<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PSSI Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/pssi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/pssi</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Dec 2025 08:14:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>PSSI Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/pssi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>STY: Asnawi Masuk Pasti Jadi Kapten. Fakta: Asnawi Masuk Tetap Tidak Jadi Kapten</title>
		<link>https://www.detak.co.id/sty-asnawi-masuk-pasti-jadi-kapten-fakta-asnawi-masuk-tetap-tidak-jadi-kapten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 08:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=19371</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sty-asnawi-masuk-pasti-jadi-kapten-fakta-asnawi-masuk-tetap-tidak-jadi-kapten">STY: Asnawi Masuk Pasti Jadi Kapten. Fakta: Asnawi Masuk Tetap Tidak Jadi Kapten</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Pernyataan eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) soal status kapten kembali menjadi sorotan. STY menegaskan Asnawi Mangkualam adalah kapten utama Timnas. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya, saat Asnawi bermain, ban kapten tidak selalu berpindah ke lengannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kapten utama itu memang Asnawi. Jay juga pernah bicara, kalau Asnawi bermain maka dia yang pakai ban kapten,” ujar Shin Tae-yong. Klaim itu disebut telah disepakati bersama para pemain, termasuk Jay Idzes yang beberapa kali didapuk sebagai kapten sejak kick off.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun rangkaian laga Grup C Babak III Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menghadirkan kontradiksi. Pada laga tandang melawan Arab Saudi (1-1), 5 September 2024, Asnawi masuk pada menit ke-67 menggantikan Sandy Walsh. Jika Asnawi adalah kapten utama, seharusnya ban kapten berpindah saat ia masuk. Faktanya, hingga laga usai, ban tetap berada di lengan Jay Idzes. Pola serupa terjadi pada dua laga berikutnya—melawan Australia (0-0) dan Bahrain (2-2)—ketika Idzes tetap memimpin tim, sementara Asnawi tidak dimainkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan baru terjadi saat Indonesia bertandang ke China pada 15 Oktober 2024. Untuk pertama kalinya sejak fase grup berjalan, ban kapten diberikan kepada Asnawi sejak awal laga, meski Jay Idzes juga turun sebagai starter. Dari informasi yang beredar di sekitar tim, keputusan tersebut disebut terkait dinamika internal jelang pertandingan. Hasilnya, Indonesia justru menelan kekalahan perdana, 1-2 dari China. Menariknya, saat Asnawi ditarik keluar pada menit ke-84 dan digantikan Pratama Arhan, ban kapten kembali diberikan kepada Jay Idzes.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian fakta ini memunculkan pertanyaan publik: jika Asnawi memang kapten utama, mengapa pada momen krusial sebelumnya—bahkan saat ia sudah berada di lapangan—ban kapten tak berpindah? Meski Shin Tae-yong dan Asnawi menegaskan tidak ada konflik, realitas di lapangan memperlihatkan inkonsistensi kepemimpinan yang sulit diabaikan dan terus memantik spekulasi soal dinamika internal Timnas jelang laga melawan China. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sty-asnawi-masuk-pasti-jadi-kapten-fakta-asnawi-masuk-tetap-tidak-jadi-kapten">STY: Asnawi Masuk Pasti Jadi Kapten. Fakta: Asnawi Masuk Tetap Tidak Jadi Kapten</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat Tagih Tanggung Jawab Zainuddin Amali: Timnas U22 Flop, Omong Kosong Target Emas SEA Games 2025</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pengamat-tagih-tanggung-jawab-zainuddin-amali-timnas-u22-flop-omong-kosong-target-emas-sea-games-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 02:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[seoakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=19279</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pengamat-tagih-tanggung-jawab-zainuddin-amali-timnas-u22-flop-omong-kosong-target-emas-sea-games-2025">Pengamat Tagih Tanggung Jawab Zainuddin Amali: Timnas U22 Flop, Omong Kosong Target Emas SEA Games 