Daerah

Pimpin Gerakan Banten ASRI, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Perangi Sampah

5
×

Pimpin Gerakan Banten ASRI, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Perangi Sampah

Sebarkan artikel ini

detak.co.id, BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni memimpin Gerakan Banten ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini menjadi salah satu upaya terwujudnya Indonesia ASRI yang dilaksanakan secara kolaboratif atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kegiatan tingkat Provinsi Banten dipusatkan di Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Kota Serang, pada Sabtu (8/2/2026). Hadir Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Danrem 064/MY
Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi, Ketua PKK Tinawati Andra Soni, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Irna Narulita Dimyati, Ketua Dharma Wanita Mira Deden, Wali Kota Serang Budi Rustandi, pelajar, insan pers, serta masyarakat umum. Gubernur dan seluruh peserta turun langsung membersihkan dan memungut sampah di sepanjang jalan utama tersebut.

“Kami mohon dukungan kepada seluruh pihak agar upaya kita memerangi sampah ini bisa berdampak positif, khususnya pada kebersihan lingkungan, kenyamanan, dan keasrian lingkungan kita,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni mengatakan, gerakan ini merupakan upaya bersama untuk menciptakan kota dan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan bersih-bersih sampah dan lingkungan ini juga telah dimulai pada beberapa waktu lalu yang diinisiasi oleh TNI, Polri, dan sejumlah instansi di wilayah Banten Lama, Kota Serang.

“Dan hari ini kita melaksanakan secara serentak di Kota Serang, jadi setiap OPD dan instansi vertikal bertanggung jawab pada beberapa ruas jalan. Kita juga akan melibatkan para pelajar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi sampah agar berdampak positif terhadap kebersihan, kenyamanan, dan keasrian lingkungan. Permasalahan sampah kerap bersumber dari hal-hal sederhana seperti bungkus plastik, bungkus permen, hingga pampers bayi yang dibuang sembarangan di ruang publik. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menyumbat saluran air.

“Tadi sepanjang kurang lebih 300 meter jalan, kita mengangkut berkarung-karung sampah plastik dan botol minuman yang menyebabkan genangan air dan merusak kualitas beton jalan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, melalui kegiatan Gerakan Banten ASRI, Kapolda Banten Irjen Pol Henki berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungannya dari sampah. Menjaga kebersihan lingkungan, menurutnya, tidak berhenti sebatas dari gerakan ini saja. Seluruh elemen masyarakat harus memiliki jiwa untuk menjaga lingkungan dari sampah.

“Mudah-mudahan bisa menarik daya masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, berharap kegiatan ini dapat menjadi pelopor untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Dirinya mendorong seluruh masyarakat dapat berkontribusi dalam upaya mewujudkan Indonesia ASRI.

“Kegiatan ini mengajak segenap warga untuk sadar terhadap penanganan dan pengelolaan sampah, karena sampah dapat menimbulkan permasalahan. Dengan budaya bersih ini dapat meningkatkan sebuah kultur untuk diri kita,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gerakan Banten ASRI tersebut juga dilakukan serentak pada sejumlah ruas jalan di Kota Serang dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten, instansi vertikal di Provinsi Banten, dan masyarakat umum. (Zal)