detak.co.id, SERDANG BEDAGAI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI secara serentak yang dipusatkan di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi partai berlambang banteng moncong putih itu untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan.
Musancab VI dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, kader partai, serta pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara. Forum musyawarah ini menjadi agenda strategis dalam memilih dan menetapkan kepemimpinan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) yang dinilai mampu membawa partai semakin solid dan dekat dengan masyarakat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai, Darma Wijaya, dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan utama partai terletak pada kebersamaan dan kekompakan seluruh kader.
“Mempertahankan kepercayaan masyarakat merupakan tantangan yang harus dijawab melalui kerja nyata,” ujarnya.
Ia mengatakan, PDI Perjuangan tidak semata-mata mengejar peningkatan jumlah kursi legislatif, namun yang lebih penting adalah mampu mempertahankan kursi yang telah diraih pada pemilu sebelumnya.
“Kalau bisa mempertahankan kursi yang ada saja sudah merupakan hasil yang baik. Yang terpenting adalah bagaimana kader tetap hadir di tengah masyarakat dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat,” ungkap Darma Wijaya.
Darma Wijaya juga mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya aktif menyampaikan laporan kegiatan kepada partai, tetapi harus menjadi pelopor di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong, saling membantu, serta membangun hubungan yang erat dengan warga sebagai wujud nyata perjuangan partai.
Menurutnya, keberhasilan PDI Perjuangan menjadi salah satu kekuatan politik di Kabupaten Serdang Bedagai selama ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh tim dan soliditas kader di semua tingkatan.
“Kader harus terus menyentuh masyarakat, hadir ketika masyarakat membutuhkan, saling membantu dan menjaga semangat gotong royong. Jangan hanya menjadi pelapor, tetapi jadilah pelopor di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, M. Affan, menyampaikan bahwa Musancab merupakan forum demokratis yang sangat penting dalam menentukan pemimpin di tingkat kecamatan.
Menurutnya, kepengurusan PAC memiliki peran strategis sebagai ujung tombak partai dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat basis dukungan hingga ke akar rumput.
Ia menegaskan bahwa DPD akan melakukan evaluasi terhadap seluruh kader dan pengurus berdasarkan kinerja nyata. Mereka yang dinilai tidak mampu membawa kemajuan organisasi maupun membesarkan partai akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses penataan kepengurusan.
“PDI Perjuangan akan menilai siapa kader yang benar-benar mampu membesarkan partai dan bekerja maksimal dalam meningkatkan perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2030 mendatang,” katanya.
M. Affan juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus PAC bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan amanah untuk bekerja di tengah masyarakat. Pengurus diminta lebih banyak turun ke lapangan, mendengar aspirasi warga, membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, serta aktif menjalankan program-program partai.
“Pengurus PAC harus banyak bekerja. Jangan hanya berada di rumah dan tidak peduli dengan kondisi masyarakat. Kehadiran kader di tengah rakyat menjadi kunci keberhasilan partai,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Musancab VI secara serentak ini, PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai berharap dapat melahirkan kepengurusan PAC yang lebih solid, militan, dan mampu memperkuat mesin partai dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Selain sebagai ajang regenerasi kepemimpinan, Musancab juga menjadi sarana memperkokoh semangat persatuan, disiplin organisasi, serta meningkatkan pengabdian kader kepada masyarakat demi mempertahankan kepercayaan rakyat terhadap PDI Perjuangan di Kabupaten Serdang Bedagai.(ap).
Teks foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai, Darma Wijaya memberikan kata sambutan.