2025</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA – Pengamat sepakbola senior, Tommy Welly atau yang akrab disapa Towel, melontarkan kritik pedas dan keras terhadap manajemen Tim Nasional U-22 yang gagal lolos dari penyisihan grup di SEA Games 2025. Ia secara spesifik menyoroti peran Zainuddin Amali sebagai penanggung jawab</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pernyataan di podcast NTV, Jumat (12/12) malam, Towel tidak hanya menyebut performa tim secara keseluruhan jelek, tetapi juga menuntut pertanggungjawaban penuh dari Amali atas kegagalan yang terjadi. Towel mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Timnas U-22, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai tim kuat dengan kehadiran empat pemain naturalisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Overall permainan jelek. Di awal banyak prediksi bahwa ini tim bagus dan kuat, apalagi bisa kalahkan Mali. Lalu mewah karena ada empat pemain naturalisasi. Saya paradoks ya, ini gagal,&#8221; tegasnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Towel, kegagalan ini berakar pada dua masalah Utama, kepelatihan dan favoritisme dalam pemilihan tim pelatih. Pada aspek kepelatihan, ia membandingkan durasi Training Center (TC) yang lebih lama dari tim lain, namun hasilnya justru mengecewakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;TC tim ini lebih lama ketimbang TC lain untuk AFF atau U23. Bahkan Sumardji, tim manajer bilang, ini suasana bagus, mirip era STY, tapi kenyataannya seperti ini. Flopnya jauh sekali,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Towel secara terbuka mengkritisi taktik yang digunakan, terutama ketergantungan berlebihan pada satu strategi yang dianggapnya sebagai tanda keputusasaan. &#8220;Saya kritisi cara main. Harus menang betul. Cuma jika selalu mengandalkan lemparan ke dalam itu tanda tidak punya akal dan cara. Berapa kali Robi Darwis lakukan itu? Saya pun tak tahu Robi Darwis main di bek kiri atau central? Ada kebingungan di Indra Syafri.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan Zainuddin Amali yang memuji Indra Syafri sebagai pelatih bertangan dingin dan mengedepankan sports science dibantah pun dipertanyakan. &#8220;Lalu Zainuddin Amali bilang Indra pelatih bagus, bertangan dingin, pendekatan sports science, bla.. bla sehingga target emas. Tapi itu semua hanya omong kosong. Saya pertanyakan pernyataan itu. Argumentasi Zainuddin Amali tidak ada satupun yang benar soal sepakbola.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Towel menilai pemilihan Indra Syafri bukan didasarkan pada mekanisme yang benar atau kompetensi, melainkan karena adanya faksi dan favoritisme di tubuh Timnas SEA Games 2025.&#8221;Timnas SEA GAmes 2025 itu faksinya Zainuddin Amali sementara Amali tidak punya ruang lingkup sepakbola. Dia memilih Indra Syafri karena favoritisme saja, sementara banyak pelatih lainnya yang bagus yang sudah lisensi pro. Tapi kenapa Indra Syafri terus.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia bahkan menyinggung perpecahan faksi pasca-kegagalan Piala Dunia dan menegaskan Timnas U-22 berada di bawah faksi Amali, yang menyebabkan keputusan pemilihan pelatih menjadi bias. Menutup pernyataannya, Tommy Welly menegaskan bahwa sebagai untuk Timnas U22 SEA Games 2025 ini, Zainuddin Amali tidak bisa lepas tangan dari hasil buruk ini. &#8220;Jadi sebagai PIC untuk timnas ini adalah Amali maka ia harus tanggung jawab,&#8221; pungkasnya. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pengamat-tagih-tanggung-jawab-zainuddin-amali-timnas-u22-flop-omong-kosong-target-emas-sea-games-2025">Pengamat Tagih Tanggung Jawab Zainuddin Amali: Timnas U22 Flop, Omong Kosong Target Emas SEA Games 2025</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beda Jauh! Ini Pengakuan Zaki Iskandar Soal PSSI Zaman Nurdin dan Erick Thohir</title>
