Di tengah meningkatnya kebutuhan driver ojek online terhadap akses listrik saat bekerja, DPW PKS Banten menghadirkan solusi ramah lingkungan melalui peluncuran Gerai Charger HP Gratis berbasis tenaga surya di kantor DPW PKS Banten, Minggu (10/5/2026). Program ini menjadi bagian dari peringatan Milad ke-24 PKS sekaligus dukungan terhadap energi terbarukan.
Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas mengatakan, gerai charger tenaga surya hadir berdasarkan kebutuhan para driver ojol yang kerap mengalami kendala baterai ponsel habis saat bekerja.
“Teman-teman ojol yang bekerja di jalan banyak menerima kendala ketika handphone lowbat. Maka PKS mempelopori pelayanan charger gratis berbasis tenaga surya untuk membantu mereka,” ujar Najib.
Ia menjelaskan, program tersebut akan diperluas secara bertahap ke seluruh kantor DPD PKS kabupaten dan kota di Banten. Menurutnya, penggunaan tenaga surya dipilih karena lebih hemat, efisien, dan ramah lingkungan.
“Kita mendapat banyak masukan dari ojol, saat mereka ingin ngecas di warung atau tempat makan biasanya harus berbayar. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban mereka,” katanya.
Dalam kesempatan itu, PKS Banten juga meluncurkan program lumbung pangan dan pasar tani yang melibatkan kelompok tani binaan kader PKS. Program tersebut rencananya digelar serentak di kantor DPD PKS kabupaten dan kota se-Banten pada 17 Mei 2026.
“Nanti kelompok tani binaan akan membuka pasar tani di kantor DPD masing-masing. Kader PKS juga akan belanja hasil pertanian di sana sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan,” jelas Najib.
Ketua Bidang Energi, Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim DPW PKS Banten, Dadang Darmawan menyebut pemanfaatan energi baru terbarukan merupakan kebutuhan masa depan yang harus mulai diterapkan secara luas.
“Energi baru terbarukan adalah kebutuhan. Kita membutuhkan energi yang bersih dan ramah lingkungan. Alhamdulillah PKS Banten sudah menginisiasi charger gratis berbasis tenaga surya untuk ojol,” ujarnya.
Pihaknya berharap pemanfaatan tenaga surya dapat diterapkan di berbagai sektor, baik instansi pemerintah, kantor partai, maupun kebutuhan masyarakat lainnya.
Selain energi terbarukan, pihaknya juga akan fokus terhadap isu lingkungan hidup di Banten, termasuk pengelolaan sampah dan berbagai persoalan lingkungan lainnya.
“Kami berharap bisa menghadirkan program-program nyata yang dibutuhkan masyarakat, termasuk terkait tata kelola sampah dan isu lingkungan lainnya,” pungkasnya.











