muda. Atau setidaknya ketika mengawali profesi wartawan. Bahkan, secara terus terang, saya mengagumi artikel para beliau ini di Kompas.</p>



<p>Kompas bukan hanya koran referensi, tetapi itu bacaan wajib di keluarga kami.<br>Ketika saya masih SMP di tahun 1975, bapak mewajibkan seluruh anaknya baca koran. Dan, koran itu adalah Kompas. Sebelumnya Soeloeh Marhein.</p>



<p>Saya masih ingat satu keluarga kami tiap sore berebut Kompas. Apa yang diperebutkan? Hanya kepengin membaca novel karya Yudhistira ANM Massardi yang kalau tidak salah berjudul &#8220;Mencoba Tidak Menyerah&#8221; sekitar 1979-1980. Masih SMA kala itu.</p>



<p>Apa yang menarik dari novel itu? Kisahnya mirip keluarga kami yang menjadi tertuduh PKI. Secara kebetulan, bapak terlihat cukup secara ekonomi di tahun 1966. Memiliki penggergajian kayu jati yang paling besar di Blora.</p>



<p>Dan uniknya, persis seperti alur cerita, waktu rumah kami digeledah, ditemukan buku² agama termasuk juga Al Qur&#8217;an. &#8220;PKI kok punya Qur&#8217;an&#8221;. Begitulah seterusnya. Bapak sempat ditahan 6 hari, tetapi tak terbukti komunis.</p>



<p>Maka, bukan kebetulan jika saya jadi wartawan. Meski pun latar belakang saya sarjana akuntansi. Kakak saya juga wartawan. Djoko Pitono namanya.</p>



<p>Nah, pas kemarin Mas Djunaidi Tjunti Agus njawil saya. &#8220;Kenalkan Mas, ini Ian. Ian Situmorang!&#8221;<br>&#8220;Sudah kenal?&#8221;<br>&#8220;Belum. Tapi aku sudah baca tulisan²nya sejak lama,&#8221; jawabku.</p>



<p>Di hati aku senang sekali bersalaman dengan Bang Ian. Mungkin tidak seperti kawan yang lain.</p>



<p>Kenapa? Sudah membaca karyanya, baru bersalaman dengan beliaunya.<br>Lalu, foto pula dengan Mas Jimmy S Hariyanto. Ternyata mungil. Asli baru tahu ya di HPN Banjarmasin. Oh iya, Bang Yesayas Oktavianus juga<br>Di pikiran langsung terlintas nama besar Valens Gowa Doy.</p>



<p>Lho juga langsung teringat isi buku Pak Jacob Oetama yang berjudul &#8221; Perspektif Pers Indonesia&#8221; yang diterbitkan LP3ES tahun 1987.</p>



<p>Dan, saya belajar jadi wartawan mulai 1982 itu karena sejak kecil membaca Kompas. Bahkan kode itu secara khusus adalah (jup) dan (bd) yang dikemudian hari saya baru paham itu namanya kompletnya Julius Poer dan Rudi Badil.<br>HPN Banjarmasin mengesankan saya sampai masuk di wilayah kebanggaan pribadi dan profesi.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bertemu-wartawan-top">Bertemu Wartawan Top</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaksanaan Hari Pers Nasional 2025 dan Legitimasi Kuat Kepengurusan PWI Pusat Secara Empiris</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pelaksanaan-hari-pers-nasional-2025-dan-legitimasi-kuat-kepengurusan-pwi-pusat-secara-empiris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 03:09:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6423</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pelaksanaan-hari-pers-nasional-2025-dan-legitimasi-kuat-kepengurusan-pwi-pusat-secara-empiris">Pelaksanaan Hari Pers Nasional 2025 dan Legitimasi Kuat Kepengurusan PWI Pusat Secara Empiris</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh : Hendra J Kede, S.T., S.H., M.H., GRCE<br>Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat / Ketua Dewas YLBB Catur Bahkti / Ketua Bidang Nonlitigasi LKBPH PWI Pusat</p>



<p>detak.co.id OPINI &#8211; Pelaksanaan rangkaian perhelatan tahunan insan pers Indonesia, Hari Pers Nasional 2025, dibawah koordinasi Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pusat, Raja Parlindunhan Pane, Wakil Ketua Zainal Helmie, dan Sekretaris Sarwani telah usai dengan telah terlaksananya puncak peringatan pada tanggal 9 Februari 2025.</p>