		<link>https://www.detak.co.id/beda-jauh-ini-pengakuan-zaki-iskandar-soal-pssi-zaman-nurdin-dan-erick-thohir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 12:52:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[zaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=18907</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/beda-jauh-ini-pengakuan-zaki-iskandar-soal-pssi-zaman-nurdin-dan-erick-thohir">Beda Jauh! Ini Pengakuan Zaki Iskandar Soal PSSI Zaman Nurdin dan Erick Thohir</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Manajer Timnas U17, Zaki Achmad Iskandar, akhirnya membeberkan pengalaman langka yang jarang diketahui publik, perbandingan langsung antara sistem pembinaan PSSI di era Ketua Umum Nurdin Halid dan era modern di bawah kepemimpinan Erick Thohir. Zaki, yang sudah terlibat dalam beberapa generasi Timnas usia muda sejak 2006, mengaku bahwa pendekatan federasi terhadap pengembangan pemain telah berubah sangat dramatis, baik dari sisi metode, dukungan, hingga efektivitas hasil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Zaki bercerita, pada masa Nurdin Halid, kebijakan yang diterapkan adalah mengirim satu tim lengkap U23 ke Belanda untuk pembinaan jangka panjang di bawah kendali KNVB menuju Asian Games 2006/Qatar. Tim tinggal selama hampir enam bulan, namun berangkat dalam kondisi minim staf, hanya pelatih, manajer, asistennya, sekretaris, dan kitman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian besar aspek latihan ditangani penuh oleh KNVB, termasuk nutrisi, pelatih fisik, hingga pelatih kiper. Meski terkesan modern, program itu justru menghasilkan hambatan besar, culture shock, masalah makanan, perbedaan cuaca ekstrem, hingga homesick. “Tekanannya besar, tapi untung waktu itu belum ada sosial media,” ujar Zaki Iskandar dalam wawancara di podcast discord, Rabu (3/12)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pertandingan di Asian Games 2006 pun buruk, Timnas yang saat itu dihuni Bobby Satria, dkk kalah telak di dua laga awal kualifikasi Grup B. Kalah, 6-0 dari Irak dan 4-1 dari Suriah hingga Zaki akhirnya membuat laporan resmi ke PSSI bahwa program jangka panjang di Eropa, kurang efektif untuk kondisi pemain Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman pahit itulah yang membuat Zaki melihat perbedaan besar saat ini, di bawah era Erick Thohir. Menurutnya, PSSI kini tidak lagi memaksakan TC panjang 6–12 bulan di luar negeri. Sebaliknya, federasi membangun ekosistem pelatihan yang lebih manusiawi, terukur, dan diadaptasi dengan kultur Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">TC dilakukan panjang di dalam negeri, dengan sesekali “road show” ke luar negeri seperti ke Bulgaria dan Dubai. “Metode sekarang jauh lebih cocok. Kami bisa menjaga mental, nutrisi, dan kondisi pemain usia 16–17 tahun yang rawan,” jelas Zaki. Dukungan federasi juga jauh lebih lengkap: dari pelatih spesialis, tenaga medis, ahli gizi, hingga psikolog yang selalu mendampingi para pemain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Zaki menegaskan, pengalaman dua era ini membuktikan satu hal penting, model pembinaan tidak bisa copy-paste dari luar negeri. Dibutuhkan adaptasi, kesinambungan, dan pemahaman kultur pemain muda. Ia menyebut metode PSSI era Erick Thohir lebih efektif membangun karakter, kekuatan mental, dan kesiapan kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk usia 17–20, TC panjang di dalam negeri sangat ideal. Untuk U20 atau U23, barulah pemain bisa dicicil dikirim ke luar untuk memperkaya pengalaman,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sistem baru yang lebih matang dan terukur, Zaki meyakini fondasi sepak bola usia muda Indonesia kini berada pada jalur yang jauh lebih tepat menuju level yang lebih tinggi. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/beda-jauh-ini-pengakuan-zaki-iskandar-soal-pssi-zaman-nurdin-dan-erick-thohir">Beda Jauh! Ini Pengakuan Zaki Iskandar Soal PSSI Zaman Nurdin dan Erick Thohir</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantah Tudingan Negatif. Calvin Verdonk: Kami Bermain 100% untuk Indonesia</title>
