<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Narkoba Archives - Detak.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.detak.co.id/tag/narkoba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detak.co.id/tag/narkoba</link>
	<description>Berita dan Informasi Terkini Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2026 14:40:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Narkoba Archives - Detak.co.id</title>
	<link>https://www.detak.co.id/tag/narkoba</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Jalur Laut Digagalkan Operasi Gabungan</title>
		<link>https://www.detak.co.id/penyelundupan-13-ton-ketamin-di-jalur-laut-digagalkan-operasi-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 14:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=28025</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/penyelundupan-13-ton-ketamin-di-jalur-laut-digagalkan-operasi-gabungan">Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Jalur Laut Digagalkan Operasi Gabungan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detak.co.id, KEPRI &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea dan Cukai pada Februari 2026 mengenai adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan orang ABK berkewarganegaraan Myanmar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian operasi bersama dimulai pada Selasa (4/8), saat Tim Gabungan melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan. Dua hari kemudian, Kamis (6/8), pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Tim Gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan on board dan mengawal kapal beserta seluruh awaknya hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat (7/8) dengan melibatkan unit K-9 serta interogasi terhadap para awak kapal. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut sekaligus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak-pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/penyelundupan-13-ton-ketamin-di-jalur-laut-digagalkan-operasi-gabungan">Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Jalur Laut Digagalkan Operasi Gabungan</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Saber 2026, BNN Ungkap Kasus di Berbagai Wilayah Indonesia</title>
		<link>https://www.detak.co.id/operasi-saber-2026-bnn-ungkap-kasus-di-berbagai-wilayah-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 12:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=24993</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/operasi-saber-2026-bnn-ungkap-kasus-di-berbagai-wilayah-indonesia">Operasi Saber 2026, BNN Ungkap Kasus di Berbagai Wilayah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> JAKARTA &#8211; Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika melalui Operasi Sapu Bersih Narkoba (Ops. Saber Bersinar) yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jakarta, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi, Jawa Timur, Riau, hingga Kepulauan Riau. Pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi BNN RI bersama Kepolisian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya dalam upaya pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika nasional maupun lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Plt. Deputi Pemberantasan BNN RI Roy Hardi Siahaan menjelaskan, dalam operasi gabungan tersebut, BNN RI bersama jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dengan total 31 tersangka. Dari seluruh pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 136,5 kilogram, ganja sebanyak 147 kilogram, etomidate sebanyak 1.260 mililiter, ketamin sebanyak 1.029 gram, serta ekstasi sebanyak 6.681 butir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, total potensi masyarakat yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika mencapai sekitar 353.312 jiwa dengan potensi nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita mencapai Rp211,4 miliar. Berikut koronologis pengungkapannya :</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BNN Ungkap Jaringan Sabu Aceh–Bogor, 29 Kg Diamankan</em><br>Tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Aceh–Bogor pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di parkiran sebuah minimarket di Parung Panjang, Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita 29 bungkus kemasan teh Cina warna hijau berisi sabu dengan berat total kurang lebih 29 kilogram yang disembunyikan di dalam kendaraan yang digunakan pelaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait pengiriman narkotika dari Langsa, Aceh menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni–Merak. Tim gabungan yang terdiri dari Dit. Interdiksi BNN, Dit. Intelijen BNN, Bea Cukai, BNNP Sumsel, dan BNNP Banten kemudian melakukan surveillance hingga ke Bogor. Setelah kendaraan target ditinggalkan di Parung Panjang dan para pelaku bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta, petugas berhasil mengamankan seluruh tersangka dan membawa mereka beserta barang bukti ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Respon cepat keluhan masyarakat, BNN gelar Operasi Saber Bersinar di Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara</em><br>Berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di kawasan Aek Kanopan Timur, Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, petugas BNN melakukan analisis, pemetaan, dan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 13 Mei 2026, petugas melaksanakan Operasi Saber Bersinar dan berhasil mengidentifikasi seorang pengendali berinisial WW yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial RT. Petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat BNN terhadap keresahan masyarakat sekaligus komitmen dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran gelap narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Pengungkapan Jaringan RA di wilayah Kalimantan Timur</em><br>Selanjutnya, BNN RI berhasil mengungkap jaringan DPO Faturahman di wilayah Kalimantan Timur. Operasi yang dimulai sejak April 2026 tersebut berhasil ditindak pada 7 Mei 2026 di Jalan Lintas Poros Samarinda–Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku berinisial IP, RA, RM, dan MA. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 92.127 gram atau sekitar 92,1 kilogram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate sebanyak 1.000 mililiter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan dua kendaraan dengan satu kendaraan berfungsi sebagai pengawal dan kendaraan lainnya digunakan untuk mengangkut narkotika yang disembunyikan di dalam koper serta kotak berlapis plastik hitam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Pengungkapan Jaringan Narkotika Transnasional melalui Jasa Ekspedisi dan Kurir Terbang</em><br>BNN bersama Bea dan Cukai berhasil mengungkap jaringan narkotika transnasional yang memanfaatkan jasa ekspedisi dan kurir terbang untuk memasukkan serta mendistribusikan sabu ke berbagai wilayah Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengungkapan jaringan Golden Triangle, petugas menemukan 10 paket sabu asal Laos yang dikirim menuju wilayah Cengkareng, Jakarta Barat dengan menggunakan identitas dan alamat penerima fiktif. Para pelaku diketahui memanfaatkan jasa transportasi online untuk mengambil paket tersebut. Dari hasil controlled delivery, petugas berhasil menyita sabu seberat 1.875 gram dan menduga jaringan tersebut sedang melakukan uji jalur distribusi narkotika ke Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pada 29 April 2026 petugas gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil mengamankan dua kurir terbang berinisial AA dan DN di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Kedua pelaku menggunakan identitas palsu dan membawa sabu seberat 3.986 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Lombok dan kawasan pariwisata sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan berikutnya dilakukan pada 2 Mei 2026 terhadap tiga kurir berinisial MF, AH, dan AM di Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 7.159 gram sabu yang sedang dipecah dan dikemas ulang di kamar hotel untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Jaringan tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial KB. Barang tersebut rencananya akan di bawa dan diedarkan di kendari sultra</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari seluruh pengungkapan jaringan transnasional tersebut, petugas berhasil menyita total sabu seberat 13.020 gram atau sekitar 13 kilogram. Hasil pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jalur internasional, identitas palsu, jasa ekspedisi, hingga kawasan pariwisata sebagai target peredaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Pengungkapan Jaringan Ganja Sumatera Barat</em><br>Pada 10 Mei 2026, BNN RI bersama BNNP Sumatera Barat berhasil mengungkap jaringan pengiriman ganja di Jalan Bukittinggi–Padang Sidempuan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku berinisial MI, DR, AR, dan NL. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita tujuh karung berisi 150 bungkus narkotika jenis ganja dengan total berat 145.085,23 gram atau sekitar 145 kilogram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para pelaku menggunakan pola serupa dengan kasus sebelumnya, yakni pengawalan kendaraan untuk memantau keamanan rute distribusi dan memastikan pengiriman narkotika berjalan aman. Jaringan tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial TH.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Operasi Saber Bersinar di Berbagai Wilayah Indonesia</em><br>Selain pengungkapan tersebut, BNN RI dan jajaran juga melaksanakan operasi penindakan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi, Jawa Timur, Riau, dan Kepulauan Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Riau, petugas berhasil mengungkap aktivitas peredaran sabu di kawasan kampung narkoba dan menyita ratusan paket sabu siap edar. Di Sumatera Utara, petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku di Kota Medan dengan barang bukti berupa dua kilogram sabu, 6.674 butir pil ekstasi, 50 bungkus happy water, dan dua papan happy five.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Aceh, petugas gabungan BNNP Aceh dan Polres Bireun berhasil menyita sabu dan ketamin siap edar. Sementara di Sulawesi Tengah, petugas berhasil menggagalkan pengiriman ganja seberat dua kilogram dari Medan menuju Morowali dengan modus identitas dan alamat penerima fiktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, di Kepulauan Riau, petugas berhasil mengungkap penyelundupan 260 pcs vape yang diduga mengandung etomidate dari Malaysia melalui Pelabuhan Ferry Harbour Bay Batam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan di Jawa Timur, BNNP Jawa Timur bersama BNNK jajaran berhasil mengamankan 15 orang yang terdiri dari penyalahguna dan pelaku peredaran gelap narkotika di sejumlah wilayah dengan jumlah barang bukti sabu seberat 34,86 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Ancaman hukuman</em><br>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lainnya, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jasa pengiriman, identitas palsu, serta produk cairan vape sebagai media penyelundupan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BNN mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). (Zal)</p>



