detak.co.id I SERDANG BEDAGAI –
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) setiap hari menangani sekitar 40 ton sampah yang berasal dari aktivitas rumah tangga, pedagang, dan pasar tradisional yang tersebar di 17 kecamatan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup (PKLH) Kabupaten Sergai, Reza Firmansyah, mengatakan dari total tersebut, pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) saat ini baru mencakup 7 kecamatan.
“Setiap hari diperkirakan mencapai 40 ton sampah rumah tangga dari 7 kecamatan yang diangkut ke TPA,” ujar Reza, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, Pemkab Sergai telah menyiapkan dua lokasi TPA untuk menampung sampah yang diangkut armada truk dari pemukiman warga maupun pasar-pasar, yakni TPA Batang Tetap dan TPA Belidaan.
Namun, dengan keterbatasan armada yang hanya berjumlah 6 unit truk sampah, pihaknya belum mampu menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sergai.
“Dengan jumlah armada yang hanya 6 unit, kami baru bisa mengangkut sampah dari 7 kecamatan. Sisanya kami minta peran aktif camat dan kepala desa masing-masing dalam mengatasi persoalan sampah,” ungkapnya.
Reza menambahkan, terdapat 10 kecamatan yang hingga kini belum terlayani pengangkutan sampah karena lokasinya cukup jauh dari pusat perkotaan dan sulit dijangkau armada yang tersedia.
“Masih banyak kecamatan yang tidak terjangkau truk sampah. Untuk itu, peran camat dan kades sangat dibutuhkan dalam mendukung Sergai bebas sampah,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan melalui berbagai imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di jalan lintas dan fasilitas umum.
Upaya kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah yang belum terjangkau layanan pengangkutan.(ap).
Teks foto: Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup (PKLH) Kabupaten Serdang Bedagai, Reza Firmansyah.










