<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pedagang Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/pedagang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/pedagang</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Apr 2025 14:20:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>pedagang Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/pedagang</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Preman yang Viral Tendang Sayur Pedagang di Pasar Bekasi Berhasil Diciduk Polisi</title>
		<link>https://www.detak.co.id/preman-yang-viral-tendang-sayur-pedagang-di-pasar-bekasi-berhasil-diciduk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 14:19:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[preman]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=8496</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/preman-yang-viral-tendang-sayur-pedagang-di-pasar-bekasi-berhasil-diciduk-polisi">Preman yang Viral Tendang Sayur Pedagang di Pasar Bekasi Berhasil Diciduk Polisi</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, Kriminal – Sebuah insiden antara pedagang sayur dan dua orang yang diduga preman menjadi viral di media sosial. Kejadian tersebut disebut berlangsung di sekitar area Pasar Baru, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan mengamankan kedua pelaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekaman video kejadian tersebut diunggah oleh akun Instagram @infobekasi. Dalam video tampak perdebatan sengit terjadi, hingga seorang pria terlihat menendang dan merusak lapak dagangan pedagang sayur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terjadi keributan antara pedagang dan dua pria yang diduga preman di depan Pasar Baru Bekasi. Salah satu dari mereka menendang dagangan yang sedang digelar,&#8221; tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dilihat pada Jumat (4/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam unggahan yang sama, disebutkan pula bahwa pedagang bahkan sempat meminta maaf dan berjanji tidak akan kembali berjualan di lokasi tersebut. Keributan itu diduga dipicu oleh masalah pungutan liar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Informasi yang beredar, kejadian ini terkait dengan pungutan,&#8221; tulis akun tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek Rawa Lumbu, AKP Ririn Sri Damayanti, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang yang terlibat dalam insiden tersebut. Saat ini, keduanya sedang menjalani proses hukum lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, pelaku tindakan premanisme tersebut sudah berhasil diamankan oleh Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu bersama tim,&#8221; ujar AKP Ririn dikutip Indozone.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keduanya kini telah berada di Polres untuk diproses,&#8221; tambahnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/preman-yang-viral-tendang-sayur-pedagang-di-pasar-bekasi-berhasil-diciduk-polisi">Preman yang Viral Tendang Sayur Pedagang di Pasar Bekasi Berhasil Diciduk Polisi</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak Program MBG, Pedagang Kantin Sekolah Ngeluh Omzet Menurun</title>
		<link>https://www.detak.co.id/dampak-program-mbg-pedagang-kantin-sekolah-ngeluh-omzet-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 08:14:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dampak MBG]]></category>
		<category><![CDATA[kantin]]></category>
		<category><![CDATA[makan bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=5380</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/dampak-program-mbg-pedagang-kantin-sekolah-ngeluh-omzet-menurun">Dampak Program MBG, Pedagang Kantin Sekolah Ngeluh Omzet Menurun</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>&nbsp;TANGSEL &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu program unggulan yang membawa dampak positif bagi siswa dan wali murid. Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang memadai sehingga dapat mendukung kesehatan dan prestasi belajar mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, di balik manfaatnya, program ini menghadirkan tantangan baru bagi pedagang kantin sekolah. Para pedagang mulai merasakan penurunan pendapatan akibat implementasi program tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ramini, salah satu pedagang di SDN Lengkong Wetan 01, Kota Tangerang Selatan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keberlanjutan usaha kecilnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, sejak hari pertama pelaksanaan program MBG di sekolah, pendapatannya turun drastis. Hal ini terjadi karena makanan bergizi gratis dibagikan pada waktu istirahat, yang selama ini menjadi jam utama bagi pedagang untuk menjajakan dagangannya kepada siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya tanya ke anak-anak kenapa ngga pada jajan, mereka bilang masih kenyang abis makan gratis,&#8221; ungkap Ramini kepada detak.co.id, Selasa (7/1/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk para pedagang kecil seperti dirinya yang terdampak oleh program ini. Menurutnya, diperlukan kebijakan yang dapat menyeimbangkan antara pemberian makan bergizi gratis kepada siswa dengan keberlangsungan usaha kecil yang selama ini menjadi pendukung operasional sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya bukan menolak program ini, ini programnya bagus cuman tolong diperhatikan dampaknya sama kami dicarikan solusi jalan tengah,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau bisa makan bergizi dibagiinya pas jam makan siang, jangan di jam istirahat masih pagi,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para pedagang berharap agar pihak terkait dapat melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap dampak ekonomi dari program MBG, sehingga kesejahteraan para pelaku usaha kecil tetap terjaga tanpa mengurangi manfaat yang dirasakan oleh siswa dan wali murid. (Aip)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/dampak-program-mbg-pedagang-kantin-sekolah-ngeluh-omzet-menurun">Dampak Program MBG, Pedagang Kantin Sekolah Ngeluh Omzet Menurun</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