		<link>https://www.detak.co.id/bantah-tudingan-negatif-calvin-verdonk-kami-bermain-100-untuk-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 14:14:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16736</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bantah-tudingan-negatif-calvin-verdonk-kami-bermain-100-untuk-indonesia">Bantah Tudingan Negatif. Calvin Verdonk: Kami Bermain 100% untuk Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211;<br>Melalui akun Instagram pribadinya, @c.verdonk, pemain tim nasional Indonesia yang kini membela klub Lille OSC (Prancis), Calvin Verdonk, menyampaikan ungkapan perasaan mendalam menanggapi berbagai komentar dan reaksi publik terkait komitmennya dan rekan-rekan di tim nasional Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui IG Pribadinya itu, ia mengekspresikan rasa sedih dan kepedihan atas komentar-komentar negatif yang meragukan dedikasi para pemain dalam memberikan 100% kemampuan mereka untuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan seluruh staf atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai pemain, serta atas kerja keras yang telah kami lakukan bersama sebagai tim. Seperti Jay, saya juga ingin meluangkan waktu untuk secara pribadi menanggapi beberapa reaksi yang saya lihat di media tentang Bapak Thohir. Beberapa komentar negatif membuat saya sedih, karena saya bermain untuk Indonesia dengan kebanggaan, kehormatan, dan komitmen 100%.” tulis Calvin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Calvin juga menegaskan bahwa pengalamannya bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan tim pendukung di federasi sangat positif. Ia menilai bahwa dukungan manajemen dan staf telah membentuk lingkungan performa tinggi kelas dunia yang membantu para pemain berkembang secara maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Apa yang mungkin tidak dilihat banyak orang adalah bahwa Erick Thohir dan timnya telah menciptakan lingkungan performa tinggi kelas dunia yang memungkinkan kami para pemain untuk berkembang dan tampil sebaik mungkin. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Thohir dan timnya.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Calvin mengungkapkan bahwa beberapa hal yang ia baca di media sosial sering kali tidak mencerminkan kenyataan yang ia alami secara langsung di lingkungan tim nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terkadang saya membaca hal-hal yang benar-benar berbeda dari apa yang saya alami dan rasakan sendiri, karena apa yang saya alami adalah dedikasi, semangat, dan dorongan kuat untuk mengangkat sepak bola Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa yang disampaikannya ini bukti dari komitmen dan semangat Calvin Verdonk sebagai bagian dari generasi pemain yang ingin membawa sepak bola Indonesia melangkah lebih jauh di panggung internasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme, kebersamaan, dan rasa cinta kepada Merah Putih. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bantah-tudingan-negatif-calvin-verdonk-kami-bermain-100-untuk-indonesia">Bantah Tudingan Negatif. Calvin Verdonk: Kami Bermain 100% untuk Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Patrick Kluivert Dipecat, PSSI dan Tim Kepelatihan Timnas Sepakat Akhiri Kerja Sama Lebih Awal</title>
		<link>https://www.detak.co.id/patrick-kluivert-dipecat-pssi-dan-tim-kepelatihan-timnas-sepakat-akhiri-kerja-sama-lebih-awal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 11:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16724</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/patrick-kluivert-dipecat-pssi-dan-tim-kepelatihan-timnas-sepakat-akhiri-kerja-sama-lebih-awal">Patrick Kluivert Dipecat, PSSI dan Tim Kepelatihan Timnas Sepakat Akhiri Kerja Sama Lebih Awal</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan. Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/patrick-kluivert-dipecat-pssi-dan-tim-kepelatihan-timnas-sepakat-akhiri-kerja-sama-lebih-awal">Patrick Kluivert Dipecat, PSSI dan Tim Kepelatihan Timnas Sepakat Akhiri Kerja Sama Lebih Awal</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggah Pesan Menyentuh, Jay Idzes Sebut Peran Besar Erick Thohir dan Tim untuk Timnas</title>