<p>HPN 2025 yang dilaksanakan oleh PWI Pusat yang memegang pengesahan negara melalui Surat Keputusan Administrasi Hukum Umum (SK AHU) Kementerian Hukum yang dipimpin Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum dilaksanakan di kompleks Kantor Gubermur Kalimantan Selatan di Banjarbaru, dan dihadiri Menteri Kebudayaan, Bapak Dr. Fadli Zon, M.Sc., mewakili Presiden Republik Indonesia.</p>



<p>Sementara sekelompok orang yang mengatasnamakan pengurus PWI Pusat, namun tidak dapat menunjukan SK AHU terkait keabsahannya sebagai PWI Pusat, mengadakan HPN di Pekanbaru, Riau, tanpa kehadiran Presiden Respublik Indonesia maupun pejabat yang mewakili Presiden, setidaknya tidak ada media yang memberitakan kehadiran Presiden maupun yang mewakili Presiden di Pekambaru.</p>



<p>Pada sisi lain, HPN 2025 di Kalimantan Selatan dihadiri 30 (tiga puluh) Pengurus Provinsi PWI dari 39 (tiga puluh sembilan) Pengurus Provinsi yang ada di seluruh Indonesia.</p>



<p>Puncak peringatan HPN 2025 di Kalimantan juga dihadiri sekitar 3.000 (tiga ribu) tamu undangan, baik insan pers maupun pimpinan institusi pemerintahan pusat dan daerah dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p>Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto, hadir diwakili oleh Panglima Kodam Mulawarman. Kementerian Dalam Negeri dan Kementetian PUPR mengirim utusan. Divisi Humas Mabes Polri juga mengirim utusan, Brigjen Pol Trunouido, disamping Kapolda Kalsel yang hadir secara langsung mendengarkan sambutan Menteri Kebudayaan mewakili Presiden, dan prjabat lainnya yang tidak bisa disebut satu per satu disini.</p>



<p>Pada puncak acara HPN di Kalimantan Selatan juga diumumkan Surat Keputusan PWI Pusat tentang Penetapan Bapak Ahmad Muzani (Ketua MPR RI) sebagai Anggota Kehormatan PWI. Bapak Ahmad Muzani sudah hadir di Kalimantan Selatan sehari sebelum puncak acara HPN, Sabtu (8/2/2025). Namun pada saat sedang mengikuti acara Partai Gerindra di Hotel Galaksi pada Sabtu itu tiba-tiba dipanggil Ketua Umum Partai Gerindra, Bapak Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, ke Jakarta.</p>



<p>Sebelum bertolak ke Jakarta, Pak Ahmad Muzani menyetujui usulan PWI Pusat agar penetapan beliau sebagai Anggota Kehormatan PWI tetap diumumkan pada puncak HPN 202t. Nanti segala sesuatu terkait dokumen tersebut akan diserahkan di Jakarta, seperti SK, Piagam, Kartu Tanda Anggota (KTA), dan jas kebesaran PWI.</p>



<p>Pada puncak HPN juga diumumkan dan diperkenalkan ke hadirin penerima Pin Emas PWI, pemenang Adinegoro, penerima Press Card Number One (PCNO), dan pemenang lomba puisi.</p>



<p>Beberapa tokoh yang hadir di puncak Peringatan HPN 2025 di Banjarmasin yang berbincang dengan penulis setelah acara selesai mengatakan kalau legitimasi Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum dan jajaran pengurusnya sekali lagi terbukti secara empiris, bukan sekedar klaim di media semata tanpa bukti yang meyakinkan.</p>



<p>Legitimasi itu menjadi semakin kuat jika memperhatikan ucapan selamat perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dari tokoh-tokoh nasional dan daerah, instansi-instansi pemerintah, pimpinan BUMN dan lain sebagainya yang sangat masif di web resmi masing-masing institusi.</p>



<p>Sebutlah beberapa dalam tulisan pendek ini, Menko Infrastruktur (Bapak Dr. Agus Hatimurti Yudhoyono),&nbsp; Menko Pangan (Bapak Dr. Zulkifli Hasan), Menteri Dalam Negeri (Bapak Tito Karnavian), Menteri Pertahanan (Bapak Sjafrie Syansuddin), Menteri Luar Negeri (Bapak Sugiono), Mensesneg (Bapak Prasetyo Hadi), Menteri Agama (Bapak Prof. Dr. Nazaruddin Umar), Menteri Hukum Repubik Indonesia, Bapak Dr. Supratman Andi Agtas, dan lain sebagainya.</p>



