Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Kursi Wakil Ketua DPRD Tangsel Beralih ke Mustopa, PKS Mulai Panaskan Strategi Pemilu 2029

10
×

Kursi Wakil Ketua DPRD Tangsel Beralih ke Mustopa, PKS Mulai Panaskan Strategi Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Mustopa saat mengikuti pengambilan sumpah janji sebagai Wakil Ketua dalam rapat paripurna di DPRD Tangsel, Rabu (26/8/2026). (Foto.ist)

detak.co.id, TANGSEL-DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah janji penggantian Wakil Ketua II DPRD Tangsel dari Fraksi PKS, Rabu (26/8/2026).

Dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Tangsel tersebut, Mustopa resmi menggantikan M. Yusuf sebagai Wakil Ketua DPRD Tangsel untuk masa jabatan 2024-2029.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Banten, Muhammad Najib Hamas, mengatakan M. Yusuf dan Mustopa merupakan kader terbaik PKS yang memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada M. Yusuf atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tangsel.

“Antara M. Yusuf dan Mustopa merupakan kader-kader terbaik yang ada di Kota Tangsel. Kami menyampaikan terima kasih kepada M. Yusuf atas dedikasinya selama ini,” kata Najib Hamas.

Menurut Najib, pergantian tersebut telah melalui proses komunikasi dan diskusi internal. Baik M. Yusuf maupun Mustopa, kata dia, memiliki komitmen untuk terus mengoptimalkan kiprah PKS di Kota Tangsel.

“Ini bagian dari penguatan struktur sekaligus penguatan pelayanan kepada masyarakat. Sesuai arahan DPP, tahun kedua ini menjadi bagian dari program penguatan struktur dan menyambut pelayanan publik,” jelasnya.

Najib mengatakan, PKS mulai menyiapkan strategi pelayanan publik menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, dua tahun menjelang pesta demokrasi menjadi momentum bagi partai untuk semakin memperkuat peran dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketika ditanya apakah pergantian M. Yusuf kepada Mustopa merupakan bagian dari strategi PKS menghadapi Pemilu 2029, Najib tidak menampiknya.

“Itu salah satunya. Konteksnya adalah kita fokus melayani publik. Dengan kiprah advokasi, program, dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder di Tangsel, ini bagian dari bagaimana menyiapkan PKS agar lebih berperan aktif melayani masyarakat Tangsel ke depan,” bebernya.

Najib menegaskan, PKS ingin mengoptimalkan seluruh peran dan kekuatan struktur partai untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

“Di struktur partai perlu menyiapkan pemenangan 2029-2030, kalau memang pemilunya terpisah. Saat ini kita sudah punya sembilan kursi di DPRD Tangsel yang merupakan bentuk kepercayaan maksimal dari masyarakat kepada PKS,” tuturnya.

Ia menambahkan, kepercayaan tersebut akan dijadikan modal bagi PKS untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus bersaing secara sehat dengan partai politik lainnya.
“Kami ingin menyempurnakan kepercayaan itu bahwa PKS siap melayani masyarakat dan siap berkompetisi dengan pihak lain untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Tangsel,” pungkasnya.