Detak.co.id, KOTA BANJAR-Antisipasi potensi gangguan kamtibmas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Satgas Preventif Polres Banjar bergerak cepat menyisir sejumlah titik rawan melalui patroli intensif di wilayah permukiman hingga jalur perbatasan.
Kegiatan patroli roda dua (R2) ini dilaksanakan pada Minggu malam hingga Senin dini hari (22–23/3/2026), dengan melibatkan 11 personel Satgas Preventif. Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran, mulai dari kawasan perumahan seperti Royal Banjar Mansion, Perum Sumanding Raya, hingga Cluster Jagaya, termasuk pemantauan khusus pada rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
Tak hanya menyasar kawasan permukiman, patroli juga diperluas hingga jalur mudik perbatasan Banjar–Ciamis yang dinilai memiliki tingkat mobilitas tinggi. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan arus lalu lintas serta mencegah potensi gangguan di jalur utama pergerakan pemudik.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan menyeluruh di setiap titik, memastikan tidak adanya aktivitas mencurigakan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah beristirahat maupun yang sedang dalam perjalanan mudik.
Kasatgas Preventif Polres Banjar, AKP Asep Kusnadi, menegaskan bahwa patroli akan terus digencarkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi preventif dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Kami fokus pada titik-titik rawan seperti perumahan yang banyak ditinggal pemudik serta jalur perbatasan yang memiliki intensitas kendaraan tinggi. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegas AKP Asep Kusnadi.
Dengan pola patroli mobile dan menyasar berbagai titik strategis, Polres Banjar menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Polres Banjar memastikan akan terus meningkatkan intensitas patroli guna menjamin keamanan wilayah, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman. (RN)




















