detak.co.id, TANGSEL-Macan Pandawa asal Cirebon, Jawa Barat, harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar Pakujaya Cup XI 2026 setelah takluk tipis 0-1 dari raksasa tarkam Denis FC asal Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Laga berlangsung di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Senin (11/5/2026).
Menurunkan Deka, Tyo, Opik, Leksen, dan Jojo di lini depan, Macan Pandawa tampil cukup agresif sejak awal pertandingan. Namun rapatnya pertahanan Denis FC yang dikomandoi Abdullah Arsavin, Sahrul, Hafid Ali, Indra, Jakite, dan Hamka Hamzah membuat setiap upaya tim asal Cirebon itu kerap mentok.
Pada penghujung babak pertama, Macan Pandawa sempat mendapatkan sejumlah peluang emas. Sayang, semua peluang tersebut mampu dimentahkan kiper kawakan Denis FC, Anas Fitranto. Skor kacamata pun bertahan hingga wasit Rahmatullah meniup peluit tanda turun minum.
Memasuki babak kedua, Macan Pandawa kembali mengendalikan permainan. Kerja sama apik Leksen dan Jojo di lini tengah membuat serangan mereka lebih hidup. Peluang demi peluang tercipta, termasuk lewat skema tendangan bebas. Namun, lagi-lagi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.
Petaka justru datang di menit-menit akhir laga. Pelanggaran di lapangan tengah berbuah tendangan bebas bagi Denis FC. Idris Affandi yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan kerasnya tak mampu dibendung kiper Macan Pandawa, Juveng, sekaligus memastikan kemenangan 1-0 bagi Denis FC.
Gol tunggal tersebut mengantar Denis FC melangkah ke babak 16 besar. Pada fase selanjutnya, Denis FC akan menghadapi pemenang laga antara Porba Blora kontra Diklat Pakujaya.
“Alhamdulillah hari ini Denis FC bisa menang. Lawan cukup bagus, bahkan saya sering bermain dengan mereka di Kota Cirebon. Kami memang diarahkan manajer untuk bermain hati-hati, dan syukur bisa menang 1-0,” ujar Jakite, legiun asing yang bermain untuk Denis usai laga.
Manajer Denis FC, Michael Ciok, mengaku puas dengan performa timnya. Menurutnya, laga berjalan menarik dan sportif karena para pemain saling mengenal satu sama lain.
“Pertandingannya luar biasa, tidak kasar, enak ditonton. Ini bisa jadi contoh untuk turnamen di Pakujaya. Kalah menang itu wajar. Deg-degan pasti ada, apalagi babak pertama masih 0–0. Babak kedua peluang banyak, tapi hanya satu gol dari Idris. Alhamdulillah kita diberi kemenangan,” kata Ciok.
Menghadapi babak 16 besar, Ciok juga mengungkapkan rencana menambah kekuatan tim. Salah satu pemain yang pernah tampil di Liga 2 nasional disebut akan bergabung, mengingat kompetisi tersebut telah usai digelar.
“Permainan anak-anak Denis sudah bagus. Semangat, kerja keras, dan mentalnya sudah bangkit. Untuk putaran berikutnya, kami rencananya akan mendatangkan Makan Konate untuk memperkuat Denis FC,” tambahnya.
Sementara itu, lanjutan babak 32 besar akan kembali digelar Selasa (12/5/2026). Alma FC dari Karang Tengah, Kota Tangerang yang merupakan tim saudara muda HBB Boy FC, dijadwalkan akan menghadapi Allstar Diklat Pakujaya untuk memperebutkan satu tiket ke babak 16 besar.