<p>Bahkan Kadiv Humas Mabes Polri yang sebelumnya hadir di Pekanbaru memberi ucapan selamat HPN 2025 melalui situs resmi Divisi Humas Mabes Polri dengan mengutip tema HPN 2025 Kalimantan Selatan : &#8220;Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa&#8221;</p>



<p>Semua ini hanya semakin menguatkan satu kesimpulan yang sebelumnya sudah sangat kuat bahwa mayoritas mutlak PWI di seluruh Indonesia sangat solid dibawah kepemimpinan Ketua Umum Hendry Ch Bangun, Sekretaris Jendetal Iqbal Irsyad, Bendahara Umum M. Nasir, dan Ketua Dewan Kehormatan M. Noeh Hatumena.</p>



<p>Terima kasih</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pelaksanaan-hari-pers-nasional-2025-dan-legitimasi-kuat-kepengurusan-pwi-pusat-secara-empiris">Pelaksanaan Hari Pers Nasional 2025 dan Legitimasi Kuat Kepengurusan PWI Pusat Secara Empiris</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pers Nasional 2025: Raja Pane dan Kesuksesan HPN 2025 di Kalimantan Selatan</title>
		<link>https://www.detak.co.id/hari-pers-nasional-2025-raja-pane-dan-kesuksesan-hpn-2025-di-kalimantan-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 03:57:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<category><![CDATA[wpi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6402</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/hari-pers-nasional-2025-raja-pane-dan-kesuksesan-hpn-2025-di-kalimantan-selatan">Hari Pers Nasional 2025: Raja Pane dan Kesuksesan HPN 2025 di Kalimantan Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> &#8211; HARI Pers Nasional (HPN) sudah selesai. HPN dirayakan pada puncaknya dengan sukses di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu, 9 Februari 2025.</p>



<p>Banyak tokoh nasional dan daerah hadir, termasuk Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan tokoh pers Dahlan Iskan, serta Gubernur Kalsel H. Muhidin dan para pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.</p>



<p>HPN juga dihadiri wartawan dan keluarga, serta pengurus PWI dari 30 provinsi. Jumlah hadirin diperkirakan 3.000 orang.</p>



<p>Dalam ingatan saya, dalam kerumunan massa yang hadir, ada seorang pria setengah baya yang menenteng tas kecil warna hitam, badannya tegap seperti perwira militer. Ia terlihat sibuk mondar-mandir, pikirannya seperti terus berjalan.</p>



<p>Ketika duduk ia lebih banyak berbicara dengan menggunakan telepon selulernya. Baru diajak bicara langsung sebentar, telepon selulernya berdering dan ia harus mengangkatnya. Namun isi pembicaraanya tidak jauh-jauh dari HPN.</p>



<p>Dia adalah Raja Parlindungan Pane yang akrab dipanggil Raja. Raja adalah Ketua Panitia Pelaksana HPN 2025 Pusat.</p>



<p>Dalam kepanitiaan HPN Raja didampingi Sekretaris M Sarwani, Bendahara M.Nasir, dan Penanggung Jawab HPN Hendry Ch Bangun selaku Ketua Umum PWI Pusat, serta Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M. Iqbal Irsyad. Di Kalsel dibantu panitia handal Zainal Helmie (Ketua PWI Kalsel) dan Toto Fachrudin (Koordinator Panitia Daerah Kalsel)</p>



<p>Raja adalah wartawan senior yang sarat pengalaman di dunia kewartawanan dan organisasi pers. Pernah ia menjadi pemimpin redaksi media ibu kota di Jakarta. Dalam kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Raja sekarang sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.</p>



<p>Dia mengaku sebagai orang Batak yang sudah terkontaminasi kultur Jawa sejak ia kuliah di Sekolah Tinggi Publisistik tahun 1980-an. Saat itu ia masih remaja. Mudah bergaul, mudah menyerap gaya kawannya, setiakawan, dan mudah berempati. Itulah dia.</p>



<p>Kultur Jawa secara perlahan membuat nada bicaranya sering rendah, dengan intonasi yang lembut, tidak melonjak-lonjak.</p>