<p class="wp-block-paragraph">BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/operasi-saber-2026-bnn-ungkap-kasus-di-berbagai-wilayah-indonesia">Operasi Saber 2026, BNN Ungkap Kasus di Berbagai Wilayah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>35 Kg Barbuk Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</title>
		<link>https://www.detak.co.id/35-kg-barbuk-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 11:26:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=23091</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/35-kg-barbuk-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri">35 Kg Barbuk Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id/">Detak.co.id</a>, JAKARTA &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar pemusnahan barang bukti (barbuk) hasil tindak pidana narkotika di Lapangan Parkir BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (17/3). Total barang bukti yang dimusnahkan adalah sebanyak 34.211, 96 gram, dengan rincian 27.729,86 gram sabu; 1.829 gram ekstasi (3.916 butir); mephedrone padatan 643,6 gram; mephedrone cairan 7.247 milliliter; prekursor cairan 24.722 milliliter; bahan kimia padatan 4.009,5 gram; dan bahan kimia cairan 198.129 milliliter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Barang bukti yang dimusnahkan oleh BNN sebagian besar merupakan hasil ungkap kasus melalui jalur udara yang berhasil dideteksi oleh Tim BNN bersama Bea dan Cukai serta petugas di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Dari operasi ini diamankan 11 orang yang membawa sabu dari Pulau Sumatera menuju timur Indonesia seperti Lombok dan Sulawesi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, BNN berhasil membongkar praktik clandestine laboratory yang dikelola oleh dua warga negara asing (WNA) asal Rusia. Pelaku diduga memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone. Dari aksi yang dilakukan oleh Tim BNN, ini merupakan komitmen pemerintah Indonesia dalam memberantas peredaran narkotika di Tanah Air, baik yang dilakukan melaluidi udara maupun di perbatasan, mengingat semakin kompleksnya modus operandi jaringan internasional narkotika yang masuk ke Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan lewat pencegahan dan pemberantasan guna menciptakan masyarakat yang bersih dari pengaruh narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini BNN mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar berperan aktif dalam upaya memerangi narkoba, dimulai dari menjaga lingkungan keluarga dan komunitas, mendukung program edukasi anti-narkotika, hingga melaporkan setiap ada indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kanal resmi, seperti menghubungi Call Center 184. Dengan partisipasi masyarakat, perang melawan narkoba akan lebih efektif, demi menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Berikut kronologis pengungkapan sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan 13 tersangka:</em></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0006</em><br>Berdasarkan informasi dari petugas Bea dan Cukai Pasar Baru Jakarta Pusat, pada Rabu 18 Februari 2026, terdapat sebuah paket diduga berisi narkotika. Dalam hal ini BNN bersama Bea dan Cukai melakukan penelitian, bahwa paket tersebut berisi narkotika jenis MDMA (ekstasi).<br>Petugas kemudian melakukan control delivery menuju alamat tujuan di Kampung Cibatu, Cikarang Selatan. Pada Kamis (19/2), sekitar pukul 22.25 WIB, Tim Gabungan menangkap AZ di sebuah kontrakan saat mengambil paket tersebut. Ketika dibuka paket itu berisi enam bungkus plastik yang diduga kuat mengandung ekstasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil interogasi, pelaku mengaku diperintah oleh seorang pria berinisial AFAM, yang merupakan warga negara asing dan diduga bagian dari jaringan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun perbuatan tersangka AZ dihadapkan dengan jeratan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0007</em><br>Pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Bandara Soekarno-Hatta, Petugas BNN melakukan penangkapan terhadap dua orang pria SF dan JF yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Secara rinci, SF membawa barang haram tersebut seberat 2.001,54 gram, sedangkan JF menguasai 2.003,20 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku mendapat perintah oleh PTR untuk membawa sabu ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selanjutnya SF dan JF diamankan Petugas BNN beserta barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua tersangka didakwa dalam Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0008</em><br>Pada 28 Februari 2026, Petugas BNN berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai bersama Avsec Bandara Soekarno-Hatta melakukan penangkapan terhadap seorang pria dengan inisial BK yang kedapatan membawa koper berisi sabu, terdiri delapan bungkus plastik bening dengan berat 2.027,32 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil interogasi, BK mengaku mendapatkan perintah dari DT untuk mengambil dan membawa sabu yang akan diterbangkan ke Lombok (NTB) tersebut. Tersangka pun diamankan Petugas BNN untuk dilakukan proses lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BK didakwa dengan Pasal 14 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Jo UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0009</em><br>Berdasarkan informasi dari masyarakat pada Rabu 4 Maret 2026, diduga akan ada kurir terbang dari Medan ke Jakarta. Tim BNN melakukan koordinasi dengan Petugas Bandara Soekarno-Hatta (Avsec) yang kemudian mengamankan dua pelaku MA dan MS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika digeledah, didapatkan 1.995 gram sabu di dalam koper milik MS, dan 2.000 gram sabu milik MA. Barang bukti dan tersangka akhirnya dibawa ke kantor BNN untuk diproses pemeriksaan penyidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas tindakannya, kedua pelaku didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0010</em><br>Dari informasi masyarakat bahwa akan ada kurir dari Medan menuju Kendari, Sulawesi Tenggara, yang transit di Bandara Soekarno-Hatta membawa narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu. Petugas BNN bersama petugas bandara (Avsec) menangkap seorang pria berinisial MB pada 4 Maret 2026 pukul 11.45 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 tas koper yang berisi paket kristal putih dengan berat 2.025 gram. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk proses pemeriksaan penyidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas tindakan tersebut pelaku didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0011</em><br>Pada 4 Maret 2026, pukul 14.40 WIB, Tim BNN dengan Petugas Bandara Soekarno-Hatta mencurigai penumpang yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan profiling, diamankan pria berinisial RM yang membawa koper berisi sabu yang disembunyikan di lipatan kaos dan celana. Barang bukti yang diamankan memiliki berat 1.993 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai diinterogasi, RM mengaku mendapatkan perintah dari seorang berinisial AL yang berada di Banda Aceh. Barang bukti dan tersangka kemudian dibawa ke kantor BNN untuk penyidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari tindakan tersebut pelaku didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0012</em><br>Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada kurir yang terbang dari Medan menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah, transit di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Tim BNN bersama Petugas Bandara (Avsec) mengamankan pria berinisial JZ yang diketahui di dalam kopernya terdapat narkotika jenis sabu dengan berat 1.979 gram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil interogasi petugas, JZ mengaku mendapatkan perintah dari AL yang berada di Banda Aceh, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk penyidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari tindakannya pelaku didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo.Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0013</em><br>Berdasarkan informasi dari masyarakat, diduga ada dua orang menjadi kurir dari Kecamatan Siborong-Borong Sumatera Utara, melalui Bandara Silangit dengan tujuan Utama Kota Palu dengan transit di Bandara Soekarno-Hatta. Pria berinisial MN dan SF berhasil diamankan petugas Avsec Bersama Bea dan Cukai pada 4 Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sini Tim BNN melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, didapatkan narkotika jenis sabu di dalam enam kantong celana panjang yang ada pada MN dengan jumlah 12 bungkus dengan berat 5986,8 gram. Sementara itu, SF diduga membawa satu koper yang didalamnya terdapat lima kantong celana berisi 12 bungkus sabu dikemas menggunakan plastik bening seberat 5.986 gram.<br>Ketika diinterogasi, MN mengaku diperintahkan oleh BJ (DPO) dan SF dapat instruksi dari AP (DPO) untuk membawa barang haram itu ke Kota Palu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas tindakannya kedua tersangka dikenakan Pasal 114 (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 132 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dalam UU No. 1 Tahun 2026 temtang Penyesuaian Pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>LKN/0014-P2</em><br>BNN bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik clandestine laboratory milik warga negara asing (WNA) asal Rusia di wilayah Gianyar, Bali. Operasi ini berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 s.d. 6 Maret 2026).<br>Berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali, pada Januari, dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan penyelidikan mendalam. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45 WITA, Tim Gabungan berhasil mengamankan seorang wanita berinisial NT yang berperan memproduksi narkotika jenis Mephedrone yang pekerjaannya dibantu oleh pria berinisial ST.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen “EA”, botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol “AG+ silver.<br>Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan tindak pidana produksi narkotika golongan I, sebagaimana dimaksud dalam primer Pasal 610 ayat 2 huruf a UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Subsidair Pasal 609 ayat 2 huruf a UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 129 huruf a dan b Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/35-kg-barbuk-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri">35 Kg Barbuk Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang CND Ke-69, BNN Tegaskan Indonesia Komitmen dalam Pengendalian Narkotika</title>
		<link>https://www.detak.co.id/sidang-cnd-ke-69-bnn-tegaskan-indonesia-komitmen-dalam-pengendalian-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 06:22:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=23040</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sidang-cnd-ke-69-bnn-tegaskan-indonesia-komitmen-dalam-pengendalian-narkotika">Sidang CND Ke-69, BNN Tegaskan Indonesia Komitmen dalam Pengendalian Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id/">Detak.co.id</a>, AUSTRIA &#8211; Delegasi Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Hukum dan Kerja Sama, Agus Irianto menyampaikan komitmen kuat Indonesia dalam upaya pengendalian narkotika global pada Sidang Commission on Narcotic Drugs (CND) Sesi ke-69 yang berlangsung di Wina, Austria pada Rabu (11/3).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Agus Irianto menyampaikan intervensi pada agenda item kelima mengenai&nbsp;Implementation of the International Drug Control Treaties. Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap implementasi yang komprehensif, seimbang, dan efektif dari konvensi-konvensi internasional tentang pengendalian narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada forum ini, Indonesia juga menyampaikan perhatian serius serta mendorong pengaturan yang lebih ketat terhadap sejumlah zat yang berpotensi disalahgunakan, di antaranya&nbsp;coca leaf,&nbsp;MDMB-FUBINACA,&nbsp;N-pyrrolidino isotonitazene, dan&nbsp;N-desethyl etonitazene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama internasional dengan berbagai organisasi global, termasuk dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNODC, WHO, serta International Narcotics Control Board (INCB), bersama seluruh negara anggota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini terhadap zat psikoaktif baru, peningkatan kapasitas forensik dan regulasi, serta memastikan implementasi yang efektif dari berbagai perjanjian internasional terkait pengendalian narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kerja sama kolektif dan tanggung jawab bersama, Indonesia meyakini bahwa komunitas internasional dapat memperkuat perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, keselamatan, dan keamanan publik dari tantangan yang terus berkembang dalam permasalahan narkotika global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada agenda item keenam, terkait Follow-up to the Implementation at the National, Regional and International Levels of all Commitments, as reflected in the Ministerial Declaration of 2019, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan secara penuh dan efektif&nbsp;Ministerial Declaration 2019. Indonesia menilai bahwa tindak lanjut pada tingkat nasional, regional, maupun internasional merupakan langkah penting dalam merespons dinamika permasalahan narkotika global yang semakin kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penyampaiannya, Indonesia menyoroti keterkaitan erat antara kejahatan narkotika dengan berbagai bentuk kejahatan transnasional lainnya, seperti tindak pidana pencucian uang (TPPU), korupsi, perdagangan manusia, kejahatan siber, hingga pendanaan terorisme.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Indonesia menekankan bahwa upaya pengendalian narkotika memerlukan sinergi yang kuat antar lembaga penegak hukum narkotika, sekaligus integrasi dengan upaya yang lebih luas dalam memerangi kejahatan terorganisir lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui partisipasi aktif dalam forum internasional seperti Commission on Narcotic Drugs (CND), Indonesia terus menunjukkan komitmen untuk menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi tantangan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph">BIRO HUMAS DAN PROTOKOL</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/sidang-cnd-ke-69-bnn-tegaskan-indonesia-komitmen-dalam-pengendalian-narkotika">Sidang CND Ke-69, BNN Tegaskan Indonesia Komitmen dalam Pengendalian Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum UNODC, BNN RI Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika</title>
		<link>https://www.detak.co.id/forum-unodc-bnn-ri-dorong-pendekatan-berimbang-dalam-penanganan-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 02:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=23006</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/forum-unodc-bnn-ri-dorong-pendekatan-berimbang-dalam-penanganan-narkotika">Forum UNODC, BNN RI Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id/">Detak.co.id</a>, AUSTRIA &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, memimpin delegasi Republik Indonesia dalam Sesi ke-69 Commission on Narcotic Drugs (CND) di Vienna, Austria. Keikutsertaan Indonesia dalam forum yang diselenggarakan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat upaya global menghadapi permasalahan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam forum yang berlangsung hingga 13 Maret 2026 tersebut, Kepala BNN menyampaikan National Statement yang menekankan pendekatan berimbang dalam penanganan narkotika melalui pengurangan pasokan dan permintaan secara simultan, penguatan kerja sama internasional, pengedepanan nilai kemanusiaan, serta pengembangan layanan rehabilitasi berbasis bukti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN juga membuka side event seminar bertema “Vape and Narcotics: A Bad Combination – Addressing Narcotics-Contaminated Vaping Products through Preventive, Regulatory and Cooperative Frameworks.” Kegiatan ini diselenggarakan BNN dengan dukungan pemerintah Singapore, Thailand, UNODC Regional Office for Southeast Asia and the Pacific di Bangkok, serta Belgium.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Side event tersebut membahas meningkatnya tren penyalahgunaan perangkat rokok elektronik (vape) sebagai media konsumsi narkotika dan zat psikoaktif lainnya. Fenomena ini menimbulkan tantangan baru karena cairan vape yang terkontaminasi narkotika berisiko menimbulkan dampak kesehatan serius serta menyulitkan proses deteksi dan pengawasan. Forum ini juga mendorong penguatan regulasi, sistem peringatan dini, dan kerja sama internasional dalam menghadapi tren tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Kepala BNN membuka pameran yang di selenggarakan oleh Pemerintah Republik Indonesia bertema “Enhancing International Cooperation for Future Development Starting from Children: ‘Ananda Bersinar’ to Address Drug Challenges.” Pameran ini menampilkan hasil karya masyarakat binaan BNN menuju mandiri dan produktif guna melindungi masyarakat khususnya anak dari ancaman narkotika melalui program Ananda Bersinar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN juga menghadiri voting terkait perubahan penggolongan beberapa zat, antara lain coca leaf, MDMB-FUBINACA, N-pyrrolidino isotonitazene, dan N-desethyl etonitazene sebagai bagian dari mekanisme internasional pengawasan zat berbahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partisipasi aktif Indonesia dalam Sesi ke-69 CND mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kerja sama internasional serta mengedepankan pendekatan komprehensif dalam menghadapi tantangan narkotika yang semakin kompleks. (Zal)</p>