		<link>https://www.detak.co.id/unggah-pesan-menyentuh-jay-idzes-sebut-peran-besar-erick-thohir-dan-tim-untuk-timnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 12:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16690</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/unggah-pesan-menyentuh-jay-idzes-sebut-peran-besar-erick-thohir-dan-tim-untuk-timnas">Unggah Pesan Menyentuh, Jay Idzes Sebut Peran Besar Erick Thohir dan Tim untuk Timnas</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes angkat bicara mengenai situasi yang terjadi saat ini pasca kegagalan Indonesia lolos Piala Dunia 2026. Jay menyoroti serangan dan kritikan bertubi-tubi yang diarahkan kepada Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir dan tim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Biasanya saya tidak memposting pesan seperti ini, tapi kali ini saya merasa perlu melakukannya, karena saya melihat banyak komentar negatif, terutama yang ditujukan kepada Bapak (Erick) Thohir dan timnya,&#8221; tulis pesan menyentuh Jay dalam akun Instagram, @jayidzes pada Rabu (15/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bek Sassuolo itu menyebut banyak yang tidak melihat betapa besar usaha Erick dan tim di balik layar untuk memastikan segala sesuatu berjalan dengan baik bagi para pemain. Dengan segala kemampuan yang mereka miliki, ucap Jay, Erick dan tim menyediakan kondisi terbaik di luar lapangan agar para pemain bisa sepenuhnya fokus pada performa di atas lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita semua memiliki mimpi yang sama: mengangkat Indonesia ke level yang lebih tinggi dan mewakili bangsa kita di panggung Piala Dunia,&#8221; ucap Jay.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Jay menyebut timnas Indonesia telah mencapai berbagai pencapaian penting yang patut dibanggakan. Jay mengatakan capaian kualifikasi ronde empat dan memastikan tiket langsung ke Piala Asia 2027 merupakan langkah besar ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini tanda program berjalan ke arah yang benar. Progres membutuhkan waktu, dan meskipun jalannya tidak mudah, setiap langkah membawa kami lebih dekat ke tujuan yang kami inginkan,&#8221; lanjut Jay.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jay mengatakan mimpi seluruh pemain dan Erick sama dengan mimpi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin lolos ke Piala Dunia. Jay menyebut kegagalan merupakan bagian dari sepak bola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Jay, kesuksesan tidak datang dalam semalam, melainkan merupakan perjalanan yang dibangun melalui pelajaran, kerja keras, dan pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang bisa saya katakan dengan pasti adalah kami, para pemain, selalu mendapatkan dukungan dan profesionalisme terbaik di bawah bimbingan Bapak Thohir, yang memungkinkan kami sepenuhnya fokus memberikan yang terbaik untuk negeri tercinta ini,&#8221; ucap Jay.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekarang, lebih dari sebelumnya, kami membutuhkan dukungan kalian. Teruslah percaya, teruslah bermimpi, dan teruslah berdiri bersama kami, karena saya benar-benar percaya bahwa ini baru permulaan dari sesuatu yang besar. 🇮🇩💗,&#8221; ungkap Jay. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/unggah-pesan-menyentuh-jay-idzes-sebut-peran-besar-erick-thohir-dan-tim-untuk-timnas">Unggah Pesan Menyentuh, Jay Idzes Sebut Peran Besar Erick Thohir dan Tim untuk Timnas</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Towel Sayangkan Sikap Manajer Timnas Sumardji, Sentil Soal Komunikasi dan Framing Publik</title>
		<link>https://www.detak.co.id/towel-sayangkan-sikap-manajer-timnas-sumardji-sentil-soal-komunikasi-dan-framing-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 09:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16621</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/towel-sayangkan-sikap-manajer-timnas-sumardji-sentil-soal-komunikasi-dan-framing-publik">Towel Sayangkan Sikap Manajer Timnas Sumardji, Sentil Soal Komunikasi dan Framing Publik</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211;<br>Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly atau yang akrab disapa Towel, menyayangkan tindakan manajer Timnas Indonesia, Sumardji yang membeberkan kondisi internal ruang ganti dan pandangan soal taktik usai kekalahan dari Arab Saudi. Ia menilai, pernyataan publik semacam itu seharusnya tidak diungkapkan oleh seorang manajer tim, apalagi di tengah situasi yang membutuhkan stabilitas dan suasana kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Towel menyoroti munculnya informasi tentang perdebatan di ruang ganti, pembahasan formasi tiga bek, hingga pernyataan terkait line up saat laga melawan Arab Saudi. “Jumat malam, manajer Timnas menyampaikan situasi di ruang ganti dan preferensi soal tiga bek. Terus terang saya menganggap ini komunikasi yang tidak wise diungkapkan sebagai tim manajer,” ujar Towel, dalam wawancara dengan televisi swasta lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, tanggung jawab menjaga suasana internal seharusnya menjadi peran utama manajer tim. Ia menilai, ketika manajer mengungkapkan kondisi internal dan perbedaan pandangan taktik, hal itu berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak sehat terhadap tim pelatih. Bagi Towel, keputusan teknis tetap menjadi domain pelatih kepala, bukan untuk dijelaskan secara terbuka kepada publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengkritisi maraknya konten media, termasuk podcast pemain setelah kekalahan dari Arab Saudi, yang menurutnya menambah sorotan negatif terhadap skuad Garuda. Towel mengaku heran mengapa hal-hal seperti itu dibiarkan terjadi di tengah periode penting kualifikasi Piala Dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Towel menyoroti munculnya narasi “coba-coba” yang disematkan kepada pelatih kepala Patrick Kluivert dalam uji formasi dan komposisi pemain. “Kata ‘coba-coba’ itu framing. Bagaimana mungkin di pertandingan level seperti ini pelatih dianggap bereksperimen? Ini framing yang muncul dari analisa yang tidak jernih, penuh sentimen masa lalu,” ucapnya menegaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, perbedaan formasi seperti tiga atau empat bek sejatinya merupakan variasi taktik yang disesuaikan dengan rencana permainan dan karakter lawan. Menurutnya, dalam uji coba September lalu, tim juga sempat menggunakan skema empat bek dengan opsi duet di posisi bek tengah antara Jay Idzes, Kevin Diks, dan Rizky Ridho.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Towel menilai, kritik publik terhadap pemain tertentu seharusnya tidak berlebihan. Ia mencontohkan, saat Yakob Sayuri bermain baik melawan Bahrain dan China, pujian datang bertubi-tubi. Namun ketika tampil kurang maksimal, ia justru dihujat habis-habisan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, hal serupa juga menimpa pemain lain seperti Marc Klok, Beckham Putra, Rizky Ridho, dan Jay Idzes. Semua pemain, kata dia, bisa saja melakukan kesalahan di lapangan. Yang terpenting adalah proses dan kematangan publik dalam mencintai sepak bola, terutama di fase kritis menuju Piala Dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Towel menegaskan, sebagian besar pemain Indonesia belum memiliki pengalaman di fase krusial seperti ini. “Semua pemain pasti ingin ke Piala Dunia, tapi mereka belum punya pengalaman bermain di fase seperti ini. Jadi, seharusnya dukungan publik justru semakin kuat, bukan sebaliknya,” katanya menutup. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/towel-sayangkan-sikap-manajer-timnas-sumardji-sentil-soal-komunikasi-dan-framing-publik">Towel Sayangkan Sikap Manajer Timnas Sumardji, Sentil Soal Komunikasi dan Framing Publik</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Persib: Tertundanya Mimpi 2026 jadi Bahan Bakar Menuju Piala Dunia 2030</title>
		<link>https://www.detak.co.id/legenda-persib-tertundanya-mimpi-2026-jadi-bahan-bakar-menuju-piala-dunia-2030</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 04:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[bola]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16602</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/legenda-persib-tertundanya-mimpi-2026-jadi-bahan-bakar-menuju-piala-dunia-2030">Legenda Persib: Tertundanya Mimpi 2026 jadi Bahan Bakar Menuju Piala Dunia 2030</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, BANDUNG &#8211;<br>Mantan kapten Persib Bandung dan eks penggawa Timnas Indonesia, Atep, menyampaikan pandangan terkait kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026. Ia menilai, momen ini harus dijadikan titik evaluasi menyeluruh demi persiapan yang lebih matang menuju Piala Dunia 2030.