<p>“Seorang kawan saya ada yang meniru logat Batak saya, persis orang Batak. Padahal saya sudah seperti orang Jawa” kata Raja sambil tertawa ketika menikmati sarapan di sebuah hotel di Banjarmasin.</p>



<p>Namun dalam empat bulan terakhir, Raja sering bicara dengan nada tinggi. Meledak-ledak penuh semangat.</p>



<p>Bahkan, menyuruh dengan nada tinggi. “Sini kau, jangan jauh-jauh. Duduk dekat saya. Dengarkan baik-baik ya, saya bicara” demikian kalimat yang sering diucapkan Raja belakangan ini. Tetapi tidak ada yang merasa sakit hati.</p>



<p>Peserta rapat HPN yang duduk di dekatnya, seperti saya dan Christiana Chelsia Chan<br>kadang-kadang terbawa bicara dengan nada tinggi. Rupanya nada bicaranya itu menular.</p>



<p>“Maaf kawan-kawan suara saya kadang-kadang keras dalam rapat, dengan nada tinggi. Tujuannya hanya untuk kesuksesan acara kita, HPN,” kata Raja Parlindungan Pane yang mengingat kata-kata yang disampaikan saat memimpin rapat HPN belakangan ini.</p>



<p>“Tapi apa hasilnya, kita saksikan sendiri. Alhamdulilah dan segala ucapan syukur dalam semua agama, kita sukses,” kata Raja yang disambut tepuk tangan dan rasa haru para peserta rapat evaluasi pelaksanaan HPN di Banjarmasin di Hotel Aria Barito, Minggu (9/2/2025).</p>



<p>Raja Pane yang didampingi Sekretaris Jendera PWI Pusat Muhammad Iqbal Irsyad dalam rapat malam itu terlihat matanya berkaca-kaca. Ia terharu.</p>



<p>Rapat evaluasi menilai pelaksanaan HPN Kalsel 2025 adalah kesuksesan besar yang patut disyukuri. &#8220;Ini adalah sukses seluruh panitia. Saya salut dengan semua komitmen panitia, baik di Jakarta maupun di Banjarmasin,&#8221; kata Raja di akhir rapat di hadapan panitia di Banjarmasin. (Catatan M. Nasir). (*)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/hari-pers-nasional-2025-raja-pane-dan-kesuksesan-hpn-2025-di-kalimantan-selatan">Hari Pers Nasional 2025: Raja Pane dan Kesuksesan HPN 2025 di Kalimantan Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Pesan Presiden Prabowo untuk Peserta HPN 2025 di Kalimantan Selatan</title>
		<link>https://www.detak.co.id/inilah-pesan-presiden-prabowo-untuk-peserta-hpn-2025-di-kalimantan-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 06:31:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[banjarmasin]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6384</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/inilah-pesan-presiden-prabowo-untuk-peserta-hpn-2025-di-kalimantan-selatan">Inilah Pesan Presiden Prabowo untuk Peserta HPN 2025 di Kalimantan Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>BANJARMASIN, detak.co.id &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberi pesan penting bagi insan pers nasional dalam memperingati Hari Pers Nasional 2025 yang digelar di Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (9/2/2025). Presiden Prabowo mengingatkan agar pers Indonesia harus selalu mengutamakan kepentingan bangsa.</p>



<p>Prabowo juga meminta pers nasional harus waspada terhadap usaha untuk mengendalikan pemikiran dan memengaruhi opini rakyat dengan menggunakan modal yang besar. “Walau kita menjunjung tinggi kebebesan pers, tapi kita harus selalu waspada dengan penyebaran informasi yang tak benar, penyebaran kebencian, penyebaran ketidakpercayaan terhadap sesama warga negara dan upaya memecah belah bangsa. Ini harus selalu kita waspadai,” ucap Presiden Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (9/2) 2025.</p>



<p>Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa pers Indonesia pada ujungnya akan selalu setiap pada cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Ia meminta insan pers untuk menjadi pers Pancasila, yaitu pers yang terlibat dalam pembangunan bangsa. “Pers harus komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Prabowo.</p>



<p>Pesan penting dari Presiden Prabowo ini sejalan dengan amanatnya yang disampaikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Minggu (9/2/2025).</p>