<p class="wp-block-paragraph">BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/forum-unodc-bnn-ri-dorong-pendekatan-berimbang-dalam-penanganan-narkotika">Forum UNODC, BNN RI Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ungkap Clandestine Laboratory, Bukti Indonesia Pasar Besar Peredaran Gelap Narkoba</title>
		<link>https://www.detak.co.id/ungkap-clandestine-laboratory-bukti-indonesia-pasar-besar-peredaran-gelap-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 11:38:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Clandestine Laboratory]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=22707</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/ungkap-clandestine-laboratory-bukti-indonesia-pasar-besar-peredaran-gelap-narkoba">Ungkap Clandestine Laboratory, Bukti Indonesia Pasar Besar Peredaran Gelap Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id" type="link" id="www.detak.co.id">detak.co.id,</a> BALI &#8211; Badan Narkotika Nasional bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 s.d. 6 Maret 2026) tersebut berhasil mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS serta sejumlah bahan yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali, pada Januari dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan penyelidikan mendalam. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45 WITA, Tim Gabungan berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah kunci kendaraan serta kunci villa lain yang kemudian mengarah pada pengembangan penyelidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen &#8220;EA&#8221;, botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol &#8220;AG+ silver.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai menggeledah mobil tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan pada Jumat (6/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di salah satu villa di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali. Di lokasi ini, petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan clandestine laboratory, antara lain:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Platik biru berisi citric acid</li>