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ya tentu kami semua kecewa. Harapan dari seluruh masyarakat Indonesia ini, timnas bisa berlaga di Piala Dunia. Mungkin belum saatnya untuk saat ini,” ujar Atep kepada awak media (Minggu, 14/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Atep, ketidakberhasilan ini bukan semata soal hasil, tapi juga cerminan dari masih adanya kesenjangan kualitas saat menghadapi tim-tim kuat seperti Arab Saudi atau Irak. Ia menekankan pentingnya pembenahan teknis dan mental agar Timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif di level internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita harus belajar dari kekurangan ini, jadi modal untuk di 2030 nanti sehingga Indonesia bisa lebih siap,” imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atep juga menyoroti, Timnas Indonesia saat ini memiliki modal besar untuk menatap masa depan. Komposisi pemain muda potensial, jajaran pelatih yang sebenarnya punya kompetensi, serta dukungan maksimal dari PSSI menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan menuju Piala Dunia 2030.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks sosial, Atep mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan konstruktif kepada para pemain. Ia mengingatkan bahwa sepak bola adalah permainan kolektif, dan setiap pemain yang dipercaya tampil pasti berusaha memberikan kontribusi terbaiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sepak bola itu permainan tim. Semua pemain pasti ingin memberikan totalitasnya saat diberikan kepercayaan bermain. Mari kita dukung mereka, bukan menghujat,” tegas Atep. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/legenda-persib-tertundanya-mimpi-2026-jadi-bahan-bakar-menuju-piala-dunia-2030">Legenda Persib: Tertundanya Mimpi 2026 jadi Bahan Bakar Menuju Piala Dunia 2030</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mensesneg: Timnas Indonesia Sudah Tunjukkan Hal Luar Biasa, Potensi Menuju Piala Dunia Berikutnya</title>
		<link>https://www.detak.co.id/mensesneg-timnas-indonesia-sudah-tunjukkan-hal-luar-biasa-potensi-menuju-piala-dunia-berikutnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 09:25:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16572</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/mensesneg-timnas-indonesia-sudah-tunjukkan-hal-luar-biasa-potensi-menuju-piala-dunia-berikutnya">Mensesneg: Timnas Indonesia Sudah Tunjukkan Hal Luar Biasa, Potensi Menuju Piala Dunia Berikutnya</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meski mimpi tampil di panggung dunia harus tertunda, Prasetyo menilai penampilan Jay Idzes dan rekan-rekan telah menunjukkan kemajuan signifikan yang patut dibanggakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami menghargai seluruh perjuangan dan penampilan luar biasa yang ditunjukkan Timnas. Selama berlaga di Arab Saudi, baik saat menghadapi tuan rumah maupun Irak, Garuda telah memperlihatkan pola permainan yang matang, semangat pantang menyerah, dan mental bertanding yang kuat,” ujar Prasetyo Hadi di Jakarta, Senin (13/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, performa tersebut menjadi bukti bahwa sepakbola Indonesia sedang bergerak ke arah yang benar. Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan penuh dari masyarakat, peluang Timnas untuk bersaing di level dunia semakin terbuka lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prasetyo juga memberikan apresiasi khusus kepada Erick Thohir, yang dinilai berhasil mengorkestrasi Timnas hingga mampu menembus babak tertinggi dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keberhasilan ini harus diteruskan dan ditingkatkan. Ini menandakan bahwa pola pembinaan prestasi menuju level dunia sudah berada di jalan yang tepat. Jika tidak tercapai di Piala Dunia 2030, maka target utama di Piala Dunia 2034 harus bisa diraih,” tegasnya. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/mensesneg-timnas-indonesia-sudah-tunjukkan-hal-luar-biasa-potensi-menuju-piala-dunia-berikutnya">Mensesneg: Timnas Indonesia Sudah Tunjukkan Hal Luar Biasa, Potensi Menuju Piala Dunia Berikutnya</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kegagalan Menuju Harapan: DPR Apresiasi Perjuangan Garuda dan Dukung PSSI Tatap Piala Dunia 2030</title>