<p>Fadli Zon mengatakan, pers berperan sangat penting dalam kehidupan bangsa, karena pers penjaga memori kolektif bangsa. Ia menyebutkan pers yang baik adalah pers yang mengajar dan mendidik, bukan hanya mengabarkan.</p>



<p>Menteri Fadli Zon juga mengajak insan pers merenungkan kembali peran pers dalam menjaga kedaulatan bangsa dan penjaga ketahanan sosial. “Pers punya peran strategis dalam menjaga kedaulatan pangan. Bukan hanya mengabarkan, tapi mengawal kebijakan, dan mengawasi transparansi dalam sektor vital dan pangan. Tanpa jurnalisme berbasis data, masyarakat bisa terjebak dalam disinformasi,&#8221; ujar Fadli Zon.</p>



<p>Setelah memberi sambutan, Menteri Fadli Zon menerima buku Bumi Lambung Mangkurat yang diserahkan oleh Plh Sekdaprov Kalsel. Menteri Fadli Zon pun memberikan buku tentang Pewayangan kepada tuan rumah HPN 2025.</p>



<p>Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan, PWI ingin kembali ke jati diri untuk aktif menjaga kedaulatan bangsa. “PWI merah putih dan NKRI harga mati. Pers harus menjaga kedaulatan bangsa merupakan warisan yang diturunkan para pendahulu berdasarkan keputusan Kongres PWI Pertama, 9 Februari 1946 di Solo,” kata Hendry dalam sambutannya dalam acara puncak HPN 2025.</p>



<p>Salah satunya adalah mendukung Program Ketahanan Pangan yang menjadi visi utama Presiden Prabowo Subianto. Dukungan ini, lanjut Hendry Ch Bangun bukan berarti mengekor. &#8220;Kita tidak mengekor, tapi melayangkan kritik dengan memberi solusi untuk mencari kebaikan,&#8221; ujar Hendry Ch Bangun.</p>



<p>Hendry juga mengatakan jurnalis lahir bukan hanya bicara jurnalistik di atas meja. Akan tetapi menjaga kedaulatan bangsa yang ujungnya kemandirian, khususnya dari impor pangan. &#8220;Kami juga terus memperbaiki internal dengan meningkatkan kualitas wartawan, salah satunya uji kompetensi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plh Sekda Muhammad Syarifuddin mengatakan, Pemprov Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung pers bertanggung jawab dan kegiatan seperti HPN dan Porwarnas. Provinsi Kalsel telah menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas masing-masing dua kali. &#8220;Kami siap kerja bersama dan merangkul semua,” ujar Muhammad Syarifuddin.</p>



<p>Hadir dalam acara tersebut Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha; Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan; Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizal Anwar, Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat, Anton Charlian, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie. Selain itu, hadir juga Ketua PWI Provinsi, Kabupaten/Kota dari ujung barat Aceh sampai Papua Selatan.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/inilah-pesan-presiden-prabowo-untuk-peserta-hpn-2025-di-kalimantan-selatan">Inilah Pesan Presiden Prabowo untuk Peserta HPN 2025 di Kalimantan Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Pusat Anugerahkan Pin Emas kepada Ahmed Zaki Iskandar</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pwi-pusat-anugerahkan-pin-emas-kepada-ahmed-zaki-iskandar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 04:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6375</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pwi-pusat-anugerahkan-pin-emas-kepada-ahmed-zaki-iskandar">PWI Pusat Anugerahkan Pin Emas kepada Ahmed Zaki Iskandar</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BANJARMASIN — Bupati Tangerang 2013-2018, 2018-2023, Ahmed Zaki Iskandar mendapat penganugerahan Pin Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang berlangsung pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79 yang berlangsung di Banjarmasin, Minggu, 9 Februari 2025.</p>



<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun yang diterima perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang, yakni Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Prima Saras Puspa.</p>



<p>Pin Emas adalah penganugerahan bergengsi yang diberikan kepada para tokoh dari berbagai wilayah di Indonesia yang telah berkontribusi besar terhadap kemajuan pers. Ahmed Zaki Iskandar selama menjabat dua periode sebagai Bupati Tangerang mendapatkan penilaian sebagai sosok yang memenuhi predikat tersebut, sehingga diberi penghargaan sebagai sahabat PWI melalui Pin Emas.</p>



<p>Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan, Zaki telah berjasa dalam membangun pers di Kabupaten Tangerang sehingga layak menerima penghargaan tersebut.</p>



