<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Santri Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/santri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/santri</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Oct 2025 16:42:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Santri Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/santri</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tidak Cukup Minta Maaf, Dr. Aly Taufiq : Trans7 Harus buat siaran ulang Pesantren Secara Obyektif</title>
		<link>https://www.detak.co.id/tidak-cukup-minta-maaf-dr-aly-taufiq-trans7-harus-buat-siaran-ulang-pesantren-secara-obyektif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 16:42:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[trans7]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=16646</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/tidak-cukup-minta-maaf-dr-aly-taufiq-trans7-harus-buat-siaran-ulang-pesantren-secara-obyektif">Tidak Cukup Minta Maaf, Dr. Aly Taufiq : Trans7 Harus buat siaran ulang Pesantren Secara Obyektif</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Direktur Islam Nusantara Center (INC), Dr. M. Aly Taufiq, SQ, mengecam keras tayangan salah satu program di Trans7 yang dinilai merendahkan martabat dan mengandung penghinaan terhadap lembaga pesantren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dr. Aly Taufiq, permintaan maaf dari pihak Trans7 tidak cukup untuk menebus dampak negatif yang timbul. Ia menegaskan bahwa media nasional sebesar Trans7 harus bertanggung jawab secara moral dan profesional dengan menayangkan program yang menggambarkan pesantren secara obyektif, berimbang, dan edukatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Permintaan maaf tidak cukup. Trans7 harus menayangkan lagi konten yang memperlihatkan pesantren sebagai pusat ilmu, akhlak, dan peradaban Islam Nusantara. Media punya tanggung jawab untuk membentuk persepsi publik secara adil,” tegas Dr. Aly Taufiq dalam keterangannya di Jakarta. Selasa 14 Oktober 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aly Taufiq yang juga Anggota DPRD Provinsi Banten ini menekankan bahwa media massa memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini masyarakat. Karena itu, keberimbangan informasi adalah prinsip mutlak yang harus dijaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika media hanya menyoroti sisi negatif tanpa menampilkan kebaikan dan kontribusi pesantren, itu bukan lagi jurnalisme, melainkan ketidakadilan informasi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesantren selama ini berperan besar dalam membangun pendidikan karakter, moral, dan spiritual bangsa. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, pesantren menjadi garda depan resolusi jihad, melahirkan generasi ulama, santri, dan pejuang yang berbakti pada negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pesantren adalah benteng nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Mereka tidak hidup dari negara, tetapi berjuang untuk negara,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai lembaga pendidikan yang mandiri dan tidak bergantung pada anggaran negara, pesantren telah terbukti menjadi pilar penting dalam membentuk karakter bangsa Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Aly Taufiq menegaskan, sudah sepatutnya media nasional menghormati, mengapresiasi, dan menampilkan wajah pesantren secara proporsional, bukan menjadikannya bahan olok-olok atau stigma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan pusat peradaban yang telah menanamkan nilai-nilai kebangsaan jauh sebelum republik ini berdiri,” tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/tidak-cukup-minta-maaf-dr-aly-taufiq-trans7-harus-buat-siaran-ulang-pesantren-secara-obyektif">Tidak Cukup Minta Maaf, Dr. Aly Taufiq : Trans7 Harus buat siaran ulang Pesantren Secara Obyektif</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Santri dan Santriwati Ponpes An nuqthah Sambut Silaturahmi Kapolres Metro Tangerang Kota</title>
		<link>https://www.detak.co.id/ratusan-santri-dan-santriwati-ponpes-an-nuqthah-sambut-silaturahmi-kapolres-metro-tangerang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 06:48:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[TANGERANG]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=8203</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/ratusan-santri-dan-santriwati-ponpes-an-nuqthah-sambut-silaturahmi-kapolres-metro-tangerang-kota">Ratusan Santri dan Santriwati Ponpes An nuqthah Sambut Silaturahmi Kapolres Metro Tangerang Kota</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Detak.co.id, KOTA TANGERANG &#8212; Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, rahmat, ampunan, dan cinta dari Allah SWT. Bulan ini juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi.Maka itu, dalam rangka jalin silaturahmi dan semakin mempererat sinergitas Polri dengan para ulama di wilayah, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengunjungi Pondok Pesantren  (Ponpes) Modern An nuqthah, di Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.Kehadiran Kapolres bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres dan Kapolsek Pinang, Iptu Adtyo Wijanarko itu disambut Pimpinan Ponpes An nuqthah, KH. Zuhri Fauzi beserta ratusan santri dan santriwati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, di hadapan ratusan santri dan santriwati tersebut Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan tentang kewajiban menuntut ilmu.Menurutnya, Ponpes adalah tempat untuk menggali semua ilmu di dunia dan akherat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"> Nilai akidah dan akhlak ditanamkan di Ponpes untuk saling menyayangi dan menghormati antar teman karena santri itu jauh dari orang tua dan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dan saya yakin adik-adik yang berada dihadapan saya ini adalah santri dan santriwati yang baik dan sholeh. Sekarang ini sudah bukan jamannya lagi budaya kekerasan/bullying terhadap orang lain. Stop bullying karena itu bertentangan dengan nilai agama dan ada konsekuensi hukum terhadap pelaku kekerasan serta bullying,&#8221; tutur Zain. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Disamping itu Kapolres berpesan kepada para santri yang akan libur lebaran agar perbanyak kegiatan positif untuk mengisi lebaran baik membaca Al Quran, ikuti pesantren kilat, silaturahmi ke keluarga dan hindari kegiatan negatif, seperti tawuran, lakukan tindakan kriminalitas, mabuk-mabukan maupun penyalahgunaan narkoba.Dihadapan KH. Zuhri Fauzi, Kapolres mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan program Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menjalin komunikasi dan koordinasi bersama alim ulama dalam menjaga harmoni, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang baik yang diberikan. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan, keamanan, kenyamanan dan kesejukan. Polri membutuhkan ulama sebagai penyejuk (cooling system) ditengah masyarakat,&#8221; bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, KH. Zuhri Fauzi menyampaikan ucapan terima kasih, dan menjadi kehormatan Ponpes An nuqthah dikunjungi Kapolres dan rombongan di tengah kesibukannya mengamankan bulan Ramadhan hingga hari raya idul fitri 1446 hijriah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami doakan semoga situasi kamtibmas selalu aman, nyaman dan sejuk di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota. Kami para alim ulama di Kota Tangerang siap mendukung Polri untuk Masyarakat,&#8221; pungkasnya. (Cep)</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/ratusan-santri-dan-santriwati-ponpes-an-nuqthah-sambut-silaturahmi-kapolres-metro-tangerang-kota">Ratusan Santri dan Santriwati Ponpes An nuqthah Sambut Silaturahmi Kapolres Metro Tangerang Kota</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
