Scroll untuk baca Berita

Pasang Iklan, Advertorial dan Kirim Release, click here
Daerah

Penalti Jadi Penentu, Sedulur FC Tulis Kisah Debut Dramatis di Pakujaya Cup XI

6
×

Penalti Jadi Penentu, Sedulur FC Tulis Kisah Debut Dramatis di Pakujaya Cup XI

Sebarkan artikel ini
Duel sengit perebutan bola antara pemain Sedulur FC dan Cie Allstar pada Pakujaya Cup XI. Sedulur FC akhirnya keluar sebagai pemenang usai drama adu penalti dengan skor 4–2.

detak.co.id TANGSEL-Sedulur FC asal Cirebon, Jawa Barat, berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Pakujaya Cup XI 2026 usai menuntaskan laga sengit kontra Cie Allstar lewat drama adu tendangan penalti dengan skor 4–2. Pertandingan putaran pertama tersebut berlangsung di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Jumat (1/5/2026).

Pada laga berdurasi 2 x 30 menit itu, kedua tim tampil disiplin dan saling adu strategi. Sedulur FC menurunkan Zae, Agung, Bahari, Ule, Dadan, serta Ilham Qolba yang mengawal lini tengah. Sementara Cie Allstar mengandalkan Reksa Maulana, Diah Medo, Sherdy, Zakaria, dan Wisnu.

Sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu. Namun solidnya lini pertahanan serta ketangguhan penjaga gawang masing-masing tim membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga durasi waktu 2 x30 menit berakhir.

Pemenang laga akhirnya ditentukan melalui adu tendangan penalti. Kiper Cie Allstar, Viba, sempat membuka harapan timnya setelah menggagalkan eksekusi Ilham Qolba. Namun empat algojo Sedulur FC, yakni Ule, Indra, Divie, dan Dadan, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Di sisi lain, hanya dua penendang Cie Allstar, Diah Medo dan Ikhsan, yang mampu mengecoh kiper Sedulur FC, Bondan. Bondan tampil gemilang dengan menggagalkan dua eksekusi penalti yang dilepaskan Ibrahim dan Reksa Maulana.

Keunggulan 4–2 untuk Sedulur FC membuat wasit Beben Hasyim meniup peluit panjang, meski Cie Allstar masih menyisakan satu penendang penalti.

Hasil tersebut memastikan Sedulur FC melangkah ke babak 32 besar dan akan menghadapi Mamah Muda FC asal Ciputat Timur, Kota Tangsel.

Manajer Sedulur FC, Ahmad, mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Menurutnya, menghadapi Cie Allstar yang menjalani debut di Pakujaya Cup musim ini menjadi ujian terberat bagi timnya.

“Sebagai tim debutan di Pakujaya Cup dan langsung menghadapi Cie Allstar, ini merupakan ujian paling berat bagi kami. Alhamdulillah, kami bisa melewatinya,” kata Ahmad usai laga.

Ahmad menegaskan tidak pernah memandang remeh calon lawan di fase berikutnya, termasuk Mamah Muda FC.

“Bagi kami semua lawan sama. Tidak ada yang kami anggap lemah. Setiap pertandingan kami anggap final karena sistemnya gugur. Insya Allah di babak berikutnya akan ada perombakan tim,” tegasnya.

Meski melangkah ke babak 32 besar, Ahmad belum ingin mematok target tinggi. Ia menyebut keikutsertaan Sedulur FC di Pakujaya Cup XI 2026 sebagai ajang memperkenalkan tim kepada masyarakat luas.

“Target utama kami saat ini memperkenalkan Sedulur FC terlebih dahulu. Tidak muluk-muluk soal juara. Yang penting bisa melangkah satu per satu menghadapi tim peserta lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, laga lain Pakujaya Cup XI 2026 akan kembali digelar Sabtu (2/5/2026). Putra Porciba asal Cipete, Kota Tangerang, dijadwalkan menghadapi Algontory dari Perigi Lama, Kecamatan Pondok Aren.