<p>&#8220;Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapkan selamat kepada Bapak Ahmed Zaki Iskandar atas penganugerahan Pin Emas yang diterimanya pada puncak peringatan Hari Pers Nasional ke-79 di Banjarmasin. Penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi merupakan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau dalam memajukan dunia pers, khususnya di Kabupaten Tangerang.</p>



<p>Selama menjabat sebagai Bupati, lanjut Hendry, Zaki telah menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap kebebasan pers dan mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan media. &#8220;Kami percaya bahwa kolaborasi yang baik antara kedua pihak adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih informasi dan berdaya.&#8221;</p>



<p>Hendry juga berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh lain di seluruh Indonesia untuk terus berkontribusi dalam memajukan pers yang berkualitas dan bertanggung jawab. &#8220;Mari kita bersama-sama menjaga dan memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi dan alat kontrol sosial yang penting dalam pembangunan bangsa.&#8221;</p>



<p>Senada, Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sri Mulyo, mengatakan merasa bangga atas pencapaian tersebut. &#8220;Kami sangat bangga dengan pencapaian Zaki. Ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pers sangat penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus mendukung jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab.&#8221;</p>



<p>Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79 ini dihadiri oleh berbagai tokoh pers, pemerintah, dan masyarakat, di antaranya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin diwakili Plh Sekda Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, Wakil Ketua DPR RI, serta perwakilan kementerian, Kapolda Kalimantan Selatan, Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman&nbsp;yang bersama-sama merayakan peran penting media dalam membangun bangsa. (*)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pwi-pusat-anugerahkan-pin-emas-kepada-ahmed-zaki-iskandar">PWI Pusat Anugerahkan Pin Emas kepada Ahmed Zaki Iskandar</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Pers Nasional, Menag: Pencerah Umat Lestarikan Alam untuk Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://www.detak.co.id/selamat-hari-pers-nasional-menag-pencerah-umat-lestarikan-alam-untuk-ketahanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 16:34:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[menag]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6357</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/selamat-hari-pers-nasional-menag-pencerah-umat-lestarikan-alam-untuk-ketahanan-pangan">Selamat Hari Pers Nasional, Menag: Pencerah Umat Lestarikan Alam untuk Ketahanan Pangan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>&#8211; Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Menag RI berharap pers Indonesia terus berkembang maju, serta terdepan dalam mengedukasi dan mencerahkan umat.</p>



<p>Peran pers sangat penting tidak hanya sebagai pilar demokrasi, tapi juga dalam pelestarian alam dan mewujdukan ketahanan pangan. “Selamat Hari Pers Nasional. Terus jadi pencerah umat dalam melestarikan alam untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia,” pesan Menag di Jakarta, Minggu (9/2/2025).</p>



<p>“Terima kasih atas jalinan kerja sama antara pers dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama di Indonesia, termasuk dalam upaya menjaga harmoni alam,” sambungnya.</p>



<p>Menag mengapresiasi tema Hari Pers Nasional 2024, &#8220;Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa&#8221;. Menurutnya, tema ini sangat relevan dengan konteks global masa kini. Dunia saat ini sedang dihadapkan pada kerusakan iklim. Laporan World Bank (2023) mencatat bahwa lebih 216 juta orang di enam kawasan dunia berisiko mengalami migrasi paksa akibat perubahan iklim pada 2050.</p>



<p>Bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga memicu kelangkaan pangan. Pada tingkat tertentu, ini bisa memicu perebutan sumber daya alam dan bisa menimbulkan konflik. Global Risk Report 2024 dari World Economic Forum (WEF) menempatkan perubahan iklim sebagai salah satu ancaman utama bagi stabilitas global dalam satu dekade mendatang</p>



<p>Menurut Menag, menjaga kelestarian lingkungan dan juga ketahanan pangan menjadi tugas keagamaan. Upaya melestarikan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tetapi juga tanggung jawab kolektif umat manusia.</p>



<p>“Peran pers dalam konteks ini sangat penting. Pers bisa menjadi sumber inspirasi atas berbagai keberhasilan aksi iklim yang dilakukan umat dalam melestarikan alam, sehingga bisa menjadi contoh,” papar Menag,</p>