<li>Container orange berisi kain</li>



<li>Tas putih dengan jerigen berisi cairan</li>



<li>Jerigen berisi cairan kuning</li>



<li>Jerigen berisi cairan coklat</li>



<li>Botol coklat Dichloromethane</li>



<li>Jerigen isi cairan</li>



<li>Gelas dan plastik berisi residu</li>



<li>Piring isi residu</li>



<li>Plastik klip isi kristal putih (mephedrone)</li>



<li>Baskom tutup hijau berisi cairan coklat</li>



<li>Botol coklat metyhlamine</li>



<li>Botol coklat hydrobromic acid</li>



<li>Jerigen isi cairan coklat (3)</li>



<li>Jerigen isi cairan bening</li>



<li>Kertas saring isi residu</li>



<li>Ember hijau berisi coklat isi cairan</li>



<li>Plastik hitam isi garam dolpin(2)</li>



<li>Botol kaca isi cairan bening (4)</li>



<li>Plastik klip isi kristal diduga mephedrone</li>



<li>Timbangan digital</li>



<li>Plastik gulung bening</li>



<li>Fruit dryer</li>



<li>Masker respirator</li>



<li>Kertas saring</li>



<li>Erlenmeyer hisap 2 liter</li>



<li>Panci dan gayung</li>



<li>Syringe 20ml</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan temuan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Laboratorium Narkotika BNN telah dipastikan bahwa zat yang diproduksi clandestine lab tersebut merupakan jenis mephedrone yang termasuk dalam narkotika golongan I.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memanfaatkan Indonesia sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba. Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas guna melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkotika. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/ungkap-clandestine-laboratory-bukti-indonesia-pasar-besar-peredaran-gelap-narkoba">Ungkap Clandestine Laboratory, Bukti Indonesia Pasar Besar Peredaran Gelap Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika di Bandara</title>
		<link>https://www.detak.co.id/bnn-persempit-ruang-gerak-peredaran-narkotika-di-bandara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 04:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=22507</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-persempit-ruang-gerak-peredaran-narkotika-di-bandara">BNN Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika di Bandara</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.detak.co.id/">detak.co.id </a>KOTA TANGERANG &#8211; Upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi udara kian diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3) di Kantor Pusat Citilink Indonesia, Tangerang, Banten, dan disaksikan jajaran pejabat BNN serta manajemen Citilink tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkotika melalui mobilitas penumpang dan distribusi barang pada penerbangan domestik maupun internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan komitmen moral dan strategis menjaga ruang udara Indonesia dari ancaman narkotika. Sinergi diwujudkan melalui penguatan keselamatan penerbangan dengan memastikan seluruh awak bebas narkoba, peningkatan mitigasi penyelundupan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemanfaatan sarana penerbangan sebagai media edukasi, serta pengokohan koordinasi internal agar seluruh elemen bergerak selaras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui langkah strategis ini, Kita memastikan setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tangguh terhadap extraordinary crime,” ungkap Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama Citilink menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya, dan berintegritas. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem penerbangan yang bersih dari narkotika serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-persempit-ruang-gerak-peredaran-narkotika-di-bandara">BNN Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika di Bandara</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN jadi Role Model Seychelles</title>
		<link>https://www.detak.co.id/bnn-jadi-role-model-seychelles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 06:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=22450</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-jadi-role-model-seychelles">BNN jadi Role Model Seychelles</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> JAKARTA &#8211; Siapa sangka, strategi BNN dalam mengatasi masalah narkoba makin dilirik dunia internasional. Kali ini, giliran Seychelles yang terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mempererat kerja sama dengan BNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen hangat ini tercipta saat Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri undangan buka puasa bersama Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/2).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan hanya sekadar makan bersama, pertemuan ini menjadi ajang diskusi serius tapi santai terkait penanganan permasalahan narkoba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata ini bukan kali pertama Seychelles berguru dengan BNN, Seychelles diketahui sebelumnya sudah mengirimkan perwakilan untuk belajar secara langsung kepada BNN dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi yang dijalankan BNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seychelles pun berharap suatu saat nanti BNN dapat memiliki kantor perwakilan di negara mereka. Hal tersebut membuktikan bahwa sistem yang dibangun BNN telah diakui sebagai role model dalam mengatasi permasalahan narkoba. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/bnn-jadi-role-model-seychelles">BNN jadi Role Model Seychelles</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelajar Tangguh Tanpa Narkoba jadi Bekal Awal Menuju Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://www.detak.co.id/pelajar-tangguh-tanpa-narkoba-jadi-bekal-awal-menuju-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 06:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=22447</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pelajar-tangguh-tanpa-narkoba-jadi-bekal-awal-menuju-indonesia-emas-2045">Pelajar Tangguh Tanpa Narkoba jadi Bekal Awal Menuju Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> JAKARTA &#8211; Sikap tegas untuk menolak narkoba di kalangan pelajar saat ini menjadi investasi nyata menuju Indonesia Emas 2045. Demikian pesan Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Putu Putera Sadana, dalam kegiatan Ngabuburit Bersinar (Bersih Narkoba) yang digelar di SMK Poncol, Jakarta Utara, Jumat (27/2).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pesan tersebut, Putu Putera Sadana mengajak seluruh pelajar yang hadir untuk memaknai Ramadan sebagai momentum penguatan karakter dan komitmen kebangsaan, khususnya bagi generasi muda dalam menjaga diri dari ancaman penyalahgunaan narkoba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Putu Putera Sadana menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan pengendalian diri sekaligus saat yang tepat untuk memperbarui komitmen menjaga raga dan pikiran demi kejayaan bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa ancaman narkoba kini hadir dengan wajah baru yang menyasar generasi muda melalui berbagai tren, termasuk penyalahgunaan liquid vape yang dicampur zat adiktif berbahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya penegakan hukum, lanjutnya, terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan dengan membongkar berbagai praktik laboratorium ilegal serta membersihkan wilayah rawan peredaran gelap narkotika sebagai bukti kehadiran negara dalam melindungi generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen tersebut selaras dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan sumber daya manusia, penguasaan sains dan teknologi, serta penegakan hukum yang konsisten. Para pelajar didorong untuk menjadi agen perubahan dengan menjaga gaya hidup sehat dan menjauhi narkoba sebagai syarat mutlak menuju Indonesia Emas 2045.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan Ngabuburit Bersinar ditutup dengan ajakan kepada seluruh pelajar untuk memancarkan inspirasi positif di bulan suci Ramadan. Menolak narkoba ditegaskan sebagai bentuk cinta terhadap diri sendiri, keluarga, dan Tanah Air, sekaligus kontribusi nyata dalam menyongsong Indonesia yang maju, unggul, dan berdaya saing global. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/pelajar-tangguh-tanpa-narkoba-jadi-bekal-awal-menuju-indonesia-emas-2045">Pelajar Tangguh Tanpa Narkoba jadi Bekal Awal Menuju Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Disiapkan BNN dan Kemendikdasmen</title>
		<link>https://www.detak.co.id/integrasi-kurikulum-anti-narkoba-disiapkan-bnn-dan-kemendikdasmen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 11:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=21804</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/integrasi-kurikulum-anti-narkoba-disiapkan-bnn-dan-kemendikdasmen">Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Disiapkan BNN dan Kemendikdasmen</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://Www.detak.co.id" type="link" id="Www.detak.co.id">detak.co.id</a>, JAKARTA &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari penguatan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2), di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, ini diikuti sekitar 650 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta para pemangku kepentingan terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran kurikulum ini menjadi penegasan komitmen BNN dalam memperkuat pencegahan narkoba melalui jalur pendidikan dengan mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, tanpa menambah mata pelajaran baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini bukan hanya seremonial biasa, tetapi sebagai bentuk manifestasi kerja kolektif Kita semua bahwa negara telah membangun benteng intelektual dan moral bagi generasi penerus bangsa,” tegas Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah integrasi kurikulum anti narkoba ini dinilai Kepala BNN RI strategis dalam membangun kesadaran, sikap, dan ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat upaya pencegahan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Mendikdasmen RI, Abdul Mu&#8217;ti, dalam sambutannya berharap integrasi kurikulum ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Program ini Kami harapkan dapat membangun generasi yang kuat dengan menciptakan lingkungan sekolah dan budaya hidup yang sehat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian awal dari langkah kecil yang dilakukan Kemendikdasmen bersama BNN untuk berkontribusi dalam membangun pendidikan bermutu guna menghasilkan generasi yang hebat dan kuat. (Zal)</p>



<h1 class="wp-block-heading">warondrugsforhumanity</h1>



<p class="wp-block-paragraph"><em>BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN</em></p>
<p>The post <a href="https://www.detak.co.id/integrasi-kurikulum-anti-narkoba-disiapkan-bnn-dan-kemendikdasmen">Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Disiapkan BNN dan Kemendikdasmen</a> appeared first on <a href="https://www.detak.co.id">Detak.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
