Riky Suhendra resmi mendaftarkan diri sebagai calon DPW Ketua Kesti Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Provinsi Banten. Ia menyerahkan berkas pencalonan secara langsung kepada panitia penjaringan dan penyaringan di sekretariat Kesti TTKKDH Banten, Kamis (12/2/2026).
Langkah ini menandai keseriusan Riky dalam mengikuti proses pemilihan Ketua Kesti TTKKDH Banten periode mendatang, yang rencananya akan digelar melalui musyawarah provinsi (Musprov) dalam waktu dekat.
Dalam kesempatan itu, Riky Suhendra datang didampingi sejumlah pengurus cabang dan tokoh TTKKDH dari berbagai daerah di Banten.
Ia diterima langsung oleh panitia penjaringan yang dipimpin oleh Ketua Tim Penjaringan A Syafei.
“Alhamdulillah hari ini saya secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua Kesti TTKKDH Banten. Ini bentuk komitmen saya untuk ikut berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan organisasi warisan leluhur ini agar tetap eksis dan lebih maju,” ujar Riky usai penyerahan berkas.
Menurut Riky, keputusan untuk maju bukan semata-mata soal jabatan, melainkan sebagai wujud tanggung jawab moral terhadap pelestarian seni bela diri dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Banten.
Ia menegaskan tekadnya untuk membawa Kesti TTKKDH menjadi organisasi yang lebih solid, terbuka, dan berdaya saing di era modern.
“TTKKDH bukan hanya tentang silat, tapi juga tentang nilai-nilai luhur, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Saya ingin organisasi ini lebih aktif di tengah masyarakat, menjadi pelopor dalam pembinaan generasi muda, serta memperkuat posisi TTKKDH di tingkat nasional,” katanya.
Riky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan doa. Ia berharap proses pemilihan nantinya berjalan dengan lancar, damai, dan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan sebagaimana nilai-nilai yang selalu dijaga oleh keluarga besar TTKKDH.
“Siapa pun yang terpilih nanti, kita semua tetap satu keluarga besar. Yang terpenting, mari bersama-sama menjaga marwah dan kehormatan TTKKDH agar terus menjadi kebanggaan masyarakat Banten,” tutup Riky.










