Daerah

The Story of Buniayu Angkat Desa Buniayu sebagai Sentra Anyaman Bambu ke Ranah Internasional

22
×

The Story of Buniayu Angkat Desa Buniayu sebagai Sentra Anyaman Bambu ke Ranah Internasional

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, detak.co.id — The Story of Buniayu merupakan program kolaborasi mata kuliah PR Program and Evaluation, Creative Production and Publicity, Communication Techniques, dan Community Development Kelas Internasional LSPR angkatan 27 yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Desa Buniayu, Kabupaten Tangerang.

Program ini bertujuan mengangkat potensi Desa Buniayu sebagai sentra anyaman bambu tradisional melalui pelatihan digital (digital training) dan pengembangan produk (product development) guna memperkuat promosi serta daya saing produk Indonesia. Melalui rangkaian kegiatan International Mentoring and Workshop Programme (IMWP) 2026, produk anyaman bambu Desa Buniayu akan diperkenalkan ke Malaysia.

Dalam proses pendampingan, mahasiswa terlibat langsung bekerja bersama para pengrajin Saung Bakul Buniayu. Penggerak Saung Bakul Buniayu, Kang Dhany, menyampaikan,
“Kolaborasi mahasiswa LSPR bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ini membuka peluang pengembangan produk anyaman bambu Desa Buniayu ke arah yang lebih inovatif dan bernilai, sekaligus menambah pengetahuan masyarakat tanpa meninggalkan tradisi lokal.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara The Story of Buniayu, Moza Febrianita, turut menyatakan,
“Melalui The Story of Buniayu, kami ingin mendorong penguatan UMKM serta keberlanjutan produk tradisional Indonesia melalui pelatihan digital dan pengembangan desain produk.”

Kegiatan ini bertujuan memperkuat promosi digital, meningkatkan mutu desain produk, serta mendorong daya saing pengrajin lokal agar produk anyaman bambu dari Desa Buniayu dapat dikenal dan bersaing di pasar internasional.

Pelaksanaan kampanye terbagi dalam tiga tahap. Pada tahap Pre-event, kegiatan meliputi pelatihan digital, pendampingan pembuatan konten, serta pengembangan desain produk. Tahap Main-event akan diselenggarakan melalui Mini Exhibition di Malaysia untuk menampilkan produk kepada audiens internasional. Sebagai penutup, pada tahap Post-event akan dilakukan pembuatan video dokumenter, rangkuman konten media sosial, serta kunjungan lanjutan ke Desa Buniayu untuk melihat perkembangan pascakegiatan kampanye.

The Story of Buniayu mengusung tagline “Reviving Indonesian Pride” sebagai simbol penguatan budaya lokal melalui kreativitas mahasiswa. Inisiatif ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), melalui pendekatan edukasi dan komunikasi kreatif yang berkelanjutan.

Tentang Desa Buniayu

Desa Buniayu merupakan sentra kerajinan anyaman bambu di Kabupaten Tangerang yang menghasilkan berbagai produk, seperti tas, wadah multifungsi, serta perlengkapan rumah tangga berbasis teknik tradisional.

Tentang LSPR

LSPR Institute of Communication & Business merupakan institusi yang berfokus pada bidang komunikasi dan bisnis dengan Akreditasi Unggul dari BAN-PT tahun 2025. LSPR berlokasi di Sudirman Park, Bekasi, dan Bali, serta berkomitmen mendukung pendidikan dan kemitraan global.