		<link>https://www.detak.co.id/dari-kegagalan-menuju-harapan-dpr-apresiasi-perjuangan-garuda-dan-dukung-pssi-tatap-piala-dunia-2030</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 09:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16569</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/dari-kegagalan-menuju-harapan-dpr-apresiasi-perjuangan-garuda-dan-dukung-pssi-tatap-piala-dunia-2030">Dari Kegagalan Menuju Harapan: DPR Apresiasi Perjuangan Garuda dan Dukung PSSI Tatap Piala Dunia 2030</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, JAKARTA &#8211; Suasana di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/10/2025) atau Minggu dini hari WIB terasa berat. Mimpi besar ratusan juta rakyat Indonesia untuk melihat Merah Putih berkibar di Piala Dunia 2026 harus tertunda setelah kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun di balik kekecewaan itu, ada rasa bangga yang tumbuh karena untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia mampu menembus babak keempat kualifikasi, sebuah capaian yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah sepak bola nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita semua tentu kecewa karena harapan publik begitu besar untuk melihat Merah Putih tampil di Piala Dunia. Namun saya ingin menegaskan, perjuangan ini tetap patut diapresiasi. Timnas kita telah menunjukkan semangat juang luar biasa dan membawa Indonesia ke babak yang belum pernah kita capai sebelumnya,&#8221; ujar Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian di Jakarta, Minggu (12/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hetifah menilai capaian tersebut tidak datang begitu saja. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, pembinaan sepak bola nasional mulai menemukan arah. Hetifah menyebut langkah menuju 2030 sudah memiliki peta jalan yang jelas melalui blueprint atau cetak biru pembinaan sepak bola nasional yang tengah dijalankan PSSI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kekalahan ini harus dijadikan bahan refleksi dan pembenahan menyeluruh di semua aspek pembinaan sepak bola nasional, mulai dari infrastruktur, pelatih, kompetisi usia muda, hingga tata kelola federasi,&#8221; ucap Hetifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hetifah menyebut wajah-wajah muda seperti Milliano Jonathans, Mauro Jilstra, Jens Raven, Rafael Struick, Marselino Ferdinan, Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Arkhan Fikri, hingga Hokky Caraka menjadi simbol harapan baru. Hetifah menyebut perjalanan ini belum selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kegagalan ini harus menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional,&#8221; lanjut Hetifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, semangat kolaborasi juga menggema. Komisi X DPR RI berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis yang diambil PSSI dan Kemenpora. Menurut Hetifah, kerja sama lintas lembaga mutlak dibutuhkan agar pembinaan atlet muda berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Komisi X DPR RI siap berkolaborasi dengan Kemenpora, PSSI, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet muda kita lebih sistematis dan berkelanjutan,&#8221; ucap Hetifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hetifah mengajak masyarakat untuk tetap memberikan dukungan positif bagi para pemain yang telah berjuang demi Merah Putih. Di tengah rasa kecewa itu, publik tahu meski Garuda belum terbang ke langit Piala Dunia, sayapnya kini tumbuh lebih kuat. Harapan 2030 sudah menanti dan bangsa ini siap kembali bermimpi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mari kita jadikan ini bukan akhir dari mimpi, tapi awal dari perjalanan panjang menuju kebangkitan sepak bola Indonesia,&#8221; kata Hetifah. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/dari-kegagalan-menuju-harapan-dpr-apresiasi-perjuangan-garuda-dan-dukung-pssi-tatap-piala-dunia-2030">Dari Kegagalan Menuju Harapan: DPR Apresiasi Perjuangan Garuda dan Dukung PSSI Tatap Piala Dunia 2030</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