<p>“Pers juga berperan penting dalam mengungkap beragam praktik eksploitatif yang berakibat pada kerusakan alam dan mengancam ketahanan pangan. Setiap agama mengajarkan pentingnya pelestarian alam dan melarang tindakan perusakan. Sinergi pers, umat dan aparat sangat strategis dalam mengawal asta cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran terkait kemandirian bangsa, ketahanan pangan, dan harmoni alam,” tegasnya.</p>



<p>“Selamat Hari Pers Nasional. Mari bergandengan tangan untuk melaksanakan kewajiban agama dalam merawat lingkungan dan menjaga katahanan pangan bangsa!,” tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/selamat-hari-pers-nasional-menag-pencerah-umat-lestarikan-alam-untuk-ketahanan-pangan">Selamat Hari Pers Nasional, Menag: Pencerah Umat Lestarikan Alam untuk Ketahanan Pangan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rakernas SIWO PWI 2025 : Sumut,  Banten, dan NTB Calonkan jadi Tuan Rumah Porwanas 2027</title>
		<link>https://www.detak.co.id/rakernas-siwo-pwi-2025-sumut-banten-dan-ntb-calonkan-jadi-tuan-rumah-porwanas-2027</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 10:31:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<category><![CDATA[Siwo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=6346</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/rakernas-siwo-pwi-2025-sumut-banten-dan-ntb-calonkan-jadi-tuan-rumah-porwanas-2027">Rakernas SIWO PWI 2025 : Sumut,  Banten, dan NTB Calonkan jadi Tuan Rumah Porwanas 2027</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>BANJARMASIN, detak.co.id &#8211; Tiga Provinsi yakni Sumatera Utara (Sumut), Banten, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mencalonkan diri sebagai tuan Rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) 2027.</p>



<p>Demikian salah satu hasil keputusan Rapat Kerja Nasional  (Rakernas) SIWO PWI 2025 yang berlangsung di Banjarmasin, 7-8 Februari 2025. Rakernas SIWO ini juga menjadi rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) di Kalsel yang puncak perayaanya pada 9 Februari.</p>



<p>PORWANAS berlangsung setiap tiga tahun sekali yang menjadi ajang  silaturrahmi wartawan nasional seluruh Indonesia. Pada Porwanas 2024 diikuti 35 provinsi dan Jawa Barat keluar sebagai juara umum. </p>



<p>&#8220;Rakernas SIWO di Banjarmasin melahirkan beberapa gagasan hebat. Salah satu yang menarik adanya tiga provinsi yang mencalonkan tuan rumah. Mereka akan diminta segera melengkapi surat dukungan dari Gubernur dan juga DPRD,&#8221; ujar Ketua SIWO PWI Pusat, Agus Susanto.</p>



<p>&#8220;Sumatera Utara sudah beberapa kali menggelar event nasional wartawan, tinggal yang belum Porwanas. Kami yakin punya fasilitas lengkap, karena baru saja menggelar event PON 2024 yang punya standar nasional,&#8221; tegas Ketua PWI Provinsi Sumut, Farianda Sinik.</p>



<p>NTB yang tengah berusaha melakukan persiapan PON 2028 juga berani mencalonkan. &#8220;Ajang Porwanas 2027 ini bisa jadi tes event sebelum PON 2028, jadi sangat tepat jika kami bisa menggelar Porwanas.</p>



<p>Akan kami koordinasikan dengan pejabat setempat,&#8221; papar SIWO PWI NTB, Purwandi. Banten yang lokasinya berdekatan dengan Jakarta juga menjamin Porwanas 2027 bisa berlangsung di Banten. &#8220;Saya menyampaikan aspirasi dari Banten yang siap mencalonkan sebagai tuan rumah Porwanas 2027. Akan sangat senang bisa menjamu rekan-rekan wartawan seluruh Indonesia untuk mengunjungi Banten,&#8221; ucap Ketua SIWO Banten, Ahmad Ghozali Mukti.</p>



<p>Pada Rakernas kali ini juga membahas tentang gender, bagaimana bisa menambah cabang olahraga untuk wartawati. Keikutsertaan wartawan perempuan meningkat pada Porwanas 2024, dan semakin antusias bisa kembali tampil pada Porwanas 2027.(***)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/rakernas-siwo-pwi-2025-sumut-banten-dan-ntb-calonkan-jadi-tuan-rumah-porwanas-2027">Rakernas SIWO PWI 2025 : Sumut,  Banten, dan NTB Calonkan jadi Tuan Rumah Porwanas 2027